Cara Mengajarkan Bilangan Cacah Di Sd








MODUL 2


Ketentuan CACAH


Kegiatan Belajar 1


Ganjaran dan lambangnya serta pembelajarannya di SD


A.



Garis hidup DAN LAMBANGNYA

Dalam proses pembelajaran kancing bahasan bilangan dan lambangnya, hendaknya disiapkan alat angkut daluang atau suratan masing – masing bertuliskan lambang ganjaran seperti : 1, 10, 100, 1000, 10.000, 100.000. misalnya dalam sub pokok bahasan mengenal qada dan qadar 100.001 – 500.000, awalan – ancang yang mesti dilakukan adalah sebagai berikut.


1.



Guru mengklarifikasi ulang nilai tempat yang ditempati maka dari itu skor – angka suatu lambang ganjaran yang terdiri bersumber 5 angka, dengan pertolongan kartu predestinasi 1, 10, 100, 1000, 10.000, 100.000.


2.



Mengulang membaca dan menulis lambang qada dan qadar yang terdiri dari 5 angka, misalnya guru menulis di papan tulis beberapa lambing bilangan 5 angka, pelajar disuruh menulis nama bilangannya .


3.



Guru menjelaskan bahwa 10 kartu bilangan 10.000 dapat dinyatakan dengan sebuah tiket qada dan qadar 100.000 dengan sambung tangan kartu – karcis ganjaran 1, 10, 100, 1000, 10.000, 100.000,
master kondusif pesuluh pendirian mendaras dan menggambar lambang bilangannya yang terdiri berpokok 6 angka.


4.



Guru menulis bilang lambang ganjaran yang terdiri dari 6 angka di papan tulis, secara lisan petatar disuruh mengucapkan keunggulan takdir itu suatu persatu.


5.



Suhu menyabdakan tera beberapa predestinasi yang terdiri bersumber 6 angka satu-satu satu, pesuluh disuruh batik lambang bilangannya di buku masing – masing.


6.



Guru menulis beberapa lambang kodrat nan terdiri dari 6 skor di kusen tulis, dulu pelajar disuruh menulis jenama ketentuan itu di sosi masing – masing.

Bagi lebih memahami ketentuan – bilangan bernilai besar, petatar diminta menyusun kalimat tentang pengalaman mereka sehari masa nan berhubungan dengan bilangan – ketentuan bernilai raksasa kurang terbit 500.000, misalnya tabungan Amin di bank BNI hingga ke 365.000 peso.

Soal latihan pada daya siswa dapat diolah di kelas bawah secara perkolompok atau perorangan dan sebagian bikin pekerjaan rumah. Guru boleh menambah tanya-pertanyaan artifisial koteng.


B.



BILANGAN KARDINAL DAN ORDINAL


Definisi

Misalkan A ialah sebarang kompilasi dan misalkan α menyatakan keluarga himpunan yang separas dengan A. Maka α dinamakan sebuah bilangan cardinal dan dinyatakn oleh α = # (A). Ganjaran kardinal dari {1,2,3} adalah 3. Pada pembelajaran di SD, isilah bilangan kardinal dikenal sebagai predestinasi cacah.


Definisi :


misalkan A adalah sebarang himpunan terorde baik dan misalkan τ menyatakan batih himpunan terorde baik dan serupa dengan A. Maka τ dinamakan sebuah garis hidup ordinal dan dinyatakan maka dari itu τ = ord (A).

Bilangan ordinal dari himpunan terorde baik {1,2,3} dinyatakan maka dari itu 3. Pada pembelajaran di SD, istilah qada dan qadar ordinal dikenal andai predestinasi ceria.


C.



NILAI Arena DAN KETIDAKSAMAAN

Alat peraga yang diperlukan puas kegiatan penelaahan subpokok bahasan nilai kancah, yaitu konkret kertas atau kartu bilangan masing – masing bertuliskan lambang ganjaran 1, 10, 100, 1000, 10.000, 100.000 maupun 1, 10, 102, 103, 104, 105. Daluang manila maupun lembar jeluang untuk peraga, misalnya seperti mana berikut.

Lambang Takdir

Nama Bilangan

Langkah – awalan proses pembelajaran adalah sebagai berikut:


1.



Guru menjelaskan ulang mengenai nilai tempat yang ditempati oleh angka – poin suatu lambang suratan yang terdiri dari 5 nilai.


2.



Guru menguraikan bahwa angka – angka satu lambang bilangan yang terdiri bermula 6 angka berturut – ikut dari kiri menempati gelanggang ratus beribu-ribu, desimal ribuan, ribuan, ratusan, puluhan, dan eceran.


3.



Master menulis beberapa lambang bilangan yang terdiri dari 6 nilai, dulu siswa disuruh menentukan nilai setiap ponten.

Misalnya : 382.657

Angka 3 nilainya 300.000

Skor 8 nilainya 80.000

Angka 2 nilainya 2.000

Angka 6 nilainya 600

Biji 5 nilainya 50

Angka 7 nilainya 7

Jadi, 382.657 = 300.000 + 80.000 + 2.000 + 600.000 + 50 + 7

Tanya latihan plong daya siswa boleh dikerjakan di kelas bawah, dan sebagian cak bagi tiang penghidupan rumah. Guru boleh meninggi soal – soal buatan sendiri.

Dalam kegiatan pembelajaran, digresi pun dilakukan diskusi kelompok seperti berikut. Takdirnya diketahui dua bilangan 6 angka, bagaimana cara menentukkan ketentuan yang boncel dan nan besar? Perhatikan anka dupa beribu-ribu. Bilangan yang angka ratus ribuannya lebih besar, nilainya kian samudra, demikian seterusnya.

Sebagai lengkap, tentukan qada dan qadar terkecil dari sepasang bilangan 357.812 dan 348.967.

357.812 = 300.000 + 50.000 + 7.000 + 800
+ 10 + 2

348.967 = 300.000 + 40.000 + 8.000 + 900 + 60 + 7

Kredit ratus ribuan lega 357.812 dan 348.967 yaitu setimbang.

Angka puluh ribuan pada 357.812 kian samudra bersumber skor puluh ribuan internal
348.967.

Jadi, 357.812 lebih dari 348.967. Kita tulis 357.812 > 348.967 maupun
348.967 < 357.812.

Model berikutnya yaitu tentukan kodrat terkecil dari sepasang predestinasi 421.683 dan 423.516.

421.683 = 400.000 + 20.000 + 1.000 + 600 + 80 + 3

423.516 = 400.000 + 20.000 + 3.000 + 500 + 10 + 6

Angka ratus ribuan sreg 421.683 dan 423.516 adalah sebabat.

Nilai puluh beribu-ribu plong 421.683 dan 423.516 merupakan separas. Poin ribuan dalam 421.683 cacat dari ponten ribuan privat 423.516.

Jadi, 421.683 adv minim berbunga 423.516. Kita tulis 421.683 < 423.516 ataupun
423.516
> 421.683.

Setelah selesai kegiatan pembelajaran mengenai konsep bilangan dan lambangnya, teradat dilakukan evaluasi hasil belajar siswa. Tentunya evaluasi ini disesuaikan dengan ki akal bahasan / subpokok bahasan yang ada didalam GBPP. Misalnya lakukan siswa kelas 5 SD, tulangtulangan pertanyaannya diantaranya bisa begitu juga berikut ini.


1.



Tulislah logo kodrat – bilangan berikut ini!


2.



Tulislah lambang bilangannya!


3.



Pasangkan lambang suratan dengan nama bilangan yang sesuai!


4.



Pasangkan tanda bilangan dengan lambang bilangan yang sesuai!


5.



Tentukan nilai poin yang di garis bawahi!


6.



Tulislah lambang bilangan berdasarkan nilai tempat yang ditentukan!


7.



Tentukan bilangan terkecil dari sepasang takdir berikut!


8.



Urutkan bilangan – takdir berikut, dari yang paling osean sampai yang paling!

Contoh


1)



Bagaimana anda mengklarifikasi konsep lambang bilangan 35.672 terhadap peserta?

Jawab :

Perhatikan lambang bilangan 35.672. lambang kadar tersebut terdiri dari 5 angka. Angka 3 menempati kancah puluh ribuan, nilainya 30.000 (3 puluh ribu). Angka 5 menempati palagan …, nilainya 5.000 (5 ribu). Angka 6 menempati medan …, nilainya … (6…). Angka 7 menempati tempat …, nilainya … (…). Skor 2 menempati tempat …, nilainya … (…).

Lambang garis hidup 35.672 dapat ditunjukkan dengan kartu bilangan sebagai berikut.

3 puluh ribu

5 mili

6 ratus

7 puluh

2



Lambang bilangan : 35.672

Nama kadar : tiga puluh lima mili enam ratus tujuh puluh dua

35.672 = 30.000 + 5.000 + 600 + 70 + 2


2)



Tulislah sepuluh biji zakar lambang kadar masing – masing terdiri dari 6 nilai, kemudian mintalah temanmu untuk membaca nama garis hidup – predestinasi itu.

Jawab :

Misalnya kamu tulis lambang bilangan 421.693, kemudian dibaca oleh temanmu:

catur dupa dua puluh satu ribu enam ratus sembilan puluh tiga.


3)



Bagaimana anda mengklarifikasi konsep cacat berpangkal dan lebih dari 2 bilangan?

Jawab :

Misalkan dua predestinasi nan akan dibandingkan, yakni bilangan 5 angka. Perhatikan angka puluh ribuannya. Bilangan yang ponten puluh ribuannya kian besar, nilainya lebih besar. Jika angka puluh ribuannya sama, perhatikan biji ribuannya. Bilangan yang angka ribuannya lebih segara, nilainya lebih besar. Jika angka ribuannya sama, perhatikan kredit ratusannya. Garis hidup yang angka ratusannya kian besar, nilainya lebih segara, demikian lebih lanjut.


4)



Dalam kegiatan penelaahan, bagaimana ia menerangkan konsep bilangan kardinal dan bilangan ordinal?

Jawab :

Pehatikan contoh berikut. Nomor apartemen sebelah barat dijalan Sunda bernomor genap. Nomor – nomor rumah tersebut berturut – turut yaitu 2, 4, 6, … , 40. Urutan nomor – nomor rumah tersebut terurut dengan baik. Sehingga bilangan ordinal dari himpunan {2,4,6,…,40} adalah 20. Banyaknya anggota terbit himpunan {2,4,6,…,40} ialah 20 sehingga kardinal dari {2,4,6,…40} yakni 20.

Share:


Source: https://hanifahdwianggrayni.blogspot.com/2015/12/bilangan-dan-lambangnya-serta.html

Posted by: skycrepers.com