Materi Pelajaran Kelas 4 Sd Semester 1

Rangkuman Materi Kelas 4

Tema 1. Indahnya Kekompakan

Kurikulum 2013

Ringkasan Materi Kelas 4, Tema 1, Kewajiban Pembelajaran PPKn

3.4 Mengidentifikasi bermacam-macam rajah keberagaman tungkai bangsa, sosial, dan budaya di Indonesia nan tertawan persatuan dan keekaan.

4.4 Menyuguhkan berbagai lembaga jenis suku bangsa, sosial, dan budaya di Indonesia yang terpaut persatuan dan kesendirian.

Indonesia terdiri atas berbagai macam suku bangsa dan budaya, cuma tetap intern satu medan Negara Wahdah Republik Indonesia (NKRI).

Keanekaragaman tersebut merupakan identitas bangsa Indonesia yang menciptakan menjadikan bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang memiliki kekayaan budaya, suku, dan agama nan farik-beda.

Multiplisitas tersebut merupakan belas kasih dari Tuhan Nan Maha Esa. Kita teradat mensyukurinya. Wujud syukur tersebut boleh dilakukan dalam bentuk sikap ubah menghargai antarsuku dan pemeluk agama/kepercayaan nan berbeda.

Setiap turunan itu berbeda. Baik berpangkal kaki bangsa, sosial dan budaya. Penyalut terbit keberagaman merupakan persatuan dan kesatuan.

Dengan sikap persatuan dan kesatuan, setiap insan boleh bekerjasama dengan baik dengan individu-insan yang berbeda.

Indonesia terdiri atas beragam tungkai, budaya, agama, dan sosial. Heterogenitas tersebut merupakan identitas bangsa Indonesia. Perumpamaan penduduk negara yang baik kita harus menjaga persatuan dan kesendirian privat perbedaan dan keberagaman tersebut.

Rangkuman Materi Kelas 4, Tema 1, Pikulan Penerimaan Bahasa Indonesia

3.1 Mencermati gagasan pokok dan gagasan pendukung yang diperoleh dari bacaan oral, tulis, atau visual.

4.1 Menata deklarasi nan didapat dari referensi berlandaskan keterhubungan antargagasan ke dalam kerangka gubahan.

Setiap teks biasanya terdiri atas beberapa paragraf. Setiap gugus kalimat n kepunyaan gagasan pokok yang diperkuat oleh gagasan simpatisan.

Gagasan sosi
adalah ide penting yang dibahas dalam satu referensi, bisa berupa kalimat inti atau gerendel paragraf.

Gagasan pendukung
yaitu uraian atau tambahan informasi untuk gagasan resep.

Berikut beberapa anju yang boleh dilakukan bikin menentukan gagasan pokok setiap paragraf.

  1. Bacalah paragraf dengan ekonomis!
  2. Cermati kalimat pertama setakat terakhir!
  3. Apakah kalimat pertama ialah gagasan kiat atau gagasan penjelas?
  4. Apakah kalimat kedua yang yaitu gagasan anak kunci?
  5. Teruslah membaca kalimat demi kalimat hingga gagasan pokok paragraf ditemukan.
  6. Gagasan pokok laksana isi atau inti paragraf bisa terletak di awal, akhir, awal dan akhir, maupun di seluruh alinea.

Prinsip Membuat Ringkasan

  1. Membaca Skenario Nirmala (• Baca skrip zakiah sekali atau dua siapa, seandainya terbiasa tautologis kali. • Memafhumi kesan umum (inti) pecah tulisan. • Mengarifi maksud dan sudut pandangan penyadur tulisan tangan jati.)
  2. Mengingat-ingat Gagasan Terdepan (• Baca tulisan babak demi bagian sambil mencatat gagasan taktik. • Gagasan pokok yang telah dicatat digunakan lakukan merumuskan rangkuman.)
  3. Gunakan Kalimat Baru (• Gunakan kesan awam (inti) untuk membuat ringkasan. • Urutan isi disesuaikan dengan naskah nirmala. • Kalimat dalam rangkuman sebaiknya menggunakan kalimat baru. • Semua kalimat baru harus melukiskan tulisan lugu.)
  4. Ketentuan Tambahan (• Susun ikhtisar dalam kalimat tunggal. • Singkat kalimat menjadi frasa, frasa menjadi kata.)

Rangkuman Materi Inferior 4, Tema 1, Tanggung Pendedahan IPA

3.6 Menerapkan resan-sifat obstulen dan keterkaitannya dengan indera pendengaran.

4.6 Melayani siaran hasil percobaan akan halnya adat-sifat obstulen.

Segala macam rencana bunyi berasal berpokok benda nan bergetar. Renyut berpunca satu benda akan mengakibatkan mega di sekitarnya bergetar. Vibrasi tersebut menimbulkan gelombang bunyi di udara. Benda-benda yang bergetar dan menghasilkan obstulen disebut sumber bunyi.

Bunyi boleh merambat melalui benda padat, cair, dan asap. Akan namun, obstulen lain dapat merambat puas urat kayu kosong.

Sifat Obstulen Merambat

Obstulen merupakan gelombang yang perambatan arahnya sejajar dengan sebelah getarnya. Obstulen dapat terdengar sekiranya menyempurnakan syarat berikut.

  1. Suka-suka sumber bunyi
  2. Ada sarana penghantar
  3. Cak semau mustami

Bunyi nan berusul pecah sumur bunyi sampai kepada pendengar dengan cara merambat.

Bunyi dapat meluas melalui media perantara: awan, zat enceran, dan benda padat.

Bunyi tidak boleh merambat tanpa adanya alat angkut makelar.

Obstulen yang merambat melangkaui benda padat dan zat cair akan terdengar bertambah jelas dibandingkan bunyi yang meluas melalui awan.

Fakta-fakta Perambatan Bunyi dalam Arwah

  1. Bunyi menular melalui media udara: semua suara miring nan terdengar: saat berbeka, dan suara bergema di selingkung kita.
  2. Bunyi meluas melalui zat hancuran: sura lumba-lumba nan tertangkap radar kapal islam.
  3. Obstulen merambat melalui benda padat: saat menempelkan telinga di rel kereta api, maka suara roda kereta jago merah yang masih bererak belasan km akan terdengar dengan cukup jelas.

Definisi Bunyi

Bunyi merupakan hasil dari getaran suatu benda yang menular dalam bentuk gelombang. Oleh karena itu, bunyi cinta disebut bak gelombang bunyi. Bunyi dihasilkan maka itu bendabenda yang bergetar.

Sifat-Sifat Obstulen

Sifat-sifat bunyi suka-suka tiga, yaitu andai berikut:

  1. Termasuk gelombang longitudinal (gelombang elektronik nan arah rambatnya sejajar dengan sebelah getarnya).
  2. Perambatannya membutuhkan menengah.
  3. Dapat dipantulkan.

Sendang-Sendang Bunyi

Setiap benda yang bergetar karuan akan menghasilkan bunyi. Benda-benda itu dinamakan sumber obstulen. Sumber bunyi merupakan benda-benda yang dapat menghasilkan obstulen.

Lengkap sumber bunyi ialah cukit gembok, alat-instrumen musik seperti gamelan, suling, dan trompet, serta benda-benda tidak seperti jurang dan bedug nan dipukul.

Diversifikasi-Diversifikasi Bunyi

Obstulen mempunyai jenis yang berbeda-cedera. Hal ini bergantung berusul frekuensinya. Kekerapan ialah banyaknya getaran nan terjadi setiap suatu detik. Satuan frekuensi adalah Hertz (Hz). Berdasarkan frekuensinya, obstulen dibedakan menjadi tiga jenis, merupakan:

  1. Obstulen Infrasonik
    adalah bunyi yang punya frekuensi lewat adv minim, yaitu invalid dari 20 Hz. Bunyi infrasonik ini boleh didengar maka dari itu kelelawar, anjing, jangkrik, dan kuda.
  2. Obstulen Audiosonik
    adalah bunyi yang memiliki frekuensi di antara 20-20.000 Hz. Bunyi audiosonik ini dapat didengar oleh manusia.
  3. Bunyi Ultrasonik
    adalah bunyi yang mempunyai frekuensi habis hierarki, merupakan lebih berusul 20.000 Hz. Bunyi ultrasonik ini dapat didengar oleh lumba-lumba.

Perambatan Bunyi

Detik ada terompet ditiup dan gitar dipetik, kita akan mendengar kedua bunyi tersebut secara bersamaan. Bunyi trompet dan gitar tersebut meluas melalui menengah udara. Peledak ialah madya yang sering dilalui maka dari itu gelombang bunyi. Cepat rambat obstulen dipengaruhi maka dari itu dua hal, yakni diversifikasi dan suhu medium.

Lega umumnya, bunyi dapat merebak melalui menengah padat, cair, dan udara. Bunyi lain menjalar di ruang zero peledak karena bunyi memerlukan medium untuk merambat.

Benda padat dan cair merupakan penghantar bunyi yang baik daripada peledak. Hal ini disebabkan gabungan elemen zat padat dan cair lebih mepet daripada susunan zarah udara.

Selain spesies medium, faktor yang memengaruhi cepat rambat bunyi adalah suhu medium. Semakin besar (meningkat) master semenjana, maka cepat rambat obstulen akan semakin besar. Hal ini dikarenakan pron bila suhu sedang meningkat, molekul-molekul medium akan berputar makin cepat. Gerakan tersebut akan menimbulkan tumbukan antarpartikel medium yang frekuensinya semakin besar. Dengan meningkatnya kekerapan tubrukan ini, energi akan berpindah privat masa singkat, sehingga cepat rambat bunyi akan semakin cepat.

Pemantulan Bunyi

Bunyi yakni suatu gelombang sehingga bunyi mengalami pemantulan. Berikut ini ialah varietas-jenis bunyi pantul.

  1. Bunyi yang Memperkuat Bunyi Putih. Bunyi ini terjadi apabila perigi bunyi mempunyai jarak nan sangat dekat dengan dinding pemantulnya. Dengan demikian, bunyi pantulnya akan terdengar jelas dan bersamaan dengan bunyi aslinya. Contohnya merupakan suara seseorang nan mewah di dalam ruangan kecil akan terdengar jelas.
  2. Lubang. Liang merupakan bunyi pantul yang terdengar hampir bersamaan dengan bunyi salih sehingga obstulen terpantul iteratif-ulang. Gua terjadi jika bunyi dipantulkan sreg permukaan yang keras. Contohnya adalah pemantulan bunyi nan terjadi di privat sinema. Untuk menyingkir terjadinya gaung, maka dinding di dalam film atau konstruksi konser dilapisi oleh bahan-bahan yang sabar, seperti karpet, busa karet, dan gabus.
  3. Gema.
    Gema adalah obstulen pantul yang terdengar selepas bunyi kudus. Gema terjadi karena jarak antara sumber bunyi dengan dinding pemantulnya. Contohnya adalah bunyi pantul nan dihasilkan oleh dinding antarbangunan dan dasar suatu ruangan.

Jenis Bunyi yang Lain

Berikut ini merupakan jenis-jenis obstulen yang lain adalah:

  1. Nada
    adalah bunyi nan mempunyai frekuensi yang terstruktur.
  2. Desah
    merupakan bunyi nan memiliki frekuensi yang tidak teratur.
  3. Dentum
    yaitu bunyi yang mempunyai amplitudo yang dulu lautan dan terdengar sekonyongkonyong.
  4. Warna bunyi atau timbre
    yakni bunyi yang memiliki frekuensi yang sama, tetapi terdengarnya berbeda.

Resonansi Bunyi

Peristiwa resonansi banyak terjadi di intern spirit sehari-hari. Resonansi merupakan peristiwa ikut bergetarnya satu benda karena cak semau benda lain yang bergetar. Frekuensi benda yang bergetar bernilai seperti frekuensi benda yang dipengaruhinya.

Berikut ini adalah sempurna peristiwa resonansi yang menguntungkan dan mudarat.

  1. Resonansi yang menguntungkan, ialah resonansi yang terjadi pada perabot nada, seperti mana gitar, gamelan, dan tabuh.
  2. Resonansi nan mudarat, yakni resonansi yang terjadi pada celaan bahana pesawat khawatir yang dapat membuat beling pecah.

Beragam bunyi berpunca dari benda nan bergetar. Getaran pecah satu benda akan mengakibatkan udara di sekitarnya bergetar. Pulsa tersebut menimbulkan gelombang obstulen di udara. Benda-benda yang bergetar dan menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi.

Bunyi kemudian merambat melangkahi udara dan ditangkap oleh telinga kita. Getaran obstulen mengenai gendang telinga yang aktual selembar indra peraba tipis. Pulsa dari gendang telinga menjadi lebih besar di alat pendengar bagian paruh dan diubah menjadi pesan/ sinyal listrik di telinga adegan n domestik. Sinyal tersebut kemudian diteruskan oleh saraf rungu berorientasi otak nan kemudian menterjemahkan jenis dari bunyi tersebut.

Kita harus bersyukur pada Allah Yang Maha Esa dengan dianugerahkannya indera alat pendengar. Merawat telinga dan menggunakannya secara sopan ialah kerangka dari rasa syukur tersebut.

Indera Pendengar (Kuping)

Telinga adalah alat pencium untuk mendengar. Setiap hari kita mendengarkan bermacammacam suara, cuma lain semua suara dapat kita dengar. Telinga kita hanya mampu mendengarkan suara yang berfrekuensi antara 20 – 20.000 getaran sendirisendiri detik (Hertz/Hz).

Putaran-Bagian Telinga dan Fungsinya

Daun telinga terdiri atas benak rawan nan dapat ditekuk. Daun telinga berfungsi cak bagi menangkap suara dari asing. Suara yang mutakadim ditangkap kemudian diteruskan lewat liang alat pendengar menumpu ke gendang telinga. Gendang telinga kemudian bergetar sesuai dengan jumlah getar yang dipedulikan patera telinga.

Telinga bagian tengah terdiri atas tulang martil, tulang landasan, dan tulang sanggurdi. Ketiga tulang itu disebut tulang-lemak tulang pendengaran. Telinga bagian perdua berfungsi mengamini suara yang ditangkap maka itu telinga bagian asing. Sreg bagian ini terwalak saluran eustachius yang mengeluh alat pendengar paruh dengan rongga mulut. Fungsi serokan eustachius adalah untuk menyamakan impitan gegana antara kuping luar dengan alat pendengar perdua.

Telinga episode n domestik terdiri atas perputaran udara jorong, bundar, tiga sungai buatan setengah landasan, serta flat moluska (koklea). Pada rumah siput terdapat ujung-ujung saraf pendengaran dan organ kesamarataan tubuh.

Prinsip Kerja Kuping

Bagaimana prosesnya sehingga kita boleh mendengar?

Suara minor nan bersumber bermula luar turut ke telinga melampaui udara. Suara minor tersebut ditangkap oleh gendang pendengaran. Akibatnya, gendang telinga bergetar. Getaran ini lalu diteruskan maka dari itu sumsum-tulang pendengar ke alat pendengar interior, tepatnya di ujung saraf. Oleh saraf, renyut tersebut disampaikan ke otak sepatutnya terjamah sehingga kita dapat mendengar.

Selain sebagai hidung pendengar, telinga juga berfungsi sebagai gawai keseimbangan tubuh. Obstulen maupun suara minor nan lalu berkanjang dapat memecahkan gendang pendengaran. Mengapa demikian? Karena gendang telinga hanyalah selaput tipis yang mudah berpokok alias robek.

Kelainan pada Telinga

Alat pendengar adalah keseleo suatu alat nan bermakna. Sebagai radas tubuh yang lenyai, telinga bisa mengalami kelainan atau terserang problem. Misalnya, tuli dan congek.

  1. Tuli adalah ketidakmampuan telinga kerjakan mendengarkan obstulen ataupun suara. Tuli dapat disebabkan oleh adanya kerusakan pada gendang pendengaran, tersumbatnya urat kayu telinga, atau rusaknya saraf rungu. Pada orang yang telah berusia lanjut, ketulian lazimnya disebabkan oleh kakunya gendang telinga dan kurang baiknya hubungan antartulang rungu.
  2. Congek adalah penyakit telinga nan rata-rata disebabkan oleh infeksi pada bagian telinga yang jadi-jadian di tengah-tengah. Infeksi ini disebabkan maka dari itu bakteri.

Memelihara Kesegaran Telinga

Moga telinga kita comar sehat, maka kita harus selalu membersihkan alat pendengar dengan teratur. Membersihkannya dapat dilakukan dengan menunggangi benda yang sabar seperti kapas pembersih. Jangan sekali-kali membersihkan alat pendengar dengan benda yang keras dan tajam karena dapat mencabik gendang pendengaran.

Bunyi sebagai sebuah gelombang elektronik memiliki sifat dapat dipantulkan dan diserap. Obstulen akan dipantulkan dengan baik jika mengenai benda-benda nan gigih, begitu juga permukaan dinding batu, mani, ferum, kaca dan seng.

Bunyi akan diserap jikalau tentang benda-benda yang lunak, begitu juga gabus, kapas, dan spons.

Rangkuman Materi Kelas 4, Tema 1, Muatan Pembelajaran IPS

3.2 Mengidentifikasi diversitas sosial,ekonomi, budaya, etnis, dan agama di provinsi setempat ibarat identitas bangsa Indonesia; serta hubungannya dengan karakteristik ulas.

4.2 Menghidangkan hasil identifikasi mengenai keragaman sosial, ekonomi, budaya, etnis, dan agama di provinsi setempat andai identitas bangsa Indonesia; serta hubungannya dengan karakteristik ulas.

Interaksi Sosial

Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antar manusia, baik individu dengan sosok, individu dengan kelompok, maupun keramaian dengan kerubungan yang saling memengaruhi satu sama lain. Dalam proses interaksi sosial terjadi aktivitas yang saling memengaruhi. Dalam spirit seharihari terdapat beraneka macam bentuk interaksi sosial, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat sekitar.

  1. Interaksi Sosial Di Lingkungan Sekolah.
    Para siswa bermain bersama antitesis-teman, mencadai, dan tertawa bersama termasuk bagan interaksi sosial yang bersifat figuratif. Ketika murid melakukan kegiatan bersama, bermain, dan berputar, mereka pun telah mengalir secara dinamis dan berinteraksi dengan teman-temannya.
  2. Interaksi di Lingkungan Tanggungan.
    Keluarga merupakan arena mula-mula barangkali seseorang melakukan interaksi. Sebelum mengenal dunia luar, lingkungan keluargalah yang pertama bisa jadi dikenal anak-anak. Salah satu bentuk interaksi di kerumahtanggaan keluarga adalah makan bersama. Paradigma lainnya adalah menonton televisi di ruang batih. Bagi keluarga yang memiliki lebih dari suatu buah televisi, akan lebih baik menyalakan suatu televisi tetapi sebaiknya lebih menghemat energi. Di samping menghemat energi, manfaat menonton bersama keluarga adalah menjadikan anak bini semakin dekat dan semakin hampir.
  3. Interaksi Sosial di Lingkungan Sekitar.
    Selain di lingkungan sekolah dan lingkungan rumah, interaksi sosial lagi terjadi di mileu selingkung tempat lalu. Salah satu sempurna interaksi di mileu selingkung yakni bertindak sepeda dan berperan petak umpet bersama teman-teman, atau permainan lainnya. Manfaat bermain bersama p versus-musuh di asing rumah antara tidak memupuk jiwa kebersamaan, kekompakan, dan bahkan boleh menghemat energi dibandingkan jika berperan komputer jinjing, atau menonton televisi.

Rangkuman Materi Kelas 4, Tema 1, Barang bawaan Pembelajaran SBdP

3.3 Memahami pangkal-dasar gerak tari daerah.

4.3 Meragakan dasar-radiks gerak tari daerah.


Tari Gending Sriwijaya

Tari Gending Sriwijaya merupakan dansa adat umum Sumatera Selatan. Disko ini protokoler ditampilkan bikin menyambut tamu virginitas yang berkunjung ke Sumatera Kidul. Gerakan dalam dansa ini menunjukkan sikap masyarakat Sumatera Selatan nan ramah, kalis, dan melangah terhadap pengunjung.

Dansa ini dimainkan oleh 9 orang bedaya wanita nan berbusana adat aesan gede, dan dikawal oleh 2 orang penari lainnya yang mengapalkan payung dan seligi. Tarian ini pun diiringi pendendang dan musik pemandu tarian. Musik pengusung tarian adalah perlengkapan nada tradisional Sumatera Kidul, yaitu beleganjur Sumatera Selatan dan gong. Penari minimum depan mengapalkan tepak kata pengantar cak bagi dipersembahkan kepada tamu agung, diiringi oleh 2 penandak yang membawa pridon terbuat dari kaleng.

Tari Gending Sriwijaya dan lagu pengiringnya diciptakan masa 1944 dengan maksud sebaiknya para generasi muda selalu mengingat bahwa nenek moyang bangsa Indonesia ialah nasion yang besar. Dengan sukma kebersamaan, sebuah bangsa akan menjadi semakin lestari.

Tari Hudoq

Tari Hudoq dari pecah Kalimantan Timur. Tarian ini mencerminkan solidaritas karena dilakukan lega saat akan memulai masa tanam padi, menyucikan desa, ataupun saat panen. Tarian ini sarat dengan unsur magis, dipimpin oleh seorang pawang yang menyediakan sesaji kepada dewi antah dan Halikuljabbar alam semesta.

Tari Hudoq mencerminkan kekompakan. Tari Hudoq nan dilakukan bilamana akan menanam padi berujud buat meminta kesuburan tanah yang akan mereka garap kepada Almalik Yang Maha Esa. Tari Hudoq nan dilaksanakan lega saat membersihkan desa bermaksud bikin memohon kedamaian bagi masyarakat desa. Tari Hudoq yang dilakukan saat panen bertujuan untuk menyampaikan rasa syukur atas panen yang telah mereka dapatkan. Salah satu keunikan tarian ini yakni kedok kayu yang dikenakan penarinya. Kostum yang digunakan terbuat dari daun pisang.

Gerakan tarian ini, antara lain beradab sambil menghentak-hentakkan kaki, dilanjutkan dengan gerakan menghentakkan kaki setinggi tumit, serta mengepakkan sayap seakan burung akan mencacau. Ajojing ini kebanyakan ditarikan oleh 13 orang penari.

Tari Serimpi

Tari Serimpi merupakan tarian yang berasal dari kawasan Jawa Paruh dan Yogyakarta. Tari Serimpi termasuk ke privat tarian klasik. Ada berbagai macam variasi Tari Serimpi yang dikenal masyarakat Jawa Paruh dan Yogyakarta.

Pada zaman tinggal, tari Serimpi hanya ditampilkan pada waktu dan arena nan terbatas. Joget-tarian klasik sejenis itu hanya dimainkan di depan raja serta kerabat kerajaan.

Tari Serimpi n kepunyaan keunikan, antara lain sebelum para penari menarikan tarian ini harus menjalani upacara upacara tertentu. Selain itu, cak semau masa-masa tertentu kapan tarian itu diperagakan, misalnya ketika raja menengah makan.

Pada awalnya tari Serimpi ditampilkan internal perian nan lama, yaitu sekitar satu jam, dan dalam gerakannya terdapat beberapa pengulangan. Gerakan tari ini silam gemulai dan harmonis, menggambarkan gerakan air yang mengalir. Gerakan tari Serimpi kembali mencerminkan sikap mahajana Jawa, khususnya masyarakat sekitar puri nan memiliki budaya yang halus. Sejalan dengan perkembangan musim, tari Serimpi mengalami perlintasan, terutama n domestik hal durasi musim saat tarian ini disajikan.

Tari Serimpi diiringi maka itu gending nan mengikuti operasi para peronggeng. Kini, tarian ini sering ditampilkan intern jamuan tamu kehormatan yang berkunjung ke istana.

Tari Saman

Tari Surat sita adalah tarian yang berasal berasal suku Aceh Gayo. Tarian ini mencerminkan kebersamaan dan kekompakan internal menarikannya. Tarian ini enggak menggunakan iringan musik dalam penyajiannya, hanya memperalat suara dari para penarinya, ditambah dengan suara tepukan tangan, suara tepukan dada, serta tepukan pada selangkang penarinya.

Tari Saman lazimnya dimainkan maka dari itu puluhan atau belasan penari lakilaki. Doang, suka-suka kembali nan dimainkan maka itu 10 khalayak tukang tari lelaki, 8 di antaranya mengamalkan gerakan tarian, dan 2 orang lagi memberi aba-aba sambil bergamat. Untuk mengeset gerakannya, dipilih seorang komandan yang disebut syekh, yang kembali bertugas menyanyikan lagu-lagu Saman.

Tari Surat sita lazim ditampilkan pada bermacam rupa acara, seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw., perkenalan awal sebuah festival, dan lawatan pengunjung kehormatan.

Rangkuman Materi Kelas 4 Muatan Penataran PJOK

Keterampilan Lokomotor

Keterampilan lokomotor adalah kemampuan lakukan mengerjakan gerakan anggota tubuh agar dapat berpindah tempat. Keterampilan lokomotor sangat penting bikin mengukur kemampuan motorik siswa bersendikan usia dan dapat digunakan sebagai indikator tingkat jalan pesuluh.

Berikut adalah keterampilan lokomotor dasar yang mesti dikuasai pesuluh.

  1. Berjalan
  2. Berlari
  3. Melompat
  4. Nocat
  5. Merosot

Ketangkasan Nonlokomotor

Kegesitan nonlokomotor adalah kemampuan cak bagi melakukan operasi anggota tubuh yang lain menyebabkan seluruh tubuh berpindah medan. Keterampilan nonlokomotor rata-rata diajarkan sebagai kesigapan yang mendukung pesuluh bakal melakukan berbagai aktivitas dalam posisi jasmani tetap di tempat.

Berikut yakni contoh kelincahan nonlokomotor dasar yang perlu dikuasai siswa dalam tahap perkembangannya.

  1. Mengaduk pinggang
  2. Menekuk badan, tangan, dan kaki,
  3. Memesongkan tubuh
  4. Menghampar tangan dan kaki
  5. Mengarau fisik membidik ke kiri, ke kanan, dan ke pinggul

Sumber:
Buku Tematik Terpadu Kelas IV Kurikulum 2013 Tema 1. Indahnya Kebersamaan

Source: https://www.gurukelasdigital.com/2020/11/rangkuman-materi-kelas-4-tema-1.html

Posted by: skycrepers.com