Metode Pembelajaran Yang Tepat Untuk Anak Sd

14 Variasi Metode Pengajian pengkajian


June 17, 2013 by   – dibaca 23367 boleh jadi



Hawa adalah sendiri pendidik. Pendidik adalah orang dewasa dengan barang apa kemampuan nan dimilikinya kerjakan dapat mengubah psikis dan pola pikir momongan didiknya dari lain adv pernah menjadi tahu serta mendewasakan anak didiknya. Salah satu situasi yang harus dilakukan oleh guru adalah dengan mengajar di papan bawah. Salah satu nan paling kecil penting adalah performance hawa di kelas.

Bagaimana seorang hawa bisa menuntaskan situasi kelas bawah sehingga tercipta suasana belajar nan menyenangkan. Dengan demikian guru harus menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didiknya.

Tiap-tiap kelas bisa kemungkinan menggunakan metode pembelajaran yang berbeda dengan kelas lain. Untuk itu seorang guru harus mampu menerapkan majemuk metode penelaahan. Disini saya akan memaparkan beberapa metode penataran menurut Ns. Roymond H. Simamora, M.Kep yang dapat kita digunakan.

Tentang 14 m
acam Metode pembelajaran

sebagai berikut


:

1. Metode Kuliah


Metode penataran syarah

adalah penerangan secara lisan atas bahan penerimaan kepada sekelompok mustami bagi menjejak maksud pembelajaran tertentu dalam total yang relatif ki akbar. Seperti ditunjukkan oleh Mc Leish (1976), melangkaui ceramah, boleh dicapai sejumlah tujuan. Dengan metode lektur, hawa dapat mendorong timbulnya inspirasi cak bagi pendengarnya. Gagne dan Berliner (1981:457), menyatakan metode ceramah cocok buat digunakan dalam pembelajaran dengan ciri-ciri tertentu. Pidato seia untuk penyampaian sasaran membiasakan yang positif siaran dan takdirnya bahan sparing tersebut pelik didapatkan.

2. Metode Sumbang saran


Metode pembelajaran diskusi

adalah proses pelibatan dua orang siswa atau kian untuk berinteraksi saling bertukar pendapat, dan atau saling mempertahankan pendapat internal pemecahan masalah sehingga didapatkan kesepakatan diantara mereka. Pembelajaran nan menggunakan metode urun rembuk merupakan pembelajaran yang bersifat interaktif (Gagne & Briggs. 1979: 251).

Menurut Mc. Keachie-Kulik dari hasil penelitiannya, dibanding metode ceramah, metode diskusi dapat meningkatkan anak n domestik pemahaman konsep dan kegesitan memecahkan masalah. Namun dalam transformasi warta, eksploitasi metode sawala akhirnya lambat dibanding pendayagunaan syarah. Sehingga metode syarah kian efektif bikin meningkatkan kuantitas pengetahuan anak dari pada metode diskusi.

3. Metode Demonstrasi


Metode pembelajaran demontrasi

yaitu metode pembelajaran nan lewat efektif untuk menolong siswa mencari jawaban atas pertanyaan-tanya seperti: Bagaimana mandu mengaturnya? Bagaimana proses bekerjanya? Bagaimana proses mengerjakannya. Demonstrasi perumpamaan metode penelaahan adalah bilamana seorang guru maupun koteng demonstrator (orang luar yang sengaja diminta) atau sendiri siswa memperlihatkan kepada seluruh kelas sesuatu proses. Misalnya bekerjanya suatu alat pencuci kodrati, prinsip membuat kue, dan sebagainya.

Kelebihan Metode Demonstrasi :

  1. Perasaan siswa dapat lebih dipusatkan.
  2. Proses berlatih siswa lebih terpaku pada materi yang sedang dipelajari.
  3. Asam garam dan kesan sebagai hasil pembelajaran lebih melekat dalam diri pesuluh.

Kelemahan metode Protes :

  1. Peserta kadang kala sukar melihat dengan jelas benda nan diperagakan.
  2. Tidak semua benda dapat didemonstrasikan.
  3. Langka dimengerti sekiranya didemonstrasikan oleh penatar yang kurang membereskan apa yang didemonstrasikan.

4. Metode Syarah Bersisa


Metode Pembelajaran Ceramah Bersisa

adalah metode pengajaran yang menunggangi lebih bermula satu metode, yakni metode orasi yang dikombinasikan dengan metode lainnya. Ada tiga tipe metode syarah plus,
diantaranya yaitu:

  1. Metode ceramah sesak wawansabda dan tugas
  2. Metode ceramah plus diskusi dan tugas
  3. Metode pidato plus demonstrasi dan pelajaran (CPDL)

5. Metode Resitasi


Metode Penerimaan Resitasi

yaitu suatu metode pengajaran dengan mengharuskan siswa membuat resume dengan kalimat seorang.


Kepentingan Metode Resitasi

adalah :

  • Warta yang diperoleh petatar didik bermula hasil belajar sendiri akan bisa diingat kian lama.
  • Peserta didik n kepunyaan prospek untuk meningkatkan keberanian, inisiatif, bertanggung jawab dan mandiri.


Kelemahan Metode Resitasi

merupakan :

  • Kadang kala peserta bimbing melakukan penipuan yakni peserta didik hanya ki belajar hasil
  • pekerjaan sosok tidak tanpa ingin bersusah payah mengerjakan sendiri.
  • Kadang-kadang tugas terjamah makanya orang lain minus penapisan.
  • Sukar memasrahkan tugas yang memenuhi perbedaan distingtif.

6. Metode Eksperimental


Metode pembelajaran eksperimental

yaitu suatu cara tata pembelajaran di mana siswa mengamalkan aktivitas percobaan dengan mengalami dan membuktikan koteng satu yang dipelajarinya. Dalam metode ini siswa diberi kesempatan untuk mengalami sendiri atau mengerjakan sendiri dengan mengikuti suatu proses, mengamati satu obyek, menganalisis, membuktikan dan menarik kesimpulan seorang adapun obyek nan dipelajarinya.

7. Metode Study Tour (Karya wisata)


Metode study tour (karya wisata)

adalah metode mengajar dengan mengajak peserta ajar mengunjungi suatu bulan-bulanan guna memperluas pengetahuan dan lebih jauh petatar pelihara membuat deklarasi dan mempertanyakan serta membukukan hasil kunjungan tersebut dengan didampingi oleh pendidik.

8. Metode Les Keterampilan


Metode latihan keterampilan (drill method)

adalah satu metode mengajar dengan memberikan pelatihan ketangkasan secara berulang kepada peserta didik, dan mengajaknya langsung ketempat tuntunan keterampilan untuk melihat proses tujuan, khasiat, kegunaan dan kemujaraban sesuatu (misal: membuat tas dari mute). Metode les keterampilan ini bertujuan membentuk adat alias pola yang otomatis lega peserta didik.

9. Metode Pencekokan pendoktrinan Beregu


Metode penataran beregu

adalah suatu metode mengajar di mana pendidiknya lebih dari satu individu nan sendirisendiri mempunyai tugas. Lazimnya salah seorang pendidik ditunjuk misal koordinator. Pendirian pengujiannya,setiap pendidik membuat soal, kemudian digabung. Jika eksamen lisan maka setiap siswa yang diuji harus langsung berhadapan dengan team pendidik tersebut.

10. Peer Theaching Method


Metode Peer Theaching

sama lagi dengan mengajar sesama teman, adalah suatu metode mengajar yang dibantu oleh temannya koteng.

11. Metode Pemisahan Masalah (masalah solving method)


Metode problem solving (metode pemisahan masalah)

enggak semata-mata semata-mata metode mengajar, tetapi juga merupakan suatu metode nanang, sebab kerumahtanggaan problem solving dapat menggunakan metode-metode lainnya yang dimulai dengan mengejar data sampai pada menyedot kesimpulan. Metode problem solving merupakan metode yang merangsang berpikir dalam-dalam dan menggunakan wawasan tanpa melihat kualitas pendapat nan disampaikan makanya pesuluh. Seorang guru harus tukang-juru merangsang siswanya untuk mengepas mengeluarkan pendapatnya.

12. Project Method


Project Method

ialah metode perancangan adalah suatu metode mengajar dengan mempersunting peserta didik mereka cipta suatu proyek yang akan diteliti bagaikan obyek kajian.

13. Taileren Method


Teileren Method

yaitu suatu metode mengajar dengan menggunakan sebagian-sebagian, misalnya ayat saban ayat kemudian disambung kembali dengan ayat lainnya nan karuan sekadar berkaitan dengan masalahnya.

14. Metode Global (ganze method)


Metode Global

merupakan satu metode mengajar di mana siswa disuruh membaca keseluruhan materi, kemudian siswa meresume apa nan dapat mereka serap atau ambil inti sari berusul materi tersebut.

Sendang:
Simamora, Roymond H. (2009). BUKU Ajar PENDIDIKAN DALAM KEPERAWATAN. Jakarta : EG

Source: http://20341252.siap-sekolah.com/2013/06/17/14-macam-metode-pembelajaran/

Posted by: skycrepers.com