Cara Mengajarkan Listening Pada Anak Sd

Teknik Mengajar Listening di Kelas

Harmer (1983) menyatakan bahwa listening (mendengarkan) sebagai suatu kesigapan berbeda dengan writing. Dalam listening, mustami tidak bisa melihat barang apa yang dia dengarkan, tetapi hanya dapat mendengarkannya.

Kemampuan Mendengarkan merupakan salah satu ketrampilan kerumahtanggaan les bahasa Inggris yang harus dikuasai siswa bersama 3 ketrampilan lainnya yaitu membaca, menulis, dan mendengar. Dari pengalaman dan diskusi dengan beberapa siswa, banyak yang merasa kesulitan untuk boleh menjejak kompetensi nan diharapkan dalam ketrampilan ini. Seringkali, hawa dalam prakteknya kurang mampu bikin mengajarkan listening yang mudah dimengerti oleh peserta. Hal ini mengakibatkan banyak siswa nan gagal dalam ujian listening dan harus mengulang.

Oleh karena itu, seorang guru yang yaitu fasilitator hendaknya n kepunyaan keahlian untuk berlimpah membuat siswa merasa mudah n domestik mempelajari listening. Terserah bilang teknik nan dapat dilakukan makanya master ketika mengajarkan listening di dalam inferior, diantaranya:

1. Filling Gap

Tehnik ini bisa dilakukan dengan prinsip mengosongi beberapa kata dalam paragraf ataupun dialog. Mintalah siswa mendengarkan teks lisan menerobos guru atau ki kenangan dan mengisi prolog-pembukaan nan kosong tersebut.

2. Guessing Picture

Tehnik ini dapat dilakukan dengan menebak gambar sesuai pustaka lisan nan dibacakan atau didengarkan.

3. Finding Mistakes

Tehnik ini dilakukan dengan mandu meminta mendengarkan wacana oral dan menggaris bawahi pengenalan-kata yang bukan sesuai dengan teks lisan tersebut.

4. Choosing Menu

Tehnik ini dilakukan dengan meminta siswa bakal mengidas menu yang sesuai dengan wacana lisan.

5. Rearranging Sentences/Paragraph

Tehnik ini dilakukan dengan memberikan kalimat atau paragraf rumpang kepada siswa. Peserta diminta mendengarkan pustaka lisan dan merumuskan kalimat/paragraf tersebut menjadi ter-hormat.

6. Matching

Tehnik ini dilakukan dengan memecah percakapan menjadi dua adegan. Bagian purwa berisi setengah kalimat dan penggalan kedua secebir kalimatnya. Kemudian siswa diminta mendengarkan teks percakapan sangat menjodohkan fragmen pertama dan kedua sesuai referensi interlokusi tersebut.
Selamat mengepas^_^
http://www.fadlieha.co.cc/2010/12/kemampuan-mendengarkan-dalam-pelajaran.html

Source: http://penulismudasukses.blogspot.com/2011/04/tehnik-mengajar-listening-di-kelas.html

Posted by: skycrepers.com