4 Prinsip Multimedia Learning Pada Materi Ajar Ipa Sd


penyunting
Edi Elisa

/ kategori Media Pembelajaran / rontok diterbitkan 15 Juli 2016 / dikunjungi: 50.79rb kali

Dalam menentukan maupun memintal media penelaahan tentunya harus menimang beberapa prinsip laksana acuan dalam memaksimalkan proses pembelajaran. Cara-cara tersebut diantaranya adalah:

  1. Efektifitas
    Penyaringan media pembelajaran harus berdasarkan puas ketepatgunaan (efektivitas) intern pendedahan dan mencapai harapan pembelajaran alias pembentukan kompetensi. Pendidik harus bisa berusaha moga ki alat pendedahan yang diperlukan untuk takhlik kompetensi secara optimal boleh digunakan dalam penerimaan.
  2. Relevansi
    Kesesuaian media pembelajaran yang digunakan dengan tujuan, karakteristik meteri pelajaran, potensi dan perkembangan siswa, serta dengan musim nan tersedia.
  3. Efisiensi
    Penyortiran dan penggunaan media penataran harus benar-ter-hormat menuding bahwa media tersebut murah atau hemat biaya hanya dapat menganjurkan inti pesan yang dimaksud, persiapan dan penggunaanya relatif memerlukan waktu yang singkat, kemudian tetapi memerlukan minus tenaga.
  4. Dapat digunakan
    Media pembelajaran yang dipilih harus tekun dapat digunakan atau diterapkan dalam pembelajaran, sehingga dapat menggunung meningkatkan kualitas penataran.
  5. Kontekstual
    Seleksi dan pemakaian media pendedahan harus mengedepankan aspek lingkungan sosial dan budaya dengan merenungkan aspek pengembangan pada pembelajaran life skills.

Menurut Arsyad (2006:75) beberapa kriteria yang harus diperhatikan kerumahtanggaan seleksi sarana penerimaan ialah andai berikut:

  1. Sesuai dengan tujuan nan ingin dicapai. Sarana dipilih berdasarkan tujuan intruksional yang sudah lalu ditetapkan secara publik mengacu kepada riuk satu maupun asosiasi dari dua atau tiga ranah kognitif, afektif, dan psikomotor.
  2. Tepat untuk membantu pembelajaran nan sifatnya fakta, konsep, prinsip, atau penyamarataan. Agar boleh kondusif proses pembelajaran secara efektif, media
    harus setimbang dan sesuai dengan kebutuhan tugas pengajian pengkajian dan kemampuan mental pesuluh.
  3. Praktis, luwes, dan bertahan. Ki alat yang dipilih sebaiknya boleh digunakan di mana kembali dan pada saat kembali dengan peralatan nan terhidang di sekitarnya, serta mudah dipindahkan dan dibawa kemana-mana.
  4. Guru terampil menggunakannya. Apapun sarana itu, guru harus rani menggunakannya privat proses penataran.
  5. Pengelompokkan sasaran. Wahana yang efektif lakukan kelompok lautan belum tentu sejajar efektifnya jika digunakan pada kelompok kecil maupun perorangan. Ada media nan tepat cak bagi jenis kelompok samudra, kelompok sedang, gerombolan kecil, dan perorangan.
  6. Mutiara teknis. Pengembangan okuler baik susuk maupun fotograf harus memenuhi persyaratan teknis tertentu.

Source: https://educhannel.id/blog/artikel/prinsip-media-pembelajaran.html

Posted by: skycrepers.com