Cara Mengaplikasikan Praktik Pembelajaran Di Kelas Sd

Coba 5 Kegiatan Berikut Untuk Mengaplikasikan Metode Pembelajaran Kolaboratif Lega Peserta

Momen ini pembelajaran kolaboratif adalah keseleo suatu metode penerimaan yang cukup terkenal diterapkan di sekolah maupun perhimpunan. Metode ini memungkinkan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses belajar. Makara, dalam satu kelas bawah, suhu enggak terus menerus mengajar dan menjelaskan sepanjang dua jam mumbung. Bilang keefektifan dari metode pembelajaran kolaboratif ini ialah siswa menjadi lebih berkepastian diri, kesatria mengemukakan pendapatnya, dan mampu berekanan dengan musuh-temannya. Mereka juga menjadi lebih mandiri saat belajar, tidak selalu ‘disuapi’ oleh para guru. Berikut ini ialah aktivitas-aktivitas nan dapat membangun keaktifan petatar dalam berpartisipasi dan berkomplot di n domestik papan bawah. Mari, simak.

Diskusi dengan teknik
fishbowl

Diskusi dengan teknik fishbowl

Siswa sedang melakukan sumbang saran dengan teknik Fishbowl. (Sendang: portfoliodesignproject.org)

Melintasi teknik ini, setiap siswa akan berinteraksi dalam bentuk bertukar pengalaman dan pengetahuan, serta memecahkan suatu persoalan bersama. Seluruh siswa diharuskan berpartisipasi secara aktif, tidak hanya menjadi pendengar saja. Kegiatan ini dinamakan
fishbowl
karena orang yang mengkritik jalannya sumbang saran seolah-olah semenjana melihat ikan di dalam palung ikan.

Bagaimana aturan mainnya? Pertama-tama, siswa dibagi ke intern dua kelompok, yaitu keramaian sumbang saran dan gerombolan pengamat. Kelompok diskusi akan duduk pada salutan dalam sebuah lingkaran sementara itu kelompok pengamat berada di saduran luar. Sesudah itu, guru memberikan topik untuk didiskusikan oleh kelompok diskusi. Di saat nan ekuivalen, kelompok pengamat harus mencerca jalannya diskusi. Mereka pun dapat mencatat hal-keadaan yang penting. Nantinya, kelompok pengamat juga akan diberikan periode untuk berpendapat. Detik diskusi pertama selesai, siswa menengok peran. Mereka yang sebelumnya ada di kelompok diskusi kini akan menjadi keramaian pengamat dan sebaliknya. Kemudian, diskusi kedua dimulai.

Berlaku

pembelajaran kolaboratif - siswa main tutup mata
Siswa bermain minefield. (Mata air: howdoyouplay.net)

Sebuah kerja sama tentu bukan bisa dipaksakan, apalagi kerjakan siswa yang tergolong masih katai. Maka itu sebab itu, guru bisa mengajarkan siswa untuk berkolaborasi melalui permainan. Ada banyak permainan nan bermanfaat untuk melatih kemampuan kolaborasi murid, lho. Salah satunya merupakan permainan
balloon bop.

Dalam permainan ini, sendiri guru akan membutuhkan beberapa balon. Peserta berdiri takhlik sebuah lingkaran sambil bergenggaman tangan. Kemudian, guru akan melempar balon-balonnya. Tugas siswa adalah lontar kembali balon tersebut sebelum jatuh ke tanah. Sahaja, mereka harus ki ajek berpegangan tangan. Petatar dapat melempar balonnya menggunakan tangan, kepala, dan bagian raga lainnya kecuali kaki. Melampaui permainan ini, murid dilatih bakal berkomunikasi dan sandar-menyandar.

Permainan lainnya yaitu
minefield. Privat permainan ini, koteng siswa akan ditutup matanya dan harus berjalan menuju suatu arena. Teman-temannya n domestik satu skuat harus mengarahkannya sampai misi berhasil dicapai. Pada permainan ini, siswa akan berlatih kolaborasi secara efektif.


Brainwriting

pembelajaran kolaboratif - tumpukan post it
Ide hasil brainwriting. (Sendang: inc.com)

Dalam metode pembelajaran kolaboratif,
brainstorming
ialah sebuah aktivitas yang sering dilakukan. Namun, acapkali pada penerapannya
brainstorming
tidak cukup efektif. Tidak semua ide bisa diutarakan oleh siswa. Oleh karena itu, hasil diskusi bukanlah solusi atau ide terbaik.


Brainwriting
memungkinkan murid bagi menuliskan idenya justru dahulu sebelum menginjak berdiskusi. Ide tersebut dituliskan dalam
post­-it
dan tak diberi label. Semua ide akan ditempel pada gawang ataupun dinding agar dapat dilihat oleh seluruh siswa. Selepas itu barulah siswa diminta bikin mendiskusikan seluruh ide yang terserah. Bahkan, dengan
brainwriting, siswa boleh mengombinasikan dua ide berbeda menjadi ide baru yang lebih baik.

Merencana dengan metode
Zoom

pembelajaran kolaboratif - siswa dan guru bercerita dalam lingkaran
Siswa bercerita secara bergiliran. (Sumber: restorativeworks.net)

Kegiatan ini mungkin sudah cukup sering dilakukan. Minus modal berarti, kemampuan kolaborasi pesuluh dapat terasah. Organ yang perlu disiapakan hanyalah sebuah gambar, bisa gambar barang apa tetapi. Kemudian, pesuluh pertama diminta lakukan mewujudkan kisah mengenai rancangan tersebut. Lebih lanjut, kisahan akan dilanjutkan oleh siswa berikutnya. Serupa itu seterusnya. Menerobos kegiatan ini, murid dapat independen berimajinasi dan secara lain langsung sandar-menyandar dengan teman-temannya buat membangun sebuah cerita yang utuh dan logis.

Mengerjakan proyek berkelompok

pembelajaran kolaboratif - siswa bekerja sama membuat prakarya dari kertas
Membentuk karya dari kertas. (Sumber: youtube.com)

Antaran yang dimaksud di sini ialah proyek sumir nan dapat diselesaikan dalam waktu 20 menit. Pelecok satu proyek yang dapat dilakukan adalah membuat prakarya. Permulaan-tama, bagi siswa dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok akan mendapat dua buah gunting, dua untai daluang, sepuluh penjepit daluang, dan selotip. Instruksikan siswa bagi membangun menara sebanyak-banyaknya dengan organ tersebut. Batasi waktu kerja mereka dalam 20 menit. Aktivitas ini akan mengajarkan siswa cak bagi nanang secara matang sebelum mengeksekusi suatu tugas. Mereka akan nanang dan mengeksekusi pembangunan menara secara bersama-sama. Dengan demikian, mereka sparing untuk menjadi pribadi yang kolaboratif.

Itu dia lima kegiatan yang boleh menjadikan pelajar ingin berkolaborasi di dalam kelas. Aktivitas tersebut memang sengaja dibuat bukan terlalu akademik dengan harapan nantinya sifat kolaboratif akan tertanam di jiwa setiap siswa. Tidak segala-apa, morong, sejenak mengerjakan aktvitas menyenangkan di sela-sela belajar
Ilmu hitung
atau tuntunan lainnya? Marilah, coba terapkan kegiatan-kegiatan tersebut di kelas Anda. Jika Dia n kepunyaan ide makmur lainnya bagi diaplikasikan pada metode pembelajaran kolaboratif, jangan ragu bakal berbagi di rubrik komentar.
Share
juga kata sandang ini ke guru-guru lainnya. Ayo #BanggaJadiGuru!

Master boleh merekomendasikan siswa menggunakan ruanglesonline

buat melatih keterlibatan peserta secara aktif dalam proses belajar melangkaui
live chat, sehingga #BelajarJadiPraktis!
(AZN/TN)








New Call-to-action





Profile

Ruangguru writer

Source: https://www.ruangguru.com/blog/mengaplikasikan-metode-pembelajaran-kolaboratif-pada-siswa

Posted by: skycrepers.com