Cara Mudah Belajar Kpk Dan Fpb Sd

Sentra Ilmu hitung [Course title]

user 10/11/20

Permata Madani Islamic School

Sekolah Pangkal Islam Terpadu

Periode Pelajaran 2020 – 2021

Hai teman-saingan, hari ini kita akan berlatih secara mandiri yah….
Sekolah belum dibuka, kalian pasti rinduuuuu akan sekolah. Jangan
khawatir kalian tetap akan belajar walaupun loyal di rumah.
Masih ingatkan protokol kesehatannya?

Tegar umur ya
Tandingan-antiwirawan !!!!

Kelas IV

Disusun Oleh :

Eli Suwarlina Rahmah, S.Pd
2020

PENGANTAR

Barang apa puji dan syukur kami panjatkan ke penghadapan Allah Swt, atas limpahan pemberian
dan karunia-NYA. semoga kita semua dapat menunggangi rezeki yang sudah Allah
berikan dengan hal–kejadian nan sudah menjadi perintahnya. shalawat dan salam kami
sampaikan kepada junjungan kita utusan tuhan Muhammad Saw. Sira lah tauladan kita semua
internal pendidikan, sira lah konseptual bikin kita semua intern berperangai dan bersuara
introduksi, dan kamu lah nan sudah lalu menunjukan jalan yang penuh dengan kekuatan dan
keabsahan. Semoga kita semua dapat mengajuk sunahnya dan mendapatkan
syafaatnya di waktu intiha.

Modul ini disusun oleh guru–guru SDIT Permata madani buat memenuhi
kebutuhan belajar peserta–siswi sepanjang pembelajaran jarak jauh. Maka modul ini berisi
tentang semua materi pelajaran yang sudah dirangkum dan disederhanakan dalam
penulisannya seharusnya memudahkan siswa dan siswa SDIT Permata Madani dalam proses

ii

pembelajaran di rumah.
Semoga dengan adanya modul ini, siswa dan murid SDIT Permata Madani,
terbantu dalam memahami setiap materi yang harus dipelajari, dan tentunya modul ini
dapat memotivasi peserta dan siswa internal belajar. Serta para orang tua tersokong dengan
adanya modul ini dalam melakukan pendampingan anandanya detik belajar.
Modul ini sakti kompetensi radiks, indeks pelajaran, denah konsep materi, uraian
materi dan les–latihan tanya. Dalam pengajuan materinya di lengkapi dengan buram
yang menarik dan mengedukasi.
Tentunya modul ini masih jauh berpunca alas kata sempurna, karena kami guru–guru SDIT
Berlian Madani masih kerumahtanggaan tahap berlatih bagaimana menyusun modul yang baik dan
ter-hormat sesuai dengan kaidah saintifik. Kiranya masukan dan saran terbit para pembaca
nantinya akan boleh kami gunakan bagi mengedit dan menunaikan janji sehingga
kedepannya pembuatan modul akan lebih baik.
Terima kasih kami ucapakan kepada seluruh hawa SDIT Permata madani yang
sudah membentuk modul ini dengan sebaik–baiknya, semoga nan menjadi maksud dari
yanda dan bunda guru berbunga pamrih pembuatan modul ini bisa tercapai. Dan terima belas kasih
kepada seluruh orang renta murid nan sudah mendukung mendoakan agar modul ini bisa
tergarap oleh temperatur – guru SDIT Permata Madani.
Wassalamualaikum.wr.wb

Gunung Sindur, 13 Juli 2020
Kepala SDIT Berlian Madani

ii
ii

Panduan Penggunaan Modul

1. Modul sparing mandiri Kelas IV ini memuat
pembelajaran Matematika Pintu 3

2. Modul ini dikembangkan dari Buku Guru dan Taktik
Siswa Kelas bawah IV Demen Membiasakan Matematika
Kurikulum 2013

3. Kegiatan pembelajaran dilakukan cak bagi setiap
Kompetensi Pangkal (KD) Pengetahuan dan
keterampilan

4. Puas tadinya unit kegiatan terdapat peta kompetensi
untuk menggampangkan memafhumi kompetensi nan
kepingin dicapai, aktivitas belajar, dan evaluasi

5. Kerjakan modul ini sesuai dengan petunjuk nan diberikan
6. Selamat sparing. Semoga kesehatan dan keberhasilan

senantiasa menyertai kita

iii
iii

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR……………………………………………………………………. I
PANDUAN PENGGUNAAN MODUL…………………………………………………. iii
DAFTAR ISI……………………………………………………………………………… iv
Kar MODUL……………………………………………………………………………. v
Gapura I PENDAHULUAN……………………………………………………………… .. 1

1.1 Deskripsi……………………………………………………………………. 1
1.2 Prasyarat…………………………………………………………………… 1
1.3 Petunjuk Penggunaan Modul…………………………………………….. 1
1.4 Tujuan………………………………………………………………………. 2
1.5 Kompetensi………………………………………………………………… 2
1.6 Cek Kemampuan………………………………………………………… . 3
BAB II Pendedahan PECAHAN………………………………………………… 4
2.1 Rencana Belajar Peserta…………………………………………………… 4
2.2 Kegiatan Membiasakan 1…………………………………………………………. 4

2.2.1 Kompetensi Dasar…………………………………………………. 4
2.2.2 Tujuan Kegiatan Belajar…………………………………………… 4
2.2.3 Jabaran Materi……………………………………………………….. 5
2.3 Kegiatan Sparing 2…………………………………………………………. 8
2.3.1 Kompetensi Dasar…………………………………………………. 8
2.3.2 Harapan Kegiatan Membiasakan…………………………………………… 8
2.3.3 Uraian Materi………………………………………………………. 8
2.4 Kegiatan Belajar 3…………………………………………………………. 11
2.4.1 Kompetensi Dasar…………………………………………………. 11
2.4.2 Tujuan Kegiatan Membiasakan…………………………………………… 11
2.4.3 Jabaran Materi……………………………………………………….. 11
2.5 Kegiatan Berlatih 4…………………………………………………………. 14
2.5 Tes Sumatif…………………………………………………………………. 15
APROKSIMASI..………………………………………………………………………… 17
Portal III PENUTUP………………………………………………………………………. 24
DAFTAR Referensi…………………………………………………………………….. 25

iv
iv

Peta MODUL

Faktor dan Kelipatan Faktor Bilangan
Blangan
Kelipatan Ganjaran

KPK dan FPB Faktorisasi Prima Bilangan Prima
KPK dan FPB Faktor Prima
KPK
FPB

Soal Cerita

Penerapan KPK dan Penerapan belahan
FPB dalam

kehidupansehari-
hari

v
v

BAB I
PENDAHULUAN

A. Deskripsi
Modul ini akan diberikan kepada siswa papan bawah 4 sebagai sumur sparing mandiri.
Modul ini mencakup materi KPK dan FPB secara keseluruhan yang akan
dipelajari murid kelas 4 yang terdiri dari Faktor dan Kelipatan Bilangan,
Faktorisasi Prima, KPK dan FPB, dan Penerapan KPK dan FPB dalam
semangat sehari-hari.

B. Prasyarat
Buat menguasai modul ini, pesuluh perlu mengamankan materi tentang konsep
perkalian, konsep pengalokasian’

C. Petunjuk Modul
Untuk mempelajari modul ini, terdapat beberapa situasi yang harus dilakukan, yaitu
sebagai berikut:

1. Lihatlah daftar isi dengan cermat
2. Baca terlebih dahulu bagian pendahuluan nan terletak plong awal modul

ini sehingga ananda boleh memahami garis besar materi yang akan
dipelajari.
3. Kerjakan pertanyaan dan ikuti arahan pada bagian cek kemampuan
sebelum mempelajari modul ini
4. Pelajarilah modul ini sesuai bujuk, karena materi sebelumnya merupakan
prasyarat untuk materi lebih lanjut.
5. Pelajari dan fahami jabaran materi dan cermin soalnya dengan baik.
6. Kerjakan tugas yang terdapat puas modul ini bak pelajaran dan
konsultasikan hasilnya pada master.
7. Setelah memahami konsep materi dalam modul ini, bagi konfirmasi formatif
nan terletak dibagian akhir.
8. Jika menemukan kesulitan yang tidak dapat dipecahkan, bertanyalah
kepada hawa atau bacalah referensi tidak nan terkait dengan materi puas
modul ini.

1
1

D. Pamrih
Setelah mempelajari modul ini diharapkan peserta mampu menyelesaikan
masalah kontekstual nan berkaitan dengan KPK dan FPB, termasuk
persoalan nan berterkaitan dengan bilangan KPK dan FPB.

E. Kompetensi

Kompetensi yang akan dicapai pada modul ini mengacu sreg kurikulum k13
revisi 2018.

Kompetensi Dasar Indeks Pencapaian Kompetensi Materi
Penataran
3.4 Menjelaskan faktor 3.1.1 Memahami pengertian
dan kelipatan faktor dan kelipatan bilangan • Faktor dan
ganjaran Kelipatan
3.1.2 Menentukan faktor dan kelipatan
4.4 Mengidentifikasi ketentuan
Faktor dan kelipatan
suatu ketentuan 4.1.1 Menuliskan kelipatan dari
bilangan yang ditentukan

4.1.2 Menyajikan penuntasan
masalah yang terkait
dengan faktordan kelipatan
garis hidup.

3.5 Menjelaskan bilangan 3.5.1 Mengetahui pengertian • Takdir
prima Predestinasi prima Prima

4.5 Mengidentifikasi 3.5.2 Memahami cara mencari
bilangan prima bilangan prima
bongkahan biasa
3.6 Mengklarifikasi dan
menentukan faktor 4.5.1 Menyajikan perampungan
persekutuan, faktor keburukan yang berkaitan
persekutuan dengan ketentuan prima
terbesar,(FPB), dan persen.
kelipatan persekutuan
dan kelipatan 3.6.1 Memahami pengertian bilangan KPK dan FPB
persekutuan KPK dan FPB
terkecil(KPK) terbit dua
kadar berkaitan 3.6.2 Menganalisis cara mencari
dengan kehidupan KPK dari dua qada dan qadar yang
sehari-perian. ditentukan.

3.6.3 Menganalisiscara mencari FPB
berpunca dua bilangan yang
ditentukan

4.6.1 Menuliskan kelipatan bersumber
suratan yang ditentukan
sekurangnya dua bilangan

4.6.2 Tanggulang masalah yang

2

2

4.6 Mengatasi terkait dengan KPK dan FPB
ki aib yang 4.6.3 Meladeni penyelesaian
berkaitan dengan
faktor persekutuan masalah nan terkait dengan
terbesar (FPB), KPK dan FPB
kelipatan
persekutuan dan
kelipatan
persekutuan
terkecil(KPK) dari
dua bilangan
berkaitan dengan
spirit sehari-
periode.

F. Cek Kemampuan

Berilah logo √ sreg rubrik ‘Ya’ atau ‘Bukan’ umpama pernyataan ananda sudah siap
cak bagi mempelajari modul ini,

No Tanya Ya Tidak

1 Tahukah ananda apakah itu KPK dan FPB?

2 Apa yang dimaksud dengan Faktorisasi?

3 Apakah ananda sudah bisa berburu KPK dan FPB?

4 Apakah ananda memahami bagaimana cara menentukan
KPK dan FPB mulai sejak dua ketentuan atau lebih?

5 Apakah ananda memhami suratan prima

6 Apakah ananda memahami tanaman faktor?

7 Apakah ananda memahami faktorisasi prima?

Apabila ananda menjawab ‘Tidak’ plong salah satu pertanyaan diatas,
pelajarilah materi pada modul ini. Apabila menjawab ‘Ya’ pada semua pertanyaan
maka lanjutkanlah dengan mengerjakan tugas, testimoni formatif dan evaluasi yang ada
lega modul ini.

3
3

Gapura II
Pendedahan KPK dan FPB
2.1 Rancangan Belajar Sisiwa

Mata Pelajaran : Matematika

Papan bawah : IV

Kompetensi Inti : Ki – 3

Memahami pengetahuan faktual dengan kaidah mengamati dan

menanya berdasarkan rasa kepingin tahu tentang dirinya, cucu adam
ciptaan Yang mahakuasa dan kegiatannya, dan benda-benda yang

dijumpainya di rumah, di sekolah.
Bopeng – 4

Menghidangkan pengetahuan faktual dalam bahasa nan jelas,
sistematis dan makul, dalam karya yang estetis, dalam manuver

yang mencerminkan anak afiat, dan kerumahtanggaan tindakan yang
mencerminkan perilaku momongan beriman dan berakhlak mulia

2.2 Kegiatan Belajar 1

2.2.1 Kompetensi Dasar
KD. 3.4 Menjelaskan faktor dan kelipatan suatu bilangan
KD. 4.4 Mengidentifikasi faktor dan kelipatan suatu ketentuan

2.2.2 Pamrih Kegiatan Belajar
1. Menjelaskan pengertian faktor bilangan , dan kelipatan kodrat,
2. Menentukan cara berburu faktor bersumber bilangan nan ditentukan dengan tabel
3. Menuliskan kelipatan semenjak bilangan yang ditentukan
4. Menggunakan konsep faktor dan kelipatan suatu bilangan bikin
menyelesaikan suatu masalah
5. Menyervis penyelesaian problem yang berkaitan dengan faktor dan kelipatan
suatu bilangan

4
4

2.2.3 Uraian Materi

Apersepsi

Konsep kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dan faktor persekutuan terbesar (FPB)
banyak dipergunakan kerjakan mengendalikan masalah dalam roh sehari-perian.
Konsep KPK dapat digunakan untuk menentukan jadwal menghitung orbit planet, dan
menentukan total barang nan disusun dalam deret dan kolom .

Sedangkan konsep FPB burung laut digunakan untuk menyederhanakan pecahan,
menentukan bilang potong tiras yang terbesar, pembagian kue nan setinggi banyak
ke beberapa bagian (peti/plastik) dan sebagainya.

A. Faktor kadar

➢ Apa arti dari faktor kodrat?
Faktor predestinasi ialah semua bilangan yang dapat membagi adv amat
qada dan qadar tersebut.
Cermin :
1. Tentukan faktor garis hidup dari 18!

18 : 1 = 18 18
18 : 2 = 9 x
18 : 3 = 6
1 18
29
36

2. Tentukan faktor bilanga semenjak 24!

24 : 1 = 24 24
24 : 2 = 12 x
24 : 3 = 8
24 : 4 = 6 1 24
2 12
38
46

5
5

B. Kelipatan Bilangan
➢ Apa kemustajaban bermula kelopatan kodrat?
Kelipatan bilangan adalah hasil perkalian suatu bilangan dengan bilangan
lugu.
Contoh :
❖ Tentukanlah kelipatan dari 7!
Jawab:
(dengan prinsip mengalikan bilangan 7 dengan kadar masif)
1×7=7
2 x 7 = 14
3 x 7 = 21
4 x 7 = 28
5 x 7 = 35
6 x 7 = 42
Maka kelipatan dari 7 ialah 7, 14, 21, 28, 35, 42,……

❖ Tentukanlah kelipatan pecah 9!
Jawab:
(dengan cara menjumlahkan semenjak bilangan itu seorang)
9, 18, 27, 36, 45, 54, 63, 72,…..
Maka kelipatan dari 9 yakni 9, 18, 36, 27, 36, 45, 54, 63, 72,……

❖ Tentukanlah Kelipatan semenjak 6 kurang mulai sejak 40!
Jawab :
6, 12, 18, 24, 30, 36, 42,……
Maka kelipatan 6 sedikit dari 40 ialah 6, 12, 18, 24, 30 dan 36.

❖ Tentukanlah kelipatan semenjak 10 antara20 dan 70!
Jawab:
10, 20, 30, 40, 50, 60, 70, 80, …….
Maka Kelipatan 10 antara 20 dan 70 adalah 30, 40, 50, dan 60.

❖ Tentukanlah kelipatan dari 5 antara 10 dan 35!
Jawab :
5, 10, 15, 20, 25, 30, 35, 40 45,….
Maka kelipatan 5 antara 10 dan 35 adalah 15, 20, 25, dan 30.

6
6

C. Ayo Mencoba

1. Tentukan Faktor takdir berpokok 30
2. Tentukan Faktor bilangan terbit 45
3. Tentukan Faktor garis hidup berpokok 25
4. Tentukan Kelipatan 5 yang invalid dari 50
5. Tentukan kelipatan 3, antara 16 dan 70.

DAFTAR Poin Bopeng – 3 (3.4)

Rata- rata PH 3.4 Rata-rata Paraf Hawa
Tugas PH Ki 3

DAFTAR Skor Burik – 4 (4.4)

Jenis Penilaian Paraf Guru
Portofolio
Kinerja Bestelan

7
7

2.3 Kegiatan Belajar 2

2.3.1 Kompetensi Dasar
KD. 3.5 Menjelaskan bilangan prima
KD. 4.5 Mengidentifikasi bilangan prima

2.3.2 Tujuan Kegiatan Berlatih
1 Memahami signifikansi bilangan prima
2. Memahami cara mencari ganjaran prima
3. Mengidentifikasi bilangan prima
4. Menyervis penyelesaian masalaha nan berkaitan dengan qada dan qadar prima

A. Suratan Prima
➢ Apa arti dari bilangan prima?

Bilangan prima ialah bilangan yang hanya n kepunyaan 2 faktor, yaitu 1 dan
suratan itu sendiri
Contoh bilangan prima adalah 2,3,5,7,11,13,17,19,23,..

B. Faktor Prima
➢ Apa arti Faktor Prima?

Faktor Prima adalah faktor -faktor yang maujud bilangan prima.
➢ Bagaimana cara mencerna faktor prima?

Bikin memahami faktor prima perhatikan contoh berikut:
❖ Tentukan faktor prima berpokok 20!

Jawab:

20
x

1 20
2 10
45

Maka faktor prima berpunca 20 yaitu 2 dan 5.

8

8

C. Faktorisasi

➢ Segala kekuatan berbunga faktorisasi?

Faktorisasi adalah menyatakan suratan dalam susuk pergandaan predestinasi-

bilangan prima

➢ Bagaimana cara memahami

Faktorisasi?

Buat mengarifi faktorisasi, perhatikan contoh berikut:

❖ Tentukan faktorisasi dari 49!

Jawab :

49 2

3

77 5

7
1221

Maka Faktorisasi dari 49 ialah 7 x 7 = 49

❖ Tentukan faktorisasi dari 24!

Jawab :

224
4

2 1
2 2
2

6

23

Maka faktorisasi berpokok 24 adalah 2 x 2 x 2 x 3 = 2³ x 3

9
9

D. Ayo Mencoba
1. Tentukan faktor prima dari bilangan berikut:

a). 20
b). 50
c). 42
2. Buatlah tanaman faktor dan bentuk faktorisasi dari qada dan qadar berikut:
a). 15
b). 86
c). 100

DAFTAR Ponten Ki – 3 (3.5)

Rata- rata PH 3.5 Biasanya Tekenan Guru
Tugas PH KI 3

DAFTAR Nilai Pintu – 4 (4.5)

Spesies Penilaian Tekenan Guru
Portofolio
Kinerja Proyek

10
10

2.4 Kegiatan Membiasakan 3

2.4.1 Kompetensi Radiks
KD. 3.6 Mengklarifikasi dan menentukan faktor persemakmuran, faktor persekutuan

terbesar (FPB), kelipatan persekutuan, dan kelipatan persemakmuran
terkecil (KPK) semenjak dua bilangan berkaitan dengan semangat sehari- hari
KD. 4.6 Menyelesaikan ki aib yang berkaitan dengan faktor persekutuan, faktor
Persekutuan terbesar (FPB), kelipatan persekutuan, dan kelipatan
persekutuan terkecil (KPK) dari dua suratan berkaitan dengan vitalitas
sehari- hari

2.4.2 Tujuan Kegiatan Belajar

1 Memahami konotasi suratan KPK dan FPB
2. Menganalisis cara berburu KPK berpunca dua bilangan yang ditentukan
3. Menganalisis kaidah mencari FPB berpunca dua predestinasi yang ditentukan
4. Menuliskan kelipatan berpokok ganjaran yang ditentukan sekuranganya dua bilangan
5. Mengamankan penyakit yang tersapu dengan KPK dan FPB.

A. KPK (Kelipatan Persemakmuran Terkecil)

➢ Apa kelebihan berpunca Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK)?

KPK yakni kelipatan persekutuan dari dua bilangan alias lebih yang
nilainya paling katai.

➢ Bagaimana menentukan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK)?

Untuk menentukan KPK dapat dilakukan dengan cara:
1. Menentukan kelipatan persemakmuran berbunga dua bilangan.

Kelipatan persemakmuran adalah kelipatan nan setara berpokok dua bilangan
atau bertambah.
2. Sehabis diketahui kelipatan persekutuannya maka pilihlah nilai yang
minimal.
Cermin:

11
11

Berapakah KPK dari 2 dan 3?
Jawab :
Kelipatan 2 adalah 2, 4, 6, 8, 10, 12, 14, 16, 18, …..
Kelipatan 3 ialah 3, 6, 9, 12, 15, 18, ….
Kelipatan persekutuan berpunca 2 dan 3 adalah 6, 12, 18,….
Maka KPK berpangkal 2 dan 3 ialah 6

B. FPB ( Faktor Persekutuan Terbesar).
➢ Segala apa arti semenjak Faktor Persekutuan Terbesar (FPB)?
FPB yaitu faktor persekutuan yang nilainya paling osean.
➢ Bagaimana menentukan FPB?
Untuk menentukan FPB dapat dilakukan dengan cara:
1. Menentukan faktor persemakmuran dari dua bilangan.
Faktor persekutuan adalah faktor yang sama berpunca dua bilangan maupun
lebih.
2. Setelah diketahui faktor persekutuannya maka pilihlah angka yang
paling besar.
Model:
Tentukan FPB dari 8 dan 12!
Jawab:
Faktor bermula 8 yakni 1, 2, 4, 8
Faktor dari 12 ialah 1, 2, 3, 4, 6, 12
Faktor persekutuan dari 8 dan 12 adalah 2, dan 4
Maka FPB berpunca 8 dan 12 adalah 4.

C. Pendirian lain menentukan KPK dan FPB.
Untuk menentukan KPK dan FPB bisa juga dengan faktorisasi prima
Tentukan KPK dan FPB terbit 8 dan 12

12
12

Jawab : 12
8

24 26

22 23

8 = 2 x 2 x 2 = 2³ 12 = 2 x 2 x 3 = 2² x 3

Maka KPK dari 8 dan 12 ialah 2³ x 3 = 2 x 2 x 2 x 3 = 24

Maka FPB berasal 8 dan 12 adalah 2² = 2x 2 = 4

D. Ayo Mencoba

1. Tentukan KPK dan FPB dua predestinasi berikut dengan menggunakan

faktor persemakmuran!

a). 6 dan 9 b). 9 dan 12 c). 12 dan 18

2. Tentukan KPK dan FPB dua suratan berikut dengan menggunakan

faktorisasi!

a). 10 dan 12 b). 15dan 20 c). 18 dan 20.

DAFTAR NILAI Bab – 3 (3.6)

Rata- rata PH 3.6 Biasanya Paraf Suhu
Tugas PH KI 3

DAFTAR NILAI Ki – 4 (4.6)

Jenis Penilaian Tekenan Guru

Kinerja Portofolio Proyek

13
13

Sehabis mempelajari adapun KPK dan FPB pasti teman-p versus sudah
tanggap tentang kelipatan dan faktor bilangan, faktorisasi, kelipatan dan
faktor persekutuan. Dalam hidup sehari-waktu banyak persoalan
yang memanfaatkan konsep KPK dan FPB.Perhatikan contoh aplikasi
KPK dan FPB dalam hayat sehari-hari berikut ini.
Contoh soal :

1. Edo memiliki grup vokal di sekolahnya. Grup vokal itu terdiri 15
momongan. Tentukan Banyaknya formasi nan bisa terbentuk untuk
menunjang penampilan Edo.
Jawab :
Diketahui : group vocal 15 anak
Ditanyakan : banyak formasi nan bisa dibentuk?
Jawab : Faktor dari bilangan 15 yakni 1, 3, 5, 15
Jadi banyak formasi nan dibentuk adalah 1,3,5,dan 15

2. Bu Siti memiliki 24 pauh dan 30 apel, mempelam dan apel akan
dimasukkan kedalam plastik dengan jumlah yang sama samudra.
a. Berapa plastik yang diperlukan untuk membungkus buah tersebut?
b. Berapa banyak mangga dan apel plong masing-masing plastik?

Jawab:

Diketahui ; Siti memiliki 24 pauh dan 30 memanjatkan perkara.

Ditanyakan : a. Berapa plastik yang diperlukan kerjakan membungkus
biji zakar tersebut?

b. Berapa banyak mempelam dan memanjatkan perkara pada masing-
masing plastik?

Jawab :

Faktor dari bilangan 24 yakni 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, 24

Faktor dari kodrat 30 ialah 1, 2, 3, 5, 6, 10, 15, 30

Faktor persekutuan berpunca ketentuan 24 dan 30 yaitu 1, 2, 3, dan 6

a. FPB berpokok bilangan 24 dan 30 adalah 6
Kaprikornus, banyak plastik nan diperlukan untuk membungkus buah
tersebut adalah 6

b. Bagi 24 pauh dimasukkan ke intern 6 plastik nan didalam
tiap plastik berisi mangga selevel banyak. Berarti 24 : 6 = 4
pauh tiap plastik.
Bagi 30 memanjatkan perkara dimasukkan ke dalam 6 plastik yang didalam tiap
plastik berisi apel sebabat banyak. Bermanfaat 30 : 6 = 5 naik banding tiap
plastik.
Jadi, banyak pauh dan apel sreg sendirisendiri plastik
adalah 4 pauh dan 5 apel.

14

14

Latihan Ulangan kronik KD 3.4, 3.5, 3.6

Kerjakan soal – cak bertanya di pangkal ini dengan teliti dan benar !

A. Soal I
Berilah keunggulan silang (X) sreg fonem jawaban yang etis!

1) KPK dari bilangan 2 dan 5 merupakan ……….

a. 5 b. 10 c. 14 d. 20

2). KPK dari bilangan 3 dan 6 adalah . . . .

a. 6 b. 12 c. 18 d. 24

3. FPB dari bilangan 20 dan 30 yakni.

a. 5 b. 15 c. 10 d. 20

4. KPK semenjak bilangan berpokok 12, 18, dan 24 adalah ….

a. 2² x 3 b. 3² x 5 c. 2 x 5 d. 3 x 7

5. FPB berpangkal 84 dan 108 adalah …..

a. 2 b. 6 c. 12 d. 3

6. FPB berusul ketentuan berbunga 10, 15, dan 20 . . . .

a. 10 b. 3 c. 5 d. 7

7. KPK bermula 8, 12, dan 20 …….

a. 120 b. 80 c. 100 d. 36

8. Tentukan KPK semenjak 12 dan 18 jika memperalat faktorisasi prima. . . .

a. 2² x 32 b. 3² x 5 c. 3x 2 x 5 d. 3 x 7

9. Tentukan FPB dari 20, 35, dan 40 …..

a. 2 b. 3 c. 5 d. 7

10. Tentukan FPB dari 8 dan 20 dengan memperalat faktorisasi prima!

a. 22 b. 3 x 7 c. 32 x 5 d. 26

B. Pertanyaan II

1. Ibu membeli 36 biji pelir jeruk dan 42 buah rambutan aceh. Kedua jenis buah-buahan
tersebut dicampur pada sejumlah panggung. Setiap gelanggang sama banyak. Berapa
gelanggang terbanyak yang harus ibu siapkan?

2. Tentukan KPK dari 50 dan 16 dengan menggunakan faktorisasi prima!
3. Berapakah FPB dan KPK semenjak 12 dan 16?

15
15

4. Wati membasuh rok 3 hari sekali
Erna mencuci baju 2 hari sekali.
Setiap berapa musim mereka mencuci privat waktu nan seimbang?

5. Ibu membeli 30 kue kedelai dan 50 kue keju. Kedua jenis kue tersebut akan
diletakkan kedalam kotak. Setiap peti weduk kue nan sebabat banyak lakukan
setiap varietas. Berapa kotak paling banyak yang harus disediakan ibu?

DAFTAR Ponten Capuk – 3 (3.4, 3.5, 3.6)

Rata- rata Tes Sumatif Rata-rata Tekenan Guru
Tugas PH KI 3

DAFTAR Kredit Ki – 4 (4.4, 4.5, 4.6)

Jenis Penilaian Paraf Guru
Portofolio
Manifestasi Proyek

16
16

APROKSIMASI

(Pembulatan)

Denah KONSEP

PPeemmbbuullaattaann hhaassiill Pembulatan hasil Pembulatan hasil
PPeenngguukkuurraann PPaannjjaanngg Pengukuran Panjang Pengukuran Tingkatan
ddaannBBeerraatt kkeeSSaattuuaann dan Berat ke Puluhan dan Berat ke Ratusan
TTeerrddeekkaatt Terdekat Terdekat

Kompetensi Dasar
3.7 Menguraikan dan mengerjakan pembulatan hasil pengukuran

Tataran dan susah ke satuan terdamping.
4.7. Menguasai masalah pembulatan hasil pengukuran Panjang

dan
berat ke satuan terdekat

Tujuan Pembelajaran
1. Menganalisis dan menjumlahkan pembulatan bilangan
2. Manganalisis kaidah pembulatan ketentuan ke eceran terdekat.
3. Menganalisis cara pembulatan kodrat ke puluhan terhampir.
4. Menganalisis cara membulatkan qada dan qadar ke dalam ratusan terdekat.
5. Menyempatkan penyelesaian masalah pembulatan hasil pengukuran

jenjang dab rumit ke satuan terdekat

17
17

A. Pembulatan Hasil Pengukuran Panjang
dan Langka ke Satuan Terhampir

1. Pengukuran Tingkatan.
Contoh alat ukur hierarki:

Pengaris Meteran Lin Meteran Rol boncel

Alat pengukuran Panjang yang biasanya kita gunakan di sekolah adalah
mistar.Satuan tangga yang digunakan penggaris puas umumnya
ialah cm (sentimeter).

❖ Bagaimana prinsip mengeti panjang menggunakan jidar?

Hasil pengukuran penghapus ini yakni 4 cm.

Hasil pengukuran gambar diatas enggak tepat diangka 12 dan 13.
Makanya karena itu maka akan kita gunakan pembulatan.

18

18

❖ Aproksimasi berkaitan dengan pembulatan.
Contoh aproksimasi hasil pengukuran tingkatan, saat individu bertanya “
berapakah panjangnya?”
Kemudian dijawab sekitar 12 meter atau (12 meteran).

❖ Pembulatan akan mengurangi akurasi perhitungan, hanya akan sangat
memuluskan perhitungan.

❖ Pembulatan terdiri atas :
1. Pembulatan keatas
2. Pembulatan kebawah
3. Pembulatan terbaik.

❖ Pembulatan ke atas (rincih terdekat).
Cara :
Mendinginkan angka dibelakang koma dan menambahkan kodrat 1
pada angka satuannya.
Ideal : 5,2 menjadi 6
14, 8 menjadi 15

❖ Pembulatan ke asal (satuan terhampir)
Cara :
Menyurutkan angka koma di belakang koma.
Teladan : 5,2 menjadi 5
14,8 menjadi 14

❖ Pembulatan terbaik (satuan terdekat)
Prinsip :
Memperhatikan satu angka dibelakang koma.
Jika angkanya ≥ 5, maka pembulatannya ke atas,
Jika angkanya < 5, maka pembulatannya ke bawah
Teoretis : 5,2 memjadi 5
14, 8 menjadi 15
7, 5 menjadi 8

❖ Contoh Pembulatan Hasil Pengukuran ke Satuan Terdekat
Hasil pengukuran suatu benda

Hasil Ke atas Pembulatan Terbaik
pengukuran 9 8
4 Ke pangkal 4
(cm) 17 8 16
28 3 28
8, 4 16
3, 7 27
16, 2
27, 5

19
19

2. Pengukuran Berat.

Abstrak perkakas ukur terik:

❖ Pembulatan terdiri atas :
4. Pembulatan keatas
5. Pembulatan kebawah
6. Pembulatan terbaik.

❖ Untuk menghitung pembulatan rumpil sama dengan menghitung
pembulatan plong pengukuran tinggi,.
Contoh soal:
➢ Ira menimbang berat badannya di Puskesmas, menunjukan angka 49,7
kg. Berapakah rumpil badan Ira seandainya dibulatkan ke satuan terhampir?
Jawab :

Hasil Ke atas Pembulatan Terbaik
pengukuran 50 50
Ke sumber akar
(Kg) 49

49,7

20
20

➢ Contoh hasil pembulatan pengukuran ke satuan terdekat.
Hasil pengukuran berat suatu benda adalah….

Hasil Ke atas Pembulatan Terbaik
pengukuran 9 8
8 Ke bawah 7
(Kg) 10 8 10
12 7 12
8, 4 9
7, 3 11
9, 8
11, 6

B. Pembulatan Hasil Pengukuran Panjang
dan Berat ke Puluhan Terdamping

❖ Pembulatan terdiri atas :
1. Pembulatan keatas
2. Pembulatan kebawah
3. Pembulatan terbaik.

❖ Pembulatan ke atas (puluhan terhampir).
Cara :
Menghilangkan (memungkiri menjadi 0) kredit satuannya dan
menambahkan bilangan 1 plong angka puluhannya.
Transendental : 52 menjadi 60
148 menjadi 150

❖ Pembulatan ke dasar (puluhan terdekat)
Prinsip :
Menghibur (mengubah menjadi 0) angka satuannya
Teoretis : 52 menjadi 50
148 menjadi 140

❖ Pembulatan terbaik (puluhan terdekat)
Pendirian :
Mencacat skor satuannya.
Jika angkanya ≥ 5, maka pembulatannya ke atas,
Kalau angkanya < 5, maka pembulatannya ke bawah
Contoh : 52 menjadi 50
148 menjadi 150
75 menjadi 80

21

21

❖ Arketipe Pembulatan Hasil Pengukuran ke Puluhan Terdekat
Hasil pengukuran runyam suatu benda.

Hasil Ke atas Pembulatan Terbaik
pengukuran 90 80
40 Ke bawah 40
(Kg) 170 80 160
280 30 280
84 160
37 270
162
275

C. Pembulatan Hasil Pengukuran Jenjang
dan Berat ke Ratusan Terdekat

❖ Pembulatan terdiri atas :
1. Pembulatan keatas
2. Pembulatan kebawah
3. Pembulatan terbaik.

❖ Pembulatan ke atas (ratusan terdamping).
Cara :
Menghilangkan (mengubah menjadi 0) angka puluhan dan satuannya
dan menambahkan bilangan 1 plong biji ratusannya.
Contoh : 526 menjadi 600
3.174 menjadi 3.200

❖ Pembulatan ke radiks (ratusan terhampir)
Cara :
Menghilangkan (mengubah menjadi 0) angka puluhan dan satuannya
Contoh : 526 menjadi 500
3.174 menjadi 3.100

❖ Pembulatan terbaik (ratusan terdekat)
Cara :
Memperhatikan skor puluhannya.
Jika angkanya ≥ 5, maka pembulatannya ke atas,
Jika angkanya < 5, maka pembulatannya ke dasar
Cermin : 526 menjadi 500
3.174 menjadi 3200
758 menjadi 800

22
22

❖ Ideal Pembulatan Hasil Pengukuran ke Ratusan Terhampir
Hasil pengukuran musykil suatu benda.

Hasil Ke atas Pembulatan Terbaik
pengukuran 900 800
400 Ke bawah 400
(m) 1700 800 1600
2.800 300 2.800
847 1600
372 2.700
1.628
2.751

1. Bulatkan hasil pengukuran berikut ke eceran terdekat pada table di bawah ini!

2. Bulatkan hasil pengukuran berikut ke puluhan terdekat puas table di bawah
ini!

23
23

3. Bulatkan hasil pengukuran berikut ke ratusan terdekat plong table di sumber akar ini!

4. Ibu mau menciptakan menjadikan kue Ibu menimbang serbuk terigu, berat tepung terigu
312,2 gram. Berapa gram berat tepung terigu yang ditimbang Ibu jika
dibulatkan ke runcitruncit terdekat!

5. Jarang raga Ibu Dayu 58,4 kg. Jika dibulatkan ke asongan terhampir dengan
pembulatan ke bawah maka pelik badannya adalah ….

24
24

BAB III
PENUTUP
Modul ini ialah salah satu bahan bimbing matapelajaran matematika bakal kelas
IV. Namun harus dimengerti pula bahwa modul ini bukanlah semata rujukan
untuk teman-teman. Untuk melengkapi takrif teman-teman tentang pecahan,
maka sangat disarankan cak bagi mendaras kiat yang lainnya.
Modul ini berilmu materi kelas 4 sesuai dengan kurikulum 13 SD/MI. Modul ini
membahas adapun materi KPK dan FPB secara keseluruhan. Dengan adanya modul
ini diharapkan pelajar bisa kontributif dalam pembelajaran mandiri selama masa
pandemi covid 19.
Hendaknya modul ini dapat menghidangkan materi penataran secara menarik dan
menyenangkan, sehingga proses pengajian pengkajian bisa berlanjut efektif dan efisien.

25
25

Daftar bacaan
Kementrian Pendidikan dan Kultur Republik Indonesia Edisi 2018.

Matematika buat SD/MI Inferior IV. Jakarta
Gunarto, Dhesy Adhalia 2016. Matematikauntuk SD/MI cak bagi inferior IV.

Kurikulum 2013 yang disempurnakan. Jakarta. Erlangga
Marthen Kanginan, Andreas B Darmawan. Matematila cak bagi SD/MI Inferior IV.

Kurikulum 2013. Jakarta. Suatu Nusa

26
26

Source: https://anyflip.com/rcwrk/srse/basic

Posted by: skycrepers.com