Materi Pelajaran Ipa Kelas 3 Sd Semester 1

Sekejap lagi Ujian Tengah Semester (Mid Semester) 1.
Kita harus menyiapkan diri agar mendapatkan hasil belajar yang membahagiakan.

berikut ini adalah Rangkuman Materi Cak bimbingan IPA untuk Kelas 3 SD hingga perdua semester mula-mula (gasal)

Daftar Materi Mid Semester Gasal IPA Kelas 3 SD:

Portal 1: Ciri-Ciri Insan Roh
A. Ciri-ciri bani adam hidup
B. Kebutuhan Turunan Hidup
C. Kategorisasi Anak adam Hidup

Bab 2: Pertumbuhan Makhluk Hidup dan Situasi-Peristiwa yang Memengaruhinya
A. Pertumbuhan Pada Bani adam
B. Faktor-Faktor yang memengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan
C. Pertumbuhan pada hewan dan tumbuhan

===============================

A. Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Ciri-ciri makhluk vitalitas merupakan sebagai berikut ini;

1. Setiap Makhluk Nyawa
Memerlukan Tembolok

Lambung berguna sebagai sumber energi atau tenaga. untuk mengamalkan kegiatan, mengalir, dan berkembang biak.

Makanan manusia berpunca dari pokok kayu dan sato.
Makanan satwa bermula dari pokok kayu dan hewan lain.
Makanan pohon adalah air dan mineral di dalam tanah (zat hara).

2. Makhluk Hidup
Bergerak

Makhluk hidup semua bergerak (berpindah tempat). Padahal tumbuhan bergerak
tak berpindah bekas.




Radas Gerak Insan Hidup ialah sebagai berikut:
1. Hamba allah bersirkulasi menunggangi

tungkai

sehingga kamu bisa berjalan, berlari dan meloncat.
2. Ular bergerak merayap maupun melata menggunakan

urat perut
.
3. Kangkung bersirkulasi melompat dan berenang menunggangi

kaki
.
4. Ikan berenang memperalat


sirip

.
5. Kalam rusuh menggunakan
sayap.
6. Pohon, meskipun kelihatannya lain bergerak, tetapi sebenarnya tumbuhan mengalir. Namun, gerak tanaman enggak berpindah tempat. Misalnya: anak uang yang mekar, batang bergerak menuju sinar matahari, dan akar tumbuhan yang memanjang mencari mineral di privat tanah.


3.Insan Hidup Tumbuh

Pertumbuhan: kian besar, tambah tinggi, dan tambah berat.

Fase pertumbuhan manusia: lahir (bayi) – balita – anak-anak asuh – cukup umur – dewasa – lansia.

Hewan: mengalami pertumbuhan menjadi semakin segara.

Pokok kayu: kredit (tunas) – tumbuh menjadi besar dan hierarki.


4. Turunan Hidup Bernapas

Manusia dan sato bernapas menyeret oksigen (O2) dan melepaskan karbon dioksida (CO2).

Berikut adalah alat pernapasan makhluk nasib:
1. Manusia bernapas dengan memperalat
paru-paru.
2. Cacing bernapas dengan menggunakanjangat.
3. Sapi, kambing, kucing (mamalia) bernapas dengan memperalat
paru-paru

4. Ikan bernapas dengan menggunakan
insang

5. Bongkok muda (berudu) bernapas dengan menggunakan insang, bancet dewasa bernapas dengan menggunakan
paru-paru dan permukaan kulit yang basah.
6. Serangga bernapas dengan menggunakan
trakhea

7. Pelir bernapas dengan memperalat
pundi-pundi gegana (kantung udara)

8. Tumbuhan bernapas dengan memperalat
stomata (bacot daun), lentisel (kulit), dan akar.


5. Makhluk Arwah Berkembang Biak

Berkembang biak artinya bertambah banyak. Tujuan berkembang biak merupakan melestarikan jenisnya hendaknya tidak punah.

Cara perkembangbiakan orang hidup yaitu bagaikan berikut:
1. Bertelur (ovipar), sempurna: ayam, bebek, cicak, pelir, ular cindai, ikan, labi-labi, dan lain-lain.
2. Beranak (vivipar), contoh: manusia, sapi, kerbau, kuda, kambing, gajah, kanguru, dan tidak-lain.


Catatan;


Makhluk Hidup yang berdaun telinga berkembang biak dengan beranak.
Makhluk jiwa yang tak berdaun telinga, berkembang biak dengan bertelur.


6. Insan Nyawa Kritis Terhadap Rangsang

Rangsangan adalah transisi keadaan yang suka-suka di luar makhluk hidup.
Rangsangan berupa: kirana, panas, bunyi, sentuhan, dingin, bau, terang, dan haram.

Contoh:
1. Sentuhan: Putri malu akan mengatupkan daunnya bila disentuh.
2. Cahaya: tumbuhan bergerak mengikuti sebelah datangnya cahaya mentari.

Berikut ini vidio pembelajaran akan halnya CIRI_CIRI Makhluk Roh. Silakan Anda simak, dan boleh diunduh pun di Youtube.

[Video] Klik untuk menonton. 🙂

B. Kebutuhan Makhluk Hidup

Kebutuhan Makhluk Arwah antara lain yakni ibarat berikut:


1. Makanan

Kandungan berfungsi umpama mata air tenaga atau mata air energi.


2. Air

Air di dalam tubuh berfaedah bikin mencairkan nutrisi agar mudah diserap oleh tubuh.
Selain itu, bagi sosok, air lagi berfungsi lakukan memenuhi kebutuhan sehari-hari sebagaimana mencuci, memantek, mandi, dan sebagainya.


3. Udara

Fungsi paling terdahulu udara adalah buat bernapas (menghela oksigen)
Selain itu, udara digunakan bakal keperluan tak, misalnya; menggerakkan perahu untuk berlayar di laut, mengeringkan baju, kincir angin, dan pembangkit listrik.


4. Nur Matahari.

Seri matahari bagi manusia dan satwa: menghangatkan tubuh, menyinari linkungan, mengeringkan beberapa benda.;
Cak bagi tumbuhan, seri matahari digunakan cak bagi proses respirasi.


5. Tempat Suntuk

Arena atma makhluk hidup disebut juga sebagai habitat.
Orang memerlukan apartemen, perumpamaan panggung berlindung.
Tempat silam hewan disebut kandang atau sarang.

C. Penggolongan Makhluk Usia


1. Bersendikan Jenis Makanannya

Herbivora: adalah hewan pemakan tumbuhan, misalnya sapi, kerbau, kuda, kelinci, marmut, dan lain-lain.

Karnivora: adalah hewan pemakan daging, misalnya macan, harimau, singa, buaya, hiu, elang, kucing, dan sebagainya.

Omnivora: adalah binatang predator apa, misalnya ayam, beruang, bebek, nasar, musang, dan lain-lain.

Insektivora: merupakan fauna predator serangga, misalnya cicak dan kodok.






2. Berdasarkan mandu perkembangbiakannya

Bertelur (ovipar), contoh: ayam jantan, bebek, cicak, ceceh, i beludak, ikan, kura-kura, dan lain-lain.
Beranak (vivipar), contoh: anak adam, sapi, kerbau, kuda, embek, gajah, kanguru, dan lain-enggak.

Berakibat dan beranak (ovovivipar), komplet, hiu, paus, lumba-lumba, dan jenis kadal.


3. Berdasarkan sumsum belakangnya

Pisces
(ikan)
merupakan jenis-jenis ikan



Aves (burung)
merupakan diversifikasi-jenis butuh




Amfibi
yaitu fauna nan nyawa di dua alam (daratan dan air) misalnya bancet dan kepiting




Mamalia
adalah binatang yang menyusui anaknya, misalnya kera, kambing, meong, sapi, munding




Reptil (hewan melata)
yaitu sato yang berputar dengan kaidah merayap dan melata, misalnya ular, cicak, ulat, belut,dan lain-lain.

Insek
yaitu jenis-jenis insek seperti jangkrik, belalang, kupu-kupu dan sebagainya.

Pengklasifikasian Tumbuhan

1. Berlandaskan Akarnya

Tumbuhan Berakar Serabut. Akar rabuk bentuknya sama dengan untai, kecil, panjang, berserabut.
Komplet: jagung, tebu, pari, alang-alang, jukut teki, dan sebagainya.

Tumbuhan Berakar Sore. Akar tunggang adalah akar susu yang mempunya akar pokok dan bercabang menjadi bagian akar yang lebih kecil.
Contoh: pokok kayu mangga



2. Berdasarkan bunganya

a.
Anakan Sempurna, yaitu bunga yang terdiri dari putik, benang konsentrat, mahkota anakan, kelopak, dan tangkai anakan.

Pola tumbuhan dari sempurna adalah mawar, anggrek, melati, dan pohon-pohon yang berbuntut.

b.
Anakan tidak ideal,
merupakan apabila salah satu dari kepadaan bunga tadi itu tidak suka-suka. Contoh: paku, tanduk rusa, eru, suplir, dans ebagainya.

3. Berdasarkan bijinya

a.
Monokotil
yakni skor berkeping berkeping satu, contoh: padi, jagung, kelambir, gonggongan anjing, dan pisang

b.
Dikotil
yaitu biji berkeping dua, contohnya: kacang lahan, nangka, rambutan aceh, kedelai, dan bukan-enggak.

4. Bersendikan Tulang daunnya

a.
Menyirip, bentuknya seperti sirip-sirip iwak. Contoh daun nangka, mempelam.

b.
Menjari, bentuknya seperti jari tangan. Teoretis: daun pepaya, daun singkong.

c.
Sejajar, bentuknya seperti garis lurus yang sederajat. Acuan patera padi, dan daun tebu.

d.
Memeting, berbentuk seperti garis relung dan bergabung di sendirisendiri ujungnnya. contoh patera sirih.

Sebagai catatan,
Berikut ini adalah tabel perbedaan antara monokotil dan dikotil beralaskan akarnya, daun, bunga, bijinya.

Source: https://www.rifanfajrin.com/2017/09/rangkuman-materi-kelas-3-sd-mata.html

Posted by: skycrepers.com