Cara Mencari Median Mean Dan Modus Pelajaran Sd

Selamat Pagi anak-anak,

Bagaimana manifesto kalian perian ini? Kita berjumpa lagi di semester 2. Sepatutnya kalian semua selalu sehat ya.

Ingat di hari pandemi ini moga anak-anak caruk menerapkan protokol kebugaran sepatutnya terhindar dari Covid-19. Ingat cangap pesan Ibu bakal menerapkan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun pada air bersirkulasi)

Waktu ini kita akan melanjutkan pembelajaran Matematika dengan materi mean, median, dan modus. Simak penjelasannya berikut ini ya! silahkan kalian catat peristiwa-hal terdahulu berpokok materi ini!

Materi Matematika Kelas VI - Mean, Median, dan Modus

Sebelum kita mengomongkan materi tentang mean, median, dan modus, coba kalian simak permasalahan berikut ini!

Perumpamaan diketahui tabungan siswa di Kelas VI SD Jatuh bangun diakhir semester 1, sebanyak 5 orang Rp. 10.000,00; 5 orang Rp. 20.000,00; 15 orang Rp. 50.000,00; 3 orang Rp. 100.000,00; 1 makhluk Rp. 200.000,00; 1 manusia Rp. 500.000,00; nyana-kira menurut kalian, dimensi pemusatan yang paling tepat bagi menggambarkan data di atas seperti apa? Sebelum menjawab permasalahan di atas, mari kita pelajari ukuran pemfokusan nan paling banyak digunakan, yaitu rata-rata (mean), median, dan modus.

Pada kegiatan pembelajaran ini akan dibahas bagaimana menentukan lazimnya (mean), median dan modus dari segugus data dengan menunggangi statistik tersisa.

Rata-rata (Mean)

Lazimnya sering disebut rataan atau rerata alias mean. Untuk menentukan biji umumnya dari segugus data maka malar-malar dahulu harus dihitung jumlah seluruh data kemudian dibagi banyak data.

Rata-rata (Mean) = jumlah semua data : banyak data

Contoh:

  • Diketahui hasil ulangan ilmu hitung siswa inferior VI merupakan 8, 5, 10, 8, 6, 6, 7, 8, 9, 8. Tentukan rata-rata kredit ulangan matematika siswa kelas VI!

Jawab:

Langkah pertama kita harus mengurutkan data tersebut, sehingga jadinya 5, 6, 6, 7, 8, 8, 8, 8, 9, 10

Setelah data terurut barulah kita tentukan jumlah data dan banyak data

Jumlah data = 5 + 6 + 6 + 7 + 8 + 8 + 8 + 8 + 9 + 10 = 75

Banyak data = 10

Rata-rata (Mean) = jumlah data : banyak data = 75 : 10 = 7,5

Kaprikornus, kebanyakan kredit ulangan matematika siswa kelas VI adalah 7,5

  • Data hasil pengukuran hierarki badan siswa Kelas VI SD Taruna diberikan dalam diagram kunarpa berikut. Berapa rata-rata strata badan SD murid Kelas VI SD Taruna?

Jawab:

Untuk menghitung rata-ratanya dilakukan dengan langkah berikut. Dari diagram mayat di atas, diubah ke n domestik tabel berikut.

Dari tabel di atas, selanjutnya boleh dihitung

Rata-rata = tangga jasad x banyak petatar : banyak petatar = 4.200 : 30 = 140

Jadi rata-rata tinggi badan peserta SD Taruna Inferior VI adalah 140 cm.

Median

Median sering juga disebut nilai perdua. Sesuai dengan namanya median dari satu data merupakan kredit yang ada di tengah tengah setelah data diurutkan dari nan terkecil. Dengan prolog tak, median adalah angka yang bisa dianggap memberi data menjadi dua bagian yang sama banyak setelah data diurutkan dari yang terkecil.

Bakal menentukan median akan dibahas bagaimana menentukan median jika banyaknya data bernilai ganjil dan menentukan median jika banyaknya data bernilai genap.

  • Menentukan Median Jika Banyak Data Gasal

Data angka ulangan buku harian ilmu hitung Dini dalam satu semester termuat ibarat berikut.

60, 70, 80, 60, 90, 70, 50, 70, 80

Bakal menghitung lazimnya kredit ulangan matematika Dini dilakukan langkah-langkah berikut.

Urutkan data dari yang terkecil ke terbesar.

50   60   60   70   70   70   80   80   90

Beri segel (misal garis miring) secara mepet dari urutan data permulaan dengan data urutan terakhir, data urutan kedua dengan elus kedua mulai sejak keladak dan lebih lanjut.
Hasil pemberian tanda terlhat bagaikan berikut.

Ternyata data urutan kelima merupakan 70 tidak mempunyai pasangan, sehingga nilai 70 berbenda tepat di tengah sehabis data diurutkan.

Bintang sartan median data tersebut adalah 70.

  • Menentukan Median Seandainya Banyak Data Genap

Misalkan Dini menirukan pun ulangan sehingga ulangan Dini menjadi sebagai berikut.

60, 70, 80, 60, 90, 70, 50, 70, 70, 80, 70

Prematur kepingin mengetahui median dari poin ulangannya. Untuk itu, beliau melakukan ancang berikut.

Mengurutkan data dari yang terkecil ke terbesar

50   60   60   70   70   70   70   80   80   90

Beri tanda (misal garis miring) secara menempel dari elus data pertama dengan data urutan terakhir, data urutan kedua dengan urutan kedua dari terakhir dan seterusnya.

Hasil rahmat tanda terlihat umpama berikut

Ternyata data urutan kelima dan keenam, adalah 70 dan 70 tidak memiliki lawan sehingga mediannya yakni rata-rata kedua data tersebut yaitu 70 + 70 : 2 = 70.

Jadi, median data tersebut ialah 70.

  • Menentukan Median yang Disajikan dalam Diagram Rotasi Kekerapan

Misalkan Hasil dari ulangan buku harian Ilmu hitung peserta papan bawah VI di SD Taruna adalah sebagai berikut.

Lega grafik tersebut sudah diurutkan dari nan terkecil ke terbesar. Banyak data yakni 30, artinya banyak data bernilai genap sehingga median data tersebut yaitu data gosokan ke-15 dan 16.

Bagi menentukan median data tersebut, selanjutnya tambahkan suatu kolom pada tabel tersebut untuk menentukan frekuensi kumulatif. frekuensi kumulatif dihitung dengan menjumlahkan frekuensi-frekuensi sebelumnya. sehingga tabelnya menjadi sebagaimana berikut.

Dari tabel di atas, terlihat bahwa data ke- 15 adalah 70 dan data ke-16 juga 70 sehingga mediannya adalah 70 + 70 : 2 = 70.

Modus

Modus dari sekumpulan data merupakan korban yang minimum cak acap mucul atau bulan-bulanan yang frekuensinya tertinggi. Intern sekumpulan data bisa terdapat satu modus (unimodus), dua modus (bimodus), lebih dari dua modus (multimodus), atau sekali-kali tidak mempunyai modus.
Kesalahan nan sering dilakukan dalam menentukan modus
adalah
kekerapan kemunculannya yang merupakan modus. Kiranya
objek yang paling kecil comar muncul nan menjadi modus.

Pola:

  • Contoh 1

Data nilai ulangan kronik matematika Dini n domestik suatu semester adalah sebagai berikut.

60, 70, 80, 60, 90, 70, 50, 70, 70, 80

Tentukan modus dari data tersebut.

Penuntasan:

Ancang mula-mula urutkan data tersebut dari yang terkecil ke terbesar, sehingga menjadi

50   60   60   70   70   70   70   80   80   90

Berpunca data tersebut terpandang bahwa skor

50 = 1x

60 = 2x,

70 = 4x,

80 = 2x,

90 = 1x.

Terpandang berpokok data tersebut nan frekuensinya paling kecil banyak adalah ponten 70, angka 70 paling kecil banyak muncul yaitu sebanyak 4x, sehingga modus dari data tersebut yakni 70.

  • Teoretis 2

Misalkan hasil ulangan ilmu hitung siswa kelas VI SD Taruna adalah begitu juga pada diagram di sumber akar.

Tentukan modus dari data tersebut!

Penyelesaian:

Dari tabel di atas, tertentang bahwa frekuensi nan minimal banyak adalah nilai 70, angka 70 diperoleh oleh sebanyak 10 pelajar, sehingga modus dari data tersebut yakni 70.

Buat menambah pemahaman kalian terkait materi mean, median, dan modus, silahkan cermati video berikut ini!

Video Materi

Mean, Median, dan Modus

Demikian materi terkait mean, median, dan modus. Selamat berlatih anak-anak asuh. Semoga sukses.

Salam ngiring melajah.

Source: https://www.ngiringmelajah.com/2021/05/Materi-Matematika-Kelas-VI-Mean-Median-dan-Modus.html

Posted by: skycrepers.com