Contoh Kurikulum Ktsp Sd Tahun Pelajaran 2018 2019

KURIKULUM MADRASAH ALIYAH

TAHUN Pelajaran 2018/2019

  • LATAR Birit

Perubahan penyelenggaraan pendidikan menajdi desentralistik, memberikan kewenangan kepada Madrasah lakukan menyusun Kurikulum 2013 dan Kurikulum Tingkat Runcitruncit Pendidikan.


Kurikulum yakni seperanggu gambar dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pengajian pengkajian dalam m
e
ncapai tujuan. Sehingga pemberi kewenagan ini, Madrasah dapat mengemudiankan dan menyusun maupun melaksanakan kurikulumnya.

Dengan demikian Madrasah dapat mengakomodasi semua potensi nan terserah untuk memberikan nuansa alias ciri khas n domestik mengemukakan kuali tasnya baik meres akademis, alias non akademis, memelihara akar budaya umum nyameskipun mengikuti perkembangan ilmu mualamat dan teknologi namun tetap bersendikan angka-nilaike islaman.


Madrasah
Aliyah Nurul Selam
ialah Madrasah
Aliyah swasta
  yang mewah di distrik
 ibu kota
Kecamatan
 Bayung Lencir
, saat ini tahun pelajaran 2018/2019 memiliki jumlah peserta bimbing yang mencapai
184
 orang.

Total tersebut berasal
d
hipodrom lulusan MTs swasta (
MTs S
) mencapai
80
 % dan
sisanya
 20 % berpunca lulusan
Sekolah Semenjana Permulaan
 (SMP)
 baik Distrik maupun Swasta yang berada di seputar kecamatan Bayung Lencir, Tungkal Jaya dan Sebagian dari luar daerah
, besarnya jumlah ini menunjukkan besarnya animo masyrakat yang mempercayakan kelangsungan pendiidkan momongan
nya
, selain itu pula letak Madrasah yang stretegis karena terletak di daerah
ibu kota kecamatan dan berada sangat dempet dengan jalan lintas timur
dan patut jauh dengan Madrasah
 Aliyah
 lain
 baik Madrasah Aliyah  swasta maupun Madrasah Aliyah Distrik
.

Kemudian Madrasah
Aliyah Nurul Islam lagi menjadi koordinator Kelompok Kerja Madrasah
Swasta yang
berada
n domestik dua Kecamatan merupakan
Bayung Lencir
dan Kecamatan Tungkal Jaya, dengan total Madrasah
6 Madrasah Aliyah
 yang terdiri dari 2 buah di Kecamatan
Pisau ukir Lencir
, 4
Madrasah
di Kecamatan
Tungkal Jaya
.


Pencapaian prestasi siswa
-siswi
membentangi baik privat rataan akademik maupun pengejawantahan non akademik sama dengan, satah olah raga, seni dan keagamaan, murid berprestasi
 dan selama 3 masa berendeng-rendeng lulusan MA Nurul Selam Bayung Lencir ada yang mendapatkan darmasiswa Santri Bintang sartan Medikus berpokok Pemerintah Wilayah Musi Banyuasin
dan tak-lain.


Perkembangan Madarasah ini ditunjang dengan keberadaan kemampuan dan kerjasama seluruh tenaga kerja. Jumlah seluruh personel Madrasah saat ini sebanyak 1
6
 orang, terdiri dari 1
1
 orang tenaga pendidik, 1 orang
 Laboran, 1 orang tenaga persuratan dan 2 orang
tenaga adminstrasi atau TU ,dan 1 basyar penjaga sekolah ataupun yojana. Kualitas tenaga pendidik sudah memenuhi Tolok Pendidik dengan rata-rata berijazah S.1  dan sebagian sedang
menyinambungkan studi
 S.2
.


Kepala Madrasah sudah mampu meningkatkan, kemajuan Madra
s
ah baik segi kualitas maupun kwantitas,salah satunya adalah meningkatnya kuantitas pesuluh masa baru 2018/2019 dengan total siswa 206 orang dibandingkan tahun sesudahnya berkisar sekitar 184 orang, kemudian jumlah rombongan belajar sebelumya terserah 6 rombel, saat ini mutakadim bias di buat
7
rombel, kemudian musim ini pula Madrasah ini sudah
kembali melaksanakan
akred
itasi ulang
 dan memperoleh predikat Baik dengan nilai 87 (delapan puluh tujuh).


Selain pegawai ya
n
g memadai, Madrasah ini juga dilengkapi dengan sarana prasarana yang menunjang proses belajar mengajar dan pengembangan Madrasah yang cukup baik, selain ru
a
ng belajar Madarasah ini pula memiliki ruang Kepala Madrasah, Guru, Penyelenggaraan Aksi, Perdana,  ulas Wakamad, urat kayu perpustakaan, ruang Laboraturium Komputer jinjing, Laboraturium
 Bahasa, Laboratorium
 IPA, Mushalla, UKS, OSIS, PMR, Pramuka, Parkir yang luas, dan lapangan cak bagi upcara dan olahraga. Fasiltas yang tak kalah pentinya merupakan MCK dan listrik.


  • DASAR Hukum
  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara
    Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan
     Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Periode 2005 tentang Standar Kebangsaan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Perian 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor19   Tahun   2005 tentan
    g
    Standar Nasional Pendidikan (Lempengan Negara Republik Indonesia Periode 2013 Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5410);

  3. Kanun PresidenNomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara umpama mana telah beberapa kelihatannya diubah terakhir dengan Statuta Kepala negara Nomor 91 Perian 2011;

  4. Regulasi Presiden Nomor 24 Tahun 2010 adapun Singgasana, Tugas, Maslahat, Nikah Organisasi, dan Manajemen kerja Kementerian Negara Republik Indonesia sebagai mana telah beberapa siapa diubah terakhir dengan Ordinansi Presiden Nomor 38 Tahun 2013;
  5. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan Dewan menteri Indonesia Berganduh II seperti telah beberapa boleh jadi diubah ragil dengan Keputusan Presiden Nomor 60/P Waktu 2013;
  6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Semenjana;
  7. Peraturan Nayaka Pendidikan dan Kebudayan Nomor 64 Perian 2013   tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah;
  8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor 65 Tahun 2013  adapun Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah;
  9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan Dasar dan Menengah;
  10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor 67 Hari 2013 mengenai Lembaga Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah;
  11. Ordinansi Menteri Pendidikan dan KebudayanNomor 68 Periode 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Permulaan/Madrasah Tsanawiyah;
  12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor 69 Hari 2013 tentang Kerangka Pangkal dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah;

  13. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor 70 Musim 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Madya Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan;
  14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor 71 Tahun 2013 adapun Buku Teks Kursus dan Kunci Panduan Guru kerjakan Pendidikan Sumber akar dan Sedang;
  15. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2676 Tahun 2013 mengenai Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab
    .
  • Maksud

Tujuan Kurikulum 2013 berniat mempersiapkan anak adam Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga Negara beriman, produktif, kreatif, inovatif dan efektif serta gemuk berkontribusi pada kehidupan bermasyrakat, berbangsa dan bernegara dan kebudayaan dunia.


Cak bagi Kurikulum Madrasah
Aliyah Swasta
Nurul Islam ini dikembangkan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran intern hingga ke intensi pendidikan Madrasah dengan menyetimbangkan kondisi dan potensi yang ada seperti mana keadaan dan kerinduan bersumber siswa dan orang tua serta mahajana, personel sekolah dan kendaraan prsarana yang ada.


  • PRINSIP PENYUSUNAN KURIKULUM

Kurikulum ini dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentra untuk mengembangkan kompetensinya da
l
am menyentuh visi, misi dan harapan yang telah digariskan makanya Madrasah dengan mengacu pada Standar Isi  (SI) dan standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta bersandar puas panduan nan disusun oleh Badan Standar Kebangsaan Pendidikan (BSNP) bagi menjamin pencapaian harapan pendidikan nasional Melewati Kurikulum Mdrasah
 Aliyah Nurul  Islam
Kecamatan
 Bayung Lencir
Kabupaten
Musi Banyuasin
 ini diharapkan pelaksanaan programa-program pendidikan di Madrasah sesuai dengan kar
a
kterist
i
k,  potensi, dan kebutuhan murid didik. Bakal itu, kerumahtanggaan mengembangkannya mengikutsertakan seluruh warga Madrasah ( Kepala
 Madrasah
, Guru, Karyawan dan petatar) dan pemangku maslahat lain ( Komite Madrasah, Orang tua Siswa, Umum, dan Rancangan-Lembaga lain).


Detik ini potensi. Kebutuhan dan keinginan Madrasah yaitu mengunggulkan program pengembangan diri nan berbasis sreg ket
e
rampilan dan seni ke
i
slama
n
, serta pikulan lokal yang merintik-rintik beratkan pada penelitian agama, seni dan olah jasmani. Dengan adanya program ini diharapkan sreg akhirnya dapat mebekali murid dengan hobatan dan ketrampilan yang dapat diaplikasikan dalam spirit bermasyarakat dimana mereka subur.


Kurikulum Madrasah Aliyah Nurul Selam Pisau ukir Lencir dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok alias asongan pendidikan di radiks koordinasi dan supervisi Maktab Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementrian Agama. Pengembangan kurikulum mengacu sreg SI dan SKL dan berpedoman puas panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP, serta mempertimbangkan komite Madrasah. Penyusunan kurikulum untuk pendidikan individual dikoorinasi dan disupervisi oleh jawatan pendidikan dan kebudayaan negeri dan berpedoman pada SI dan SKL serta panduan penyusunan kurikulum yang disusun maka itu BNSP.


Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dikembangkan bersendikan prinsip-cara, antara tidak bak berikut:


  • Berpusat plong potensi,

Jalan, kebutuhan, dan kepentingan peserta jaga dan lingkungannya.


Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa petatar didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya untuk menjadi manusia yang berkeyakinan dan bertakwa terhadap Tuhan yang maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi pemukim negara yang demokratis serta bertanggungjawab. Bagi kondusif pencapaian pamrih tersebut, pengembangn kompetensi peserta jaga disesuaikan dengan potensi, kronologi, kebutuhan, dan kemustajaban peserta ajar serta aplikasi mileu dalam bentuk kegiatan penataran yang berpusat pada peserta didik.

  • Beragam dan terpadu

Kurikulum dikembangkan dengan mencerca multiplisitas karakteristik peserta tuntun, kondisi negeri, pangkat dan jenis pendidikan, serta menghargai perbedaan agama, tungkai, budaya, adat istiadat, status sosial, ekonomi, dan gender. Kurikulum membentangi substansi komponen muatan wajib kurikulum, kewajiban lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang berguna dan tepat anatr mal.


Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni


Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu informasi, teknologi, dan seni dikembangkan secara dinamis. Oleh karena itu semangat dan isi kurikulum harus memberikan camar duka belajar pesuluh didik buat menirukan dan memanfaatkan perkembangan ilmu butir-butir, teknologi, dan seni.


  • Relevan dengan kebutuhan umur

Ekspansi kurikulum dilakukan dengan melibatkan para pemangku arti (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan roh kemasyarakatan, dunia manuver, dan marcapada kerja. Oleh karena itu, pengembangan kegesitan pribadi, peluasan ketrampilan berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan dalam pengembangan pendidikan.

  • Global dan membenang

Substansi kurikulum mencangam keseluruhan dimensi kompetensi, permukaan amatan keilmuan, dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua tangga pendidikan.


  • Belajar sejauh usia

Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan, dan pemberdayaan siswa didik nan berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, non formal, dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta sisi perkembangan basyar seutuhnya.

  • Setimbang anatara kepentingan nasional dan kepentingan wilayah

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan arti daerah bakal membangun sukma bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kemustajaban kebangsaan dan keistimewaan daerah kerjakan membangun spirit bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Maslahat nasional dan fungsi daerah harus ganti mengisi dan memberdayakan seia sekata dengan motto bhineka tungal ika n domestik kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Untuk mendownload Dokumen 1 Kurikulum 2013 dan KTSP Madrasah aliyah Silahkan :

Demikian, moga berjasa.

Source: http://www.madrasahmuba.com/2018/09/free-download-dokumen-1-kurikulum-2013.html

Posted by: skycrepers.com