Media Pembelajaran Matematika Sd Kelas 5

Pada kebanyakan murid-murid sekolah pangkal memiliki kesulitan dalam mempelajari latihan ilmu hitung. Tetapi dengan seiring berjalannya waktu teknologi semakin berkembang. Dengan kemajuan teknologi para hawa berinisiatif takhlik alat peraga baik konkret perlengkapan keras maupun perangkat lunak, dengan tujuan mempermudah penyampaian materi latihan yang akan disampaikan detik proses sparing mengajar dikelas.
Akan halnya tujuan bersumber pembuatan “DAKOTA“
(Dakon Matematika)
yaitu siswa-murid dapat mempelajari dan memahami materi tentang FPB dan KPK menjadi mudah dan cepat. Sebab, tak semata-mata temperatur yang  berperan aktif saat proses belajar mengajar melainkan pelajar kembali ikut serta aktif dalam membuat sekaligus mempraktekkan materi yang disajikan dengan alat peraga ini.

Selain itu, suasana kelas kembali menjadi lebih akrab, mumbung keceriaan dan proses belajar mengajar bisa berlanjut dengan efektif karena menimbulkan perhatian senang dan pembelajaran bermakna buat murid-murid karena gawai peraga yang ditampilkan memadai menyeret manah mereka . Cara berperan Dakota ini juga mirip dengan dakon/congklak sehingga mereka akan antusias untuk memainkannya.

Perlengkapan dan bahan yang digunakan intern pembuatan  “DAKOTA”

       Organ :

  1. Cutter/ Gergaji 6.   Spidol
  2. Bor 7.   Pilox / Cat
  3. Kawat 8.   Selotip dan Double komisi
  4. Bilah 9.   Amplas
  5. Perekat Aibon

       Mangsa :

  1. Tripleks / Kardus Duplex / Sterofoam
  2. Mangkuk agar-agar (plastik) / Aqua gelas (arena)
  3. Poin-Bijian (Biji kemaluan Srikaya,dll) / Kancing Baju
  4. Karton
  5. Pita dan slinger (untuk hiasan)
  6. Almanak eks (unuk label Nomor dan Logo “DAKOTA”)

Cara pembuatan  radas peraga “DAKOTA”

  1. Kerjakan palagan berbentuk persegi tinggi matra 70cm x 50cm nan berbahan triplek/sterofoam/ karton duplex (penulis menggunakan triplex). Kemudian Ukur dengan penggaris dan tandai dengan spidol, tinggal pancung dengan kemas menunggangi gergaji.
  2. Sesudah segeh dan subtil (sudah lalu di amplas) triplex pula dipilox warna tulus. Selanjutnya dijemur sekelebat. Barulah, tempel beberapa karton warna kiranya tertentang menarik di triplex tersebut dengan memperalat Lem Aibon.
  3. Selanjutnya susun mangkuk moga-agar sebanyak 24 buah. Buat 3 leret nan setimbang, dan tiap baris berisi 8 mangkuk, tempel yang kemas memperalat lem aibon, atau dibor dan di kebat dengan kawat. Dua biji kemaluan cawan kiranya-agar di kiri dan kanan untuk bekas biji.
  4. Apabila sudah lalu menempel beri nama nomor dari almanak bekas 1-24, di minimum atas beri segel “DAKOTA” (Dakon Ilmu hitung) materi didik FPB dan KPK dengan penanggalan bekas, spidol alias karton, solek dakon dengan pita dan slinger.
  5. Kerjakan biji-bijian bagi 2 – 3 kumpulan angka dengan corak berbeda (1)Hitam,(2)Tulus, (3)Kuning maupun alternatif lain dengan ki akal baju warna-warni (jumlah secukupnya).
  6. Bor bagian 2 arah samping triplex taris ban/tali mudahmudahan bisa digantung.

Catatan :
Membuat dakota ini cukup fleksibel, cak hendak dibuat dengan invensi yang sederhana atau lebih innovatif terampai kreatifitas si kreator. Karena banyak bahan yang bisa digunakan sebagai alternatif bukan intern membentuk radas peraga ini.

DDD

Langkah-anju penggunaan “DAKOTA”

Menggunakan alat peraga ini cukup mudah, yakni :

Murid dipastikan harus responsif konsep perkalian terlebih dahulu. Kemudian guru tiba memperkenalkan konsep kelipatan dan faktor persekutuan. Barulah guru dapat mencoba mendemonstrasikan alat peraga “DAKOTA” ini didepan pelajar.

  1. Berikan soal mudah justru dahulu bak berburu KPK 2 dan 3
  2. Masukkan skor warna 1 (hitam) cak bagi kelipatan dari 2 merupakan letakkan pada mangkuk bercap nomor (2,4,6,8,10,12,14,16,18,20,22,24,…) .
  3. Lalu masukkan biji dandan 2 (putih) cak bagi kelipatan terbit 3 yakni letakkan sreg mangkuk beridentitas nomor (3,6,9,12,15,18,21,24,….). Maka privat mangkuk akan weduk 2 biji puas cawan yang sama (6,12,18,24,…).
  4. Kemudian suhu menjelaskan bahwa (6,12,18,24,….) adalah kelipatan persekutuan bersumber 2 dan 3. Dan dari kelipatan persekutuan tersebut, bilangan yang terkecil adalah 6. Jadi KPK dari 2 dan 3 adalah 6
  5. Terlampau Soal bukan yang mudah cak bagi mengejar FPB dari 6 dan 8.
  6. Berjasa masukkan biji warna 1 (Hitam) bagi faktor dari 6 kedalam mangkuk berlabel nomor(1,2,3,6) . Kemudian masukkan biji warna 2 (Putih) untuk faktor dari 8 (1,2,4,8) . Perhatikan mangkuk yang berisi 2 biji pada cawan yang selevel (1 dan 2).
  7. Kemudian guru menjelaskan bahwa (1 dan 2) merupakan faktor persekutuan berasal 6 dan 8. Dan dari Faktor persekutuan tersebut, ketentuan yang terbesar ialah 2. Jadi FPB semenjak 6 dan 8 ialah 2.



Mengkondisikan dikelas :

  1. Sehabis materi tentang konsep faktor dan kelipatan persekutuan diajarkan. Guru menjelaskan juga tata pendirian bermain congklak matematika. Temperatur bisa membagi kelompok didalam kelas, 1 kelompok berisi 4 cucu adam . Lalu meminta maju 4 orang. Dan 4 orang yang maju dibagi 2 kelompok. 2 sosok diberi tugas mencari KPK 4 dan 5 dan 2 individu lagi diberi tugas mencari FPB 6 dan 18 bersama-sama berinteraksi dengan teman-teman sekelas mendukung menjawab kelipatan dan faktor dari pertanyaan.
  2. Setelah dirasa pesuluh cukup paham. Temperatur menjatah tugas kerjakan pertemuan lebih lanjut. Pada saban kelompok berilmu 4 manusia tadi, diminta untuk membuat congklak sebagaimana yang dibuat oleh guru. Jumlah mangkuk cukup 24 -30 biji pelir dan dengan perkakas dan target tersisa berwujud aqua kaca yang ditempel pada kardus / sterofoam dan poin congklak berupa alai-belai, gundu, siasat, permen ataupun lainnya.
  3. Lega pertemuan yang ditentukan, guru memberi lembar kerja berilmu 4 tanya masing2 dapat 1 soal kerjakan 1 kelompoknya. Semua murid mendapat giliran mempraktekkan dakon matematika hasil karya mereka itu. Guru bisa berkeliling mendampingi per keramaian memecahkan masalah plong lembar kerja. Bertepatan mengevaluasi baik kelompok maupun orang tiap murid dalam berkomunikasi secara kelompok.
  4. Di akhir master membagi nilai dan ceratai bersama lungsin kerja siswa dan memberi deduksi dari pembelajaran FPB dan KPK dengan dakon matematika ini.

Source: https://educationrizky.wordpress.com/2015/06/22/media-pembelajaran-matematika-kelas-5-melalui-dakota/

Posted by: skycrepers.com