Contoh Alat Peraga Pembelajaran Matematika Sd Tentang Bangun Datar


KONSEP Piutang DAN LUAS PERMUKAAN BANGUN Pangsa SISI Membosankan



Memperalat Perabot PERAGA


Muhammad Bismi

Nim : 1606103020009

Acara studi pendidikan matematika, fkip, unsyiah


PENDAHULUAN



Satu bahasa dengan tantangan roh universal, pendidikan yaitu satu peristiwa nan sangat terdahulu karena pendidikan menentukan kemajuan suatu bangsa. Dalam UU. NO. 20 perian 2003 adapun sistem pendidikan kebangsaan portal 1 pasal 1 menyebutkan bahwa : “ Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana lakukan membuat suasana dan proses pembelajaran agar pelajar jaga secara aktif mengembangkan potensi diri, fiil, adab mulia, serta ketangkasan yang diperlukan dirinya, mansyarakat, bangsa dan negara.1




Matematika terdiri berusul beberapa bagian adalah:1) keistimewaan/ hakekat kependidikan
yang berfungsi

untuk berekspansi kemampuan dan daya nalar serta pembinaan kepribadian pelajar; 2) adanya kebutuhan substansial berwujud tuntutan perkembangan sungguhan dan kepentingan vitalitas masa saat ini dan masa mendatang yang senantiasa menumpu pada perkembangan pengetahuan, seiring dengan kejayaan hobatan dan teknologi2. Privat hal ini tentu sekadar ilmu hitung merupakan basik nan sangat berfaedah intern mencerdaskan hayat bangsa.



Semata-mata persoalan momen ini merupakan banyak siswa-siswi yang terbatas mencintai pendidikan, terutama matabpelajaran matematika. Masalah klasik dalam penelaahan matematika adalah rendahnya prestasi peserta serta kurangya motivasi dan kehausan dalam pembelajaran matematika di sekolah. Kejadian ini disebabkan penggunanaan metode penelaahan matematika yang tidak sesuai dengan tujuan nan sudah dirumuskan, sehingga banyak pelajaran nan dibuang dengan percuma tetapi karena penggunaan metode menurut kehendak temperatur dan mengabaikan kebutuhan siswa, fasilitas serta situasi kelas.3



Sebelum melaksanakan penataran matematika, sreg umumnya dilaksanakan sejumlah tahapan bak berikut : 1) mempersiapkan dan memotivasi murid untuk belajar; 2) mengedepankan materi yang akan diajarkan; 3) memberi contoh soal; 4) memberi soal latihan.4











1

Undang-undang RI. No. 20 masa 2003, Mengenai Sistem Pendidikan Nasional, (Surabya:2003),situasi.3




2


Asmin, 2001,
Hakikat Matemamatika, (

www.depdikna.go.id2001:
1
), diakses tanggal 23 september 2017




3Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain,
Strategi Belajar Mengajar
(Jakarta: Rineka Cipta 1996) Peristiwa 105




4


Akbar Sutawidjaja,
Penerimaan kontekstual, Hal 11



Pelecok satu topik pembelajaran ilmu hitung adalah bangun ruang sisi datar, merupakan pengetahuan dasar yang penerapannya banyak ditemukan n domestik kegiatan sehari-perian. Kita semua tidak akan pembebasan dengan yang namanya bangun ruang, misalnya kita menghitung piutang air yang terdapat pada baldi atau bak bersiram, maka tertekan kita harus memaklumi konsep volume, namun banyak sekali lagi murid yang tidak memafhumi tentang konsep siuman urat kayu tersebut. Dengan demikian, mesti kita tanamkan suatu pemahaman konsep volume dan luas bidang siuman ruang sisi datar terlebih dahulu kepada peserta-siswi kita sebagai barometer pangkal, dan salah satu alat nan digunakan dalam meningkatkan kesadaran konsep adalah peranti peraga, karena alat peraga berfungsi bikin menvisualkan atau mengkonkretkan matematika.


KAJIAN TEORI


1 . Hakikat Alat Peraga







Alat peraga dalam mengajar memegang peranan berjasa sebagai alat tolong untuk menciptakan proses sparing mengajar yang efektif. Privat pencapaian intensi pendedahan, alat peraga memegang peranan yang sangat penting karena dengan adanya gawai peraga ini bulan-bulanan pelajaran yang disampaikan oeh temperatur lebih mudah di pahami oleh siswa seta kondusif guru agar proses sparing murid lebih efektif dan efesien.


2 . Fiil Alat Peraga








Menurut Ruseffendi, bahwa alat peraga harus memiliki sifat sebagai berikut5
: 1) tahan lama, 2) bentuk dan warnanya menarik, 3) terlambat, 4) ukurannya sesuai, 5) dapat menyajikan konsep matematika, 6) sesuai dengan konsep pembelajaran, 7) peragaan itu cak agar menjadi dasar untuk tumbuhnya konsep berfikir yang abstrak bagi siswa, 8) bisa memperjelas konsep.


3 . Mamfaat Perlengkapan Peraga








Manfaat perabot peraga dalam penelaahan diantaranya : 1) menggunung kegiatan belajar pelajar, 2) menghemat waktu sparing, 3) menyebabakan agar hasil belajar lebih mantap, 4) kondusif siswa nan ketinggalan dalam pelajarannya, 5) memberikan alasan yang wajar buat belajar karena membangkitkan minat cemeti dan aktivitas lega murid, 6) memberikan kognisi yang lebih tepat dan jelas.6



4 . Manfaat Alat Peraga







Alat peraga dipilih dan digunakan sesuai dengan tujuan pembelajaran nan diharapkan tergapai kompetensinya oleh pesuluh. Oleh karena itu perlu memahami fungsi alat peraga laksana berikut :7
1) Models (memodelkan suatu konsep), 2) Alat peraga tipe sempurna ini berfungsi lakukan menayangkan maupun







5

Ade Sanjaya, 2014,
Pengertian Alat Peraga, (Http://adesanjaya.blogspot.com/2014), Diakses terlepas 23 september 2017






6

Nasution, Didaktik Asas-Asas Mengajar, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2000) Hal, 98

Mengkonkretkan konsep matematika, 3) Bridge (menjembatani ke jihat konsep), 4) Alat peraga ini bukan wujud konkrit dari konsep ilmu hitung, tetapi merupakan cara yang bisa ditempuh untuk memperjelas pengertian suatu konsep matematika, 5) Skills (mentrampilkan fakta, konsep, atau mandu).


5 . Langakah-langkah yang Ditempuh pada Waktu Menunggangi Alat Peraga



Ancang-langkah yang ditempuh pada detik menggunakan alat peraga merupakan : 1) Menetapkan tujuan mengajar dengan menggunakan perlengkapan perega. Plong langkah ini guru sepatutnya menyiapkan tujuan yang akan dicapai, 2) Anju. Pada fase ini guru meilih dan menetapkan perabot peraga mana yang akan digunakan buat mencapai tujuan, 3) Persiapan kelas bawah. Sebelum siswa mengamini tutorial dengan mengunakan alat peraga mereka harus punya ancang, 4) Anju presentasi pelajaran dengan peragaan. Privat persiapan ini tujuan utama yaitu pencapaian tujuan mengajar dengan baik, padahal peraga namun sekedar perabot bantu, 5) Langkah kegiatan belajar. Pada langkah ini kiranya melakukan kegiatan membiasakan sehubungan dengan eksploitasi peranti peraga, 6) Langkah evaluasi. Pada akhir kegiatan membiasakan, haruslah di evaluasi seyogiannya kita dapat menilai sejauh mana kontrol alat peraga sebagai alat ajudan yang dapat melanggar keberhasilan proses mengajar.8


MATERI Sadar Ruang SISI Membosankan



Pulang ingatan urat kayu sisi datar yaitu bangun ruang nan di batasi oleh bidang ki boyak. Bangun urat kayu sisi datar yang sering kita jumpai dan paling sederhana merupakan kubus dan balok. Gawai peraga ingat ruang termasuk audio visual, yaitu ki alat yang bisa dilihat dan mengandung atom suara. Alat peraga bangun ruang ini tinggal sekata digunakan internal penerimaan matematika, karena alat peraga ini membantu n domestik menangkap arti senyatanya konsep tersebut.



Standar kompetensi yang diharapkan berpunca materi bangun ruang sebelah menjemukan (kubus dan balok) adalah pelajar memafhumi dan boleh menggunakan aturan dan unsur bangun ulas sebelah datar n domestik pemecahan ki aib. Siswa di harapkan boleh mengklarifikasi atom-molekul, menghitung volome serta cak menjumlah luas permukaan satu dus dan balok dengan menggunakan alat peraga bangun ruang.


A . Kubus





7

Sigit widyantini,Pemanfaatan Alat Peraga Dalam Pembelajaran Matematika




SMP,


(Yogyakarta:Departemen Pendidikan Kewarganegaraan,2010)Hal.5-6




8


Ibid,


Hal.105-106



Kubus adalah bandun ruang yang dibatasi oleh enam bidabg ki boyak yang masing-masing berbentuk persegi dan kongruen.9

1 . Anasir-elemen dus



Kubus memiliki beberapa unsur, yaitu: (a) Karton memiliki 6 sisi yaitu bidang arah menggermang pada gambar diatas: latar ABEF,CDGH,BCFG,EFGH, (b)kubus memiliki 12 rusuk yaitu: AE,BF,CE,DH,AB,CD,AD,BC,EF,GH,EH,FG, (c)

Noktah sudut.Titik sud
ut adalah perpotongan dari tiga rusuk karton y
ang


berd


ekatan. Kub


us memp


unya


i 8 noktah camca


t, (d)Diagonal sis


i.Diag


onal adalah

ruas garis yang menghubungkan dua titik sudut yang lain dihubungkan rusuk pada sebuah bangun ki boyak. Diagonal sebelah yang terletak pada bidang sisi kubusmemiliki 12 sira
gonal sisi y
aitu: AF, BE, B
G,AH, DE, GH, DG, AC, BD,

HF,

EG, (e)Diag


onal ruang.Diagonal urat kayu adalah diagonal nan terleta


k di privat

pangsa. Kubus m
emiliki 4 diagonal ruang y
aitu: garis AG, EC, FD, HB, (f)Permukaan
diagonal.Bidang diagonal terserah
lah bidang yang mengikat rusuk-rusuk yang
berhadapan, sejajar dan terdapat pada satu jihat bangun ruang. Kubus memilikibidang diagonal 4 ialah: ABGH, CDEF, ADFG, BCEH.

2 . Pura kardus



Seser-jaring

kardus adalah rangkaian

enam persegi yang a
pabila dilipat

menurut garis persekutuan dua persegi boleh mewujudkan kubus.

3 .
Volume kubus



Sebuah kubus memiliki panjang, lebar, dan janjang nan separas yaitu S. Volume kubus = luas alas x tinggi. Jika luas alas=S2,
maka tagihan karton=S3

4 . Luas permukaan kubus



Kardus rusuk-rusuknya sama tahapan, sehinga p=l=tepi langit=S. Luas seluruh permukaan karton = jumlah meres sebelah x luas sisi. Takdirnya luas sisinya=S x S, maka luas seluruh permukaan dus = 6 x S2


10




9

Atik Wintari,
Matematika untuk SMP dab MTs Kelas IX
(Surabaya: SIC,2005) keadaan, 18




10M.Chalik Adinawan,
Matematika SMP/MTs Papan bawah IX
(Jakarta: Erlangga, 2002) hal, 66


B. Balok



Balok adalah siuman ruang yang dibatasi olel enam bidang membosankan yang saban berbentuk persegi panjang.

1 . Unsur-elemen balok





Balok memiliki be
berapa atom, yaitu: (a) Balok memiliki 6 sisi yakni: Pada


bida


ng tegak (ABFE,BCGF,CDHG,ADHE),Pa


da bid


ang alas(ABCD),Pada



bid


an


g ata


s(EFGH


)


, (b)Balok m


emilik


i 12 rusu


k ya


itu


:Rus


uk te


ga


k(AE,BF,CG,DH


)


,Rus


uk



pangan(AB,BC,CD,AD


)


,Rusuk ata


s(EF,FG,GH,EH


)


,(c)

Balok

memiliki 8

titik sudut (A,B,C,D,E,F,G,H
), (d) Balok

memiliki 12

diagonal arah y
aitu: AC,BD,EG,FH,BG,CF,AH,DE
,AF,BE,CHdan DG,

(e)Balok me
miliki 4 diagonal ira

yaitu: AG,FD,CE,BH
, (f)Balok n kepunyaan

4
diagonal rataan merupakan: ADGF,BCHE,BFHD,AEGC.

2 . Kantung balok


Kantung baliok yang digunting pada rusuk-rusuk tertentu dan direbahkan sehinnga di peroleh bangun membosankan misal berikut :

3 . Volume balok


Balok memiliki ukuran tangga = p, demes = l, dan tinggi = t, dan alas balok berbentuk persegi panjang sehingga luas rimba = p x l. Takdirnya volume balok = luas hutan x tinggi, maka volume balok = p x l x t

4 . luas permukaan balok


Rusuk-rusuk suatu balok tidak sama panjang, karena balok n kepunyaan panjang (p), lebar (l), dan tinggi (t). Maka luas seluruh rataan balok adalah = 2 x (luas arah bawah) + 2 x luas(sisi samping) + 2 x (luas arah depan) = 2 x (p x l) + 2 x (l x t) + 2 x (p x kaki langit)



PEMBAHASAN



1 . Langkah-langkah Pembuatan Perlengkapan Peraga intern Menemukan Konsep Volume Kardus dan balok



Pembelajaran tentang balok dan kardus ini ditekankan lega rakitan konsep serta menghitung piutang serta luas permukaanya menggunakan Kotak yang terdiri dari tiga model bangun ruang, yaitu 1) Kubus ketengan 5cm x 5cm x 5cm sebanyak 27 buah, 2) Balok transparan berukuran 10 cm x 15 cm x20cm sebanyak 1 buah, dan 3)Kubus transparan dengan ukuran 10cm
3. Alat dan mangsa nan diperlukan dalam pembuatan siuman tersebut yaitu: 1) perlengkapan (pensil,penggaris, spidol warna, cutter mika atau gunting, 2) bahan (Fiber/ mika,(biram,kuning, yunior), kertas kubus, kerahasiaan membayang, dan double isolatif).




La



ngk


ah


-langk


ah da


lam pembu


ata


nny


a yait


u:1)Kub


us sa


tua


n.Bua


ufuk p


ola

 jala-net dus dengan ukuran 5cm sebanyak 27 buah pada daluang kubus,tusuk pola-pola ters
ebut dengan mengg
unakan cutter, kemudian rancangan menandai
jadi


baluwarti


s dengan



perekat



kertas


. 2)Balo


k



perag


a tran


sparan.Bikin dua



mode


l



pers


egi


panjang berukuran 10

cm x 15 cm, dua model perseg
i panjang bermatra 15

cm
x 20 cm, da
n dua model persegi panjang berformat 10 cm x 20 cm dari fiber.

Tikam perseg
i panjang tersebut dengan menggunakan gunting.Kemudian bentuk
menjadi sebuah balok dengan sambung tangan keterpencilan transparan. Biarkan adegan atasnyaagar bisa

dibuka da
lengkung langit di tutup

(ditempel sa
tu sisi tetapi).3)Kubus peraga transparan.
Untuk ena
m buah persegi bermatra 15 cm

x 15 cm. Potong persegi tersebut
dengan mengg
unakan gunting.Kemudian gambar menjadi dua biji zakar kubus dengan
bantuan isolasi transparan. Biarkan bagian atasnya kiranya bisa dibuka dan di tutup(ditempel satu sisi doang).

2 . Skenario Pemanfaatan Alat Peraga intern Menemukan Konsep Volume Dus dan Balok



Pendedahan mengenai penemuan konsep volume kubus dan balokmenggunakan
perangkat peraga
akan
bepergian
dengan
scenario
sebagai
berikut :
1)
Hawa membagi siswa menjadi berbagai kelompok, kemudian menguraikan tata kaidah pembuatan alat peraga sama dengan nan
tersebut di atas. 2)Setiap kelompok harus menciptakan menjadikan bentuk-bentuk alat peraga diatas. 3)Untuk mengetahui pemahaman siswa tersapu dengan konsep volume suatu balok, maka siswa diminta kerjakan mempersiapkan balok peraga transparan,
kemudian diisi dengan kubus satuan sampai mumbung. 4)Jika debit suatu dus

satuan = 1 cm
3, hitung tagihan balok transparan tersebut dengan takdir: (a)Berapa jumlah kardus satuan sreg arah hierarki,(b)Berapa kuantitas kubus satuanpada sebelah demes, dan (c)Berapa jumlah karton satuan puas arah tinggi.Setelah itu ketiganya (jumlah lega sisi panjang, rata gigi, dan tinggi)
dikalikan. 5)Dari kegiatan tadi dapat disimpulkan mengenai konsep volume balok.6)Kerjakan menaik
pemahaman siswa terkait dengan konsep tagihan satu kubus, maka dilakukancara nan sebanding seperti halnya lega pemahaman konsep volume balok diatas.

3 . Langkah-langkah Pembuatan Alat Peraga dalam Menemukan Konsep Luas Permukaan Balok dan Kubus


Anju-awalan pembuatan pulang ingatan ruang yang akan digunakan kerumahtanggaan
menemukan konsep luas meres kubus dan balok yaitu:1) Balok.Buat
persegi panjang dengan garis hidup:(a)dua konseptual persegi strata berukuran 20
cm x 10 cm dengan fiber merah (sebagai jihat depan dan belakang), (b)dua model persegi strata berdosis 15 cm x 10 cm dengan fiber kuning (bak jihat




samping), (c)dan dua model persegi tataran bertakaran 20 cm x 15 cm dengan fiber bau kencur (ibarat alas dan tutup).Potong persegi janjang tersebut dengan menggunakan cutter, kemudian lembaga menjadi balok dengan sambung tangan isolasi transparan.2) Kubus.Buat persegi dengan format 10 cm x 10 cm plong fiber dengan ketentuan:(a)dua konseptual persegi episode depan dan belakang dengan fiber sirah,(b)dua model persegi bagian samping kanan dan kidal fiber kuning,(c)dan dua model persegi fragmen atas dan bawah dengan fiber hijau.Potong persegi tersebut dengan menunggangi gunting., kemudian tulangtulangan menjadi sebuah kubus dengan sambung tangan ketertutupan transparan.

4 . Tulisan tangan Pengusahaan Alat Peraga dalam Menemukan Konsep Luas Permukaan Kubus dan Balok


Penerimaan tentang penemuan konsep luas bidang dus dan balokmenggunakan

alat peraga
akan melanglang beralaskan skenario berikut: 1)Untuk menambah kognisi siswa terkait dengan konsep luas permukaaan suatu balok, siswa diminta untuk mempersiapkan balok peraga yang berwarna,kemudian diisi dengan kubus satuan setakat munjung. 2)Lebih jauh setiap persegi
strata dengan warna
yang berbeda tersebut dihitung luasnya dengan

menggunakan kubus satuan dan dijumlahkan dengan prinsip: (a)Berapa luas dua
persegi panjang dengan corak bangkang, (b)Berapa luas dua persegi panjang dengan dandan kuning. (c)Berapa luas dua persegi panjang dengan warna hijau. 3)Pasca-
itu jumlahkan seluruh permukaan sisi balok tersebut. 4)Mulai sejak kegiatan tadi bisa disimpulkan tentang konsep luas permukaaan balok. 5) Cak bagi menambah
kesadaran siswa tersapu dengan konsep luas permukaaan suatu kubus, maka
dilakukan cara nan sama seperti halnya pada kesadaran konsep
plong luas
permukaan balok diatas.


Pengunci

1 . Konklusi


Eksploitasi alat peraga lalu mendukung internal proses membiasakan mengajar disekolah, baik itu alat peraga yang sederhana hingga dengan peranti peraga yang
berbudaya/ multiguna. Dengan adanya penggunaan alat peraga
dalam proses membiasakan mengajar matematika tersapu konsep volume dan luas permukaan ingat pangsa(kubus dan balok)akan lebih efektif, efisen dan
menyenangkan, biarpun enggak asing dimata siswa siswi, akan namun seandainya dikemas sedemikian rupa maka siswa akan terpaut dan termotivasi belajarnya. Sehingga pemahaman siswa akan suatu konsep volume dan luas permukaan bangun pangsa (kardus dan balok) lebih meningkat dan performa belajarnya akan bertambah baik dan meningkat pula. Dibandingkan dengan lain menggunakan alat peraga pengajaran pelajar terlalu bosan dan jenuh, sehingga hasil belajar dan prestasi siswa absah saja.

2 . Saran


Beralaskan kesimpulan di atas, maka saran yang dapat disampaikan
merupakan: 1) Lakukan guru yang cak hendak menerapkan pembelajaran menunggangi alat
peraga, hendaknya: a) mempersiapkan siswa malah dahulu mudah-mudahan siap untuk berlatih serta mengatur waktu seharusnya pembelajaran berjalan se efektif mungkin, dan
b) mengerjakan pendekatan terhadap siswa yang pendiam, suka ramai dan

mengganggu jalannya proses pembelajaran sehingga pelaksanaan pembelajaran
berjalan dengan baik dan merata pada semua peserta, 2) Lakukan guru yang ingin menerapkan pengajian pengkajian menggunakan alat peraga untuk materi konsep volume dan luas bidang balok dan karton, hendaknya membentuk alat peraga yang majemuk agar dapat menghirup minat belajar siswa nan condong bosan jika menggunakan metode ceramah secara berkesinambungan.


DAFTAR RUJUKAN

Adinawan, M. Chalik. 2002.Matematika SMP/MTsKelas IX . Jakarta: Erlangga.

Asmin. 2001.Hakikat Ilmu hitung . (www. depdikna. go.id 2001:1).
Diakses tanggal 23 September 2017.

Djamarah,Syaiful Bahri,et. all.1996.
Strategi Belajar Mengajar.Jakarta: Rineka Cipta.

Muhammad Fairuzubudi. 2011.Pengertian Dan Tujuan Peranti Peraga Pendidikan

Nasution. 2000.Ilmu pendidikan Asas-Asas Mengajar.Jakarta: PT Dunia Aksara.

Undang-undang RI. No. 20 tahun 2003.

Tentang Sistem Pendidikan Kebangsaan

.Jakarta.

Wintarti, Atik. 2005.Matematika bagi SMP dan MTs kelas bawah IX .Surabaya: SIC.

Widyantini, Sigit. 2010.Pemanfaatan Radas Peraga Intern Pendedahan Ilmu hitung SMP. Yogyakarta :

Departemen Pendidikan Nasional.


Konotasi alatperaga menurut para tPengertian alatperaga menurut para pencetus


Konotasi alatperaga menurut para tokoh


Pengertian alatperaga menurut para pengambil inisiatif


Signifikasi alatperaga menurut para tokoh


Signifikasi alatperaga menurut para pelopor


Source: https://muhammdbismi.blogspot.com/2017/09/konsep-volume-dan-luas-permukaan-bangun.html

Posted by: skycrepers.com