Cerita Motivasi Belajar Untuk Anak Sd

Berikut ini Cerita Cura Tembung Belajar bikin Anak SD. Kita luang bahwa belajar bukan akan pernah memangkal, sebab ilmu pengetahuan berkembang. Teknologi deklarasi juga semakin canggih, agar kita bisa berseregang vitalitas tentu belajar harus selama hayat.

Ada cerita absurd motivasi belajar, saya pertalian mendengar suatu
cerita lucu bagi anak SD
ini. Namun dibalik kelucuannya cak semau hikmah yang dapat kita ambil pelajarannya. Waktu mendengarkan cerita ini, kami tertawa, karena lucunya. Tapi sekarang saya berpikir, jangan-jangan, selama ini saya majuh ditertawakan orang lain seperti saya menertawakan inisiator yang cak semau internal cerita ini. Bagaimana dengan Anda? Mungkin insan bukan pun suka menertawakan Anda.

Cak semau koteng bapak berasal kampung. Bapak ini tidak bisa membaca, tetapi dia tertarik dengan mendengarkan radio seperti tetangganya. Belum suka-suka TV karena belum ada setrum, sehingga radio menjadi unggulan karena bisa dijalankan dengan baterai. Buya itu kembali memutuskan kerjakan meninggalkan ke kota lakukan membeli sebuah radio. Dia menyoal kepada tetangganya, dimana membeli radio dan radio nan sebagaimana segala yang bagus.

Beliau mendapatkan info bekas membeli radio dan cara memintal radio yang bagus. Prolog tetangganya, radio yang bagus ialah radio Sony. Dengan berbekal uang Rp 500.000 dan ongkos perjalanan, dia pun pergi ke kota lakukan membeli sebuah radio. Setelah berjalan, mendaki ojek, menaiki angkutan pedesaan, dan angkotan kota sambil tanya sana sini, akhirnya anda sampai pun di tempat yang menjual barang elektronik, tentu saja salah satunya radio.

Sesampainya di toko tersebut, bapak ini langsung bertanya kepada pelayan toko,

“Ada radio Sony mbak?”

Dengan ramahnya pelayan menjawab,

“Karuan sekadar ada. Silahkan pilih cak semau berbagai pola.” sambil menunjukan rak yang berisi khusus radio bermerk Sony.

Ternyata si kiai bingung mau memilih mana karena semua radio tampaknya bagus.

“Bapak mau yang mana?” soal si pelayan.

“Saya bingung.” alas kata si kiai kontan terus memperhatikan sederetan radio.

“Oh, bapak mau membeli radio yang harga berapa?” tanya si pelayan tetap ramah.

“Saya punya uang Rp 500.000”. jawab sang kiai.

“Oh sedemikian itu, mungkin bapak semupakat dengan radio ini. Harga Rp500.000 kurang.”

“Ya sudah lalu, saya beli yang itu. Betulkan ini radio Sony?”

“Betul kelongsong, ini Radio Sony.”

Setelah transaksi selesai, sang bapak pula pulang ke kampung dengan senangnya. Namun keesokan harinya si bapak pula pun ke toko tersebut refleks marah-berang…

“Katanya ini Radio Sony, ternyata bukan. Kalian mau menipu saya?” katanya dengan keras sambil menunjukan radionya.

Para pelayan menggermang, karena tampilan si bapak kayak seorang pendekar dengan baju silatnya. Kesannya pemilik toko tersebut menghampiri buya tersebut.

“Cak semau yang bisa saya sokong pak.”

“Pelayan kamu memongahi saya, katanya ini radio Sony, ternyata bukan!”

Pemilik toko bingung, sebab ia tahu kalau radio itu memang bermerk Sony.

“Betul pak, ini radio Sony.” kata pemilik toko berusaha mengklarifikasi.

“Bukan! Saat saya nyalakan radio, radio ini berbunyi: ‘Inilah radio Republik Indonesia.’ Kalian melabu saya, sebab ini tak radio Sony, cuma radio republik Indonesia!”

Bagaimana kelanjutan kisah ini? Silahkan lanjutkan sendiri.


Perigi : http://www.motivasi-islami.com/jangan-pernah-berhenti-belajar-atau/

Hikmahnya adalah, Belajarlah terus, karena boleh doang ilmu nan kita miliki telah kadaluarsa maupun bahkan pelecok kaprah. Belajarlah pula untuk mendengarkan hamba allah lain, Kita terus mengimani apa yang kita senggang sehingga semua perilaku kita didasari maka dari itu keyakinan tersebut. Barangkali, moralistis menurut kita, karena sebatas itulah ilmu kita. Namun belum pasti menurut orang enggak. Bisa sahaja, saat kita berdebat dan merasa berisi, sementara itu di birit kita, lawan debat kita terlebih menertawakan kita. Belajarlah sampai pengunci atma. Demikian Narasi Jenaka Motivasi Membiasakan bikin Anak asuh SD

Source: https://guru.or.id/cerita-lucu-motivasi-belajar-untuk-anak-sd.html

Posted by: skycrepers.com