Model Pembelajaran Pkn Sd Berbasis Portofolio


MODEL Pendedahan PKn SD BERBASIS PORTOFOLIO DI KELAS IV,V,DAN VI




Makalah ini disusun dalam bentuk memenuhi pelecok suatu tugas diskusi

Mata ceramah Penataran PKn di SD

Smester I Musim Akademi 2018


TUTOR TUTORIAL


RIKA YUNIARSIH, S.Pd, MM


DISUSUN Oleh


PIPIN RIZKI






FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN



JURUSAN S.I
PGSD


UNIVERSITAS TERBUKA


2018


Kata PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr Wb

Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berbahagia rahmat-Nya tugas ini dapat kami selesaikan sesuai nan diharapkan. Dalam makalah ini menggunjingkan tentang “Model Pembelajaran PKn SD Berbasis Portofolio di Inferior IV,V,dan VI”.



Makalah ini dibuat privat bentuk meperdalam kognisi mahasiswa adapun materi-materi mengenai tipe eksemplar penerimaan terpadu, tentunya pencatat mendapatkan arahan, pimpinan, koreksi, dan saran, untuk itu rasa terimakasih yang sedalam-dalamnya kami sampaikan kepada : orang yang senang tiasa berdoa lakukan kesuksesan kami, kepada tutor dan rekan-rekan
mahasiswa nan sudah lalu banyak memberikan masukan untuk makalah ini.



Materi yang penulis paparkan dalam makalah ini tentunya jauh dari kesempurnaan. Maka dari itu karena itu, suara minor nan bersifat membangun sangat penulis butuhkan lakukan kesempurnaan kertas kerja ini. Demikianlah referat ini kami bakal semoga bermamfaat.

Sekayu, 8 Februari 2018


PIPIN RIZKI, S.Pd.I


NIM. 834872747


DAFTAR ISI

Sekapur sirih
……………………………………………………………………………..
i

DAFTAR ISI
………………………………………………………………………………………….
ii


BAB I PENDAHULUAN


A.



Bidang Belakang Masalah
…………………………………………………………………
1


B.



Rumusan Masalah
…………………………………………………………………………
2


C.



Pamrih
………………………………………………………………………………………….
2


D.



Manfaat
……………………………………………………………………………………….
2


BAB II PEMBAHASAN


A.



Konsep dan Hakekat Pembelajaran Portofolio…………………………………..
3


B.



Langkah-Langkah Komplet Pembelajaran Portofolio

…………………………….
3


C.



Arketipe Pembelajaran PKn SD Berbasis Portofolio di kelas IV,V,& VI


…………………………………………………………………………………………………….
6


D.



Kelebihan dan Kelemahan Model Pembelajaran Portofolio
………………..
11


Bab III Intiha


A.



Kesimpulan
…………………………………………………………………………………..
13


B.



Saran
……………………………………………………………………………………………
13


Daftar pustaka


Gapura I


PENDAHULUAN


A.

Bidang Pantat Masalah

Cak bagi mengembangkan potensi peserta didik secara optimal diperlukan ketatanegaraan yang sistematis dan tertuju. Sedangkan, politik penyelenggaraan pendidikan yang ditempuh sepanjang ini, tercatat aktualisasi kurikulum dalam pembelajran, tekor memberikan kebebasan kepada pelajar didik bakal melebarkan bermacam rupa kemampuan/kecendekiaan seperti kecerdikan cendekiawan, romantis, dan spiritual.

Dilain pihak potensi setiap pelajar didik senyatanya berbeda. Untuk itu, mesti dikembangkan abstrak-model pembelajaran yang mengakomodasi perbedaan potensi dan sedarun memberikan seluas-luasnya bagi secara aktif menumbuhkan kreatifitas peserta didik, agar kecerdasannya berkembang secara optimal dan proporsional.

Transendental pembelajaran aktif menitikberatkan plong peluasan afeksi dan perilaku yang didasarkan pada kebutuhan berlatih peserta jaga, berdasarkan pengalaman belajar. Karena itu pembelajaran aktif berpusat pada peserta didik. Salah satu sempurna proses pembelajaran aktif yang harus dikembangkan ialah portofolio.

N domestik konteks pembelajaran, portofolio diartikan misal suatu proses sosial paedagogis ialah kumpulan pengalaman belajar yang terletak intern pikiran subyek bimbing, baik nan berwujud pengetahuan, sikap, atau kegesitan. Bagi memperoleh cerminan akan halnya perhatian yang terserah dalam diri subyek pelihara itu terlazim diungkap dengan menyerahkan sederet tugas yang merupakan satu kebulatan. Hasil siswa nyata butir-butir tugas dikumpulkan dalam portofolio atau kumpulan pekerjaan. Antologi tugas ini dapat bersifat istimewa maupun kelompok.


B.

Rumusan Masalah

1.



Bagaimana Konsep dan Hakekat dalam Penelaahan PKn SD Berbasis Portofolio

?

2.

Bagaimana Langkah-Langkah Model Pembelajaran PKn SD Berbasis Portofolio


?

3.



Bagaimana Hipotetis
Pembelajaran PKn SD Berbasis Portofolio di papan bawah IV, V, VI ?


C. Pamrih


1.



Mengetahui konsep dan hakekat dalam pembelajaran berbasis portofolio.


2.



Mengerti ancang-langkah model pengajian pengkajian berbasis portofolio.


3.



Mengetahui spesifikasi pembelajaran berbasis portofolio.



D.





Manfaat

Adapun kelebihan
yang kami harapkan dari penyusunan makalah ini yaitu untuk boleh menambah wara-wara bakal kami sebagai mahasiswa khususnya dan kerjakan pembaca umumnya.


Pintu II




PEMBAHASAN




KONSEP DASAR MODEL PEMBELAJARAN SD BERBASIS PORTOFOLIO




A.

Konsep dan Hakekat Pembelajaran Portofolio


Pembelajaran portofolio merupakan sebuah inovasi intern penataran Pkn umpama wujud nyata terbit pembelajaran konstektual. Pengajian pengkajian portofolio mengandalkan keaktifan petatar buat terjun ke lapangan guna menghubungkan antara tekstual dengan konstektual dibawah bimbingan temperatur fungsi memperoleh sebuah asam garam langsung yang hasilnya harus disajikan dikelas oleh masing-masing gerombolan siswa dengan masalah yang dipilihnya.

Portofolio dari berbunga bahasa Inggris “portfolio” yang artinya dokumen atau surat-sertifikat. Dapat juga diartikan sebagai antologi kertas-kertas berharga dari suatu pegangan tertentu. Biasanya portofolio adalah karya tersaring bermula seorang siswa, tetapi dalam
model penelaahan
ini setiap portofolio berisi karya terpilih bermula satu kelas bawah siswa secara keseluruhan yang bekerja secara kooperatif memilih, menggunjingkan, berburu data, mengolah, menganalisa dan mengejar pemecahan terhadap satu masalah yang dikaji.

Dengan kata lain
Portofolio adalah suatu pusparagam pribadi hasil pekerjaan koteng pelajar (berkarakter individual) yang mencitrakan (merefleksi)
taraf pencapaian, kegiatan belajar, kekuatan, dan jalan hidup terbaik siswa tersebut. Ciri pecah koleksi ini dinamis, cangap bertumbuh dan dinamis.



B.




Anju-Langkah Lengkap Pengajian pengkajian Portofolio

Model pembelajaran portofolio merupakan salah satu ideal yang menekankan kegiatan belajar pelajar kerjakan aktif dan berharta. Dalam hal ini, siswa harus kritis terhadap persoalan-permasalahan yang suka-suka di sekolah ataupun di sekitar palagan tinggalnya dan ikut serta berusaha untuk berburu dan menguasai masalah-masalah yang terjadi tersebut dengan prinsip-mandu yang nyata.

Model penataran ini mementingkan kegiatan belajar siswa cak bagi aktif dan kreatif. Menurut center for civic education (2002:55-7b) ada beberapa langkah-langkah model penelaahan berbasis portofolio yaitu :


1.



Mengidentifikasi Keburukan yang Cak semau privat Umum

Kegiatan nan dilakukan guru bersama pelajar yaitu memperdebatkan tujuan,berburu barang apa saja yang diketahui murid tentang masalah di lingkungan sekolah dan member tugas PR. Dalam buku
panduan guru kami Bangsa Indonesia order Kebangsaan (2000:9) telah dijelaskan tujuannya yaitu:


a.



Agar siswa mencatat apa yang mereka ketahui masalah di awam


b.



Mendikusikan permasalahan denganorang lanjut umur siswa,tetangga atau awam enggak kurnia menemukan apa yang di ketahui dan di pikirkan mengenai masalah ini.


c.



Mengumpulkan informasi untuk memilih komplikasi yang disepakati oleh kebanyakan pesuluh.

Semenjak tujuan diatas terdapat tiga kegiatan terdahulu nan dilakukan murid adalah:


1.



Diskusi kelas yaitu kelas bawah dibagi intern kerubungan-kelompok boncel yang bertugas menemukan masalah minimum kritis.


2.



Sumbang saran kelompok yaitu kelompok-keramaian kecil nan telah dibagi sebelumnya kemudian mempersoalkan dengan anggota kerubungan, tentang apakah penyakit-masalah yang telah dikemukakan itu dianggap bermanfaat maka itu siswa dan orang tak, pihak mana yang paling bertanggungng jawab cak bagi menangani problem tersebut dan garis haluan apa tetapi nan diambil untuk menanggulangi masalah tersebut.


3.



Tugas jalan hidup rumah, antara lain;


a.



Tugas wawancara


b.



Tugas mencari informasi melintasi media cetak


c.



Tugas berburu informasi melalui radio dan televisi


2.



Memilih Masalah Lakukan Kajian Kelas


a.



Mengkaji sekumpulan informasi yang dianggap paling penting


b.



Mengadakan pemilahan secara demokratis tentang masalah yang akan di kaji dengan memintal satu masalah.


3.



Mengumpullkan Pengumuman Tentang Ki kesulitan yang Akan Dikaji Oleh Kelas bawah. Langkah-langkah dalam tahap ini yakni:


a.



Mengidentifikasi sumber sumber informasi

Dalam


ancang


ini, guru hendak


nya


menujukan


pelajar


plong


diskusi


tentang


sumber


informasi yang diperlukan


cak bagi


memecahan


masalah

y
a
ng


telah


dipilih, guru juga


mengemukakan seyogiannya para


pelajar


berbagi


maklumat


tentang


sumber


dan


pengalaman nan mungkin


mutakadim


dikuasai


dan


dapat


ditanyakan


dengan


sumber





sumber yang








dapat


dihubungi


cak bagi


mendapatkan

i

nformasi yang berkenaan


dengan


penyakit nan dipilih.


b.



Tinjau ulang pedoman bikin memperoleh dan mendokumentasikan informasi


c.



Pengumpulan informasi


4.



Mengembangkan Portofolio Kelas



Taktik Panduan guru “kami Bangsa Indonesia”proyek Kewarganegaraan (2000:12) langkah – persiapan nan harus  di tenpuh merupakan:


a.



Kelas di bakal dalam empat keramaian.


b.



Hawa mengulas tugas rincian untuk portofolio.


c.



Gunakan informasi yang dikumpulkan makanya skuat portofolio.


d.



Gunakan informasi nan dikumpulkan oleh tim pengkaji.


e.



Membuat portifolio.



Intern kiat panduan siswa Kami nasion Indonesia (2002:32-33) diuraikan adalah


a.



Kelompok portofolio satu bertugas menjelaskan ki aib, dan bertanggung jawab menjelaskan pilihan masalh yang sudah di kaji.


b.



Kelompok portofolio dua bertugas menilai kebijakan alternativ yang disarankan untuk menyelesaikan masalahdan bertanggungjawab menguraikan garis haluan-kebijakan nan ada atau politik alternatifnya.


c.



Kelmpok tiga bertugas meluaskan kebijakan publik yang akan didukung oleh seluruh kelas.


d.



Kelompok catur bertugas melebarkan dan bertanggung jawab kerangka tindakan kiranya pemerintah bersedia mengakuri strategi kelas.



C.





Konseptual Pembelajaran PKn SD Berbasis Portofolio di kelas IV , V , dan VI



Pasca- ke-catur kelompok mengerjakan tugasnya, hasil karya dari keempat kelompok ini ditampilkan dalam sebuah portofolio inferior, kemudian temperatur mengklarifikasi spesifikasi portofolio yang terdiri dari:


1.



Seksi Penayangan

Seksi ini bertugas mengoordinir penayangan yang ditempatkan plong tali panel atau surat tempelan yang terbuat dari gawang busa, kardus atau papan yang sejenis dengan dimensi kurang kian satu meter persegi maupun tulang beragangan lainnya sesuai dengan kancing kreativitas siswa. Bahan yang ditayangkan bisa berupa pernyataan-pernyataan tertulis, daftar sumber, peta graft, photo, karya seni putih, rang, dll.

Bagian ini seyogiannya memuat hal-hal berikut:


a.



Ikhtisar kelainan secara tertulis

Tinjau ulang bahan yang dikumpulkan oleh tim peneliti. Tulislah penjelasan masalah lain bertambah dari dua halaman dengan titik dua spasi. Rangkumlah semua yang dipelajari n domestik bentuk pertanyaan-pertanyaan.


b.



Penyajian masalah dengan diagram

Penyajian ini dapat meliputi peta, tabulasi, photo, kartun politik, tajuk sahifah informasi, diagram statistik, dan ilustrasi lainnya. Ilustrasi dapat saja pecah dari sumber-sumber cetak atau hasil karya asli. Setiap ilustrasi hendaknya memiliki kop pekarangan atau bab.


c.



Identifikasi sumber-mata air informasi

Identifikasi sumber-sumber nan telah digunakan pada satu alias lebih halaman, kemudian diketik rapi.


2.



Seronok Dokumentasi

Seksi dokumentasi bertugas mengoordinir bahan-alamat yang minimal baik untuk didokumentasikan atau membagi bukti penelitiannya. Bahan-target tersebut mewakili eksemplar-contoh penelitian terpenting
maupun bermakna yag sudah dikerjakan siswa. Bahan-objek tersebut disatukan privat sebuah map yang sejenis.

Takdirnya ada sebuah dokumen ataupun laporan yang sifatnya panjang, sepatutnya diwakili makanya benang photo copy halman kepala karangan, daftar isi dan satu jerambah rangkuman dari surat itu sendiri maupun nan disalin maka itu kelompok.

Tata ulas yang sesuai dengan keperluan penguraian portofolio (show case) adalah sebagai berikut ;


Dena Pengajuan Eksemplar Penataran Praktik Belajar Pengetahuan Sosial Berbasis Portofolio

Bidang datar Bagi MELETAKKAN PORTOFOLIO


TEMPAT MENYAJIKAN PORTOFOLIO



Pengajuan portofolio (show case) dilaksanakan setelah kelas mengamankan portofolio dokumentasinya. Pelaksanaan dapat dilakukan pada penghabisan semester satu maupun penghabisan semester dua bersamaan dengan kenaikan inferior (sesuai dengan situasi dan kondisi sekolah).

CCE kutipan dari Dasim Budimansyah ( 2002:26) tujuan pokok dari show case adalah :


1.



Menhinformasikan tentang pentingnya masalah yang identifikasi.


2.



Menguraikan dan mengefaluasi kebijakan alternative bikin mengatasi masalah sehingga dapat dipahami keuntungan dan kerugian berpunca tiap-tiap ketatanegaraan.


3.



Mempersalahkan kebijakan nan dipilih laksana kebijakan terbaik untuk mengatasinya.


4.



Membuktikan bagaimana kelas bisa mengintensifkan dukungan dalam masyarakatembaga legeslatif dan eksekutif yang terkait dengan penyusunan kebijakan publik.

   Hal – hal yang harus dilakukan guru dalam menyelenggarakan
show case
adalah:


a.



Persiapan


1)



Kesiapan tampilan portofolio maupun portofolio dokumentasi setiap pelajar dalam hal kesiapan kelas.


2)






Kesiapan penampilan lisan peserta atau juru bicara setiap kelompok.


3)



Kesiapan pengarak acara yang akan mengatur jalannya kegiatan.


4)



Kesiapan moderator dari tiap pesrta yaitu guru pembimbing.


5)



Kesiapan juri yang bisa dilakukan dengan ulem biang kerok, pejabat pemerintah sekitar yang tersapu dengan kebobrokan.


6)



Kesiapan pembuka dan penutup programa.


7)



Ketersediaan medan.


8)



Kesiapan peralatan yang diperlukan.


9)



Kesiapan jenama penghargaan dan alias hadiah pemenang
show case.


10)



Kesiapan ajakan untuk mengundang pihak-pihak terkait.


b.



Pelaksanaan

Pada pelaksanaan portofolio terdapat beberapa Langkah yaitu:


1)



Pembukaan


2)



Pengundian siswa untuk menentukan kelas atau sekolah mana yang tampil pertama dan seterusnya.


3)



Mempersilakan pengatur waktu mempersiapkan diri.


4)



Membudayakan dewan juri.



Sedangkan program Inti dari presentasi portofolio yaitu :


1)



Moderator  memelopori dan mengklarifikasi masalah nan akan dikaji makanya papan bawah satu sekolahnya.


2)



Moderator mempersilakan dewan juri bikin mengamati portofolio baik tampilan tayangan ataupun dokumentasinya.


3)



Moderator memulai penguraian papan bawah suatu sekolahnya diawali oleh keramaian (1) yang mengajukan secara lisan n domestik  waktu kurang lebih (5) menit dianjutkan tanyajawab dengan juri tekor lebih selama 10 menit.dilanjutkan setakat kelompok ke catur.


4)



Moderator mempersilakan kepada hadirin bakal menanya ataupun memberi  tanggapan terhadap penyajian portofolio.


5)



Apabila diperlukan .diadakan acara selingan konkret hiburan yang sesuai penyakit yang dikaji yang dimaksudkan untuk menghindari peristiwa yang monotondan berusaha menggairahkan suasana kegiatan.


6)



Pengajuan lisan portofolio kelas atau sekolah mendapat nomor lot kronologis ampai selesai,apabila petatar sesak banyak bisa dibagi dalam bilang kerumunan bagi mempersingkat hari.


7)



Setelah semua peserta menyajikan secara lisan portofolionya, pengusung acara mempersilakan murid dan undangan bagi beristirahat.dapat pun di gelar kreatifitas,laksana selingan,sementara hakim menjulahkan nilai untuk menentukan pemenangnya.


8)



Pengumuman pemenang oleh juri dan pemberian penghargaan serta hadiah.


9)



Intiha.



Buat berjalanya suatu perjanjian verbal potofolio, terdapat juga Hal – hal yang terbiasa diperhatikan pesuluh dalam pengajuan lisan :


1)



Pakar bicarasetiap lelmpok meladeni secara lisan informasi yang minimal berfaedah intern portofolio nan disajikan internal waktu kurang bertambah 5 menit.


2)



Penyajian berdasarkan puas sesi penayangan dan dokumentasi,saja dipetuakan jangan dibaca kata demi introduksi bersumber tayangan tersebut.


3)



Gunakan tabel,rencana atau photo bakal kondusif menjelaskan.


4)



Hanya bahan dalam portofolio murid yang dapat digunakan selama penyajian.


5)



Pertanyaan lanjutan 10 menit dilanjutkan  forum Tanya jawab antara penyaji dan pengevaluasi.dalam Tanya jawab ini peserta intern kelompok dapat menjawab atau memberi dukungan serta penegasan dari pertanyaan juri.


6)



Perrtanyaan dan tanggapan serta unddangan boleh ditanggapi oleh setiap orang n domestik keramaian yang tergabung n domestik satu kelas atau sekolah.

Refleksi Camar duka Berlatih



Merefleksi signifikan bercermin, maknanya bercermin sreg pengalaman belajar yang baru saja dilakukan siswa,baik perorangan alias kerubungan. Kerumahtanggaan
refleksi petatar diajak mengevaluasi mengenai apa dan bagaimana mereka belajar tujuannya buat sparing menjauhi kesalahan di masa yang akan cak bertengger dan meningkatkan kinerja siswa.

Panduan refleksi petatar ialah dengan cak bertanya-pertanyaan:


a.



Menerobos kerja sebagai halnya imbangan teman dikelas,segala yang telah dipelajari secara pribadi tentang kaidah mewujudkan politik untuk memintasi suatu masalah.


b.



Barang apa yang sudah papan bawah pelajari tentang mandu takhlik satu politik untuk mengatasi masalah melalui pembuatan portifolio ?


c.



Kegesitan barang apa yang dipelajari berusul kegiatan ini ?


d.



Apa keuntungan bekerja dalam tim ?


e.



Segala apa kegeruhan berkreasi kerumahtanggaan tim?


f.



Apa yang telahsaya dan cak regu dilakukan dengan baik?


g.



Bagaimana agar dapat memecahkan masalah dengan baik?


h.



Bagaimana kami bisa meningkatkan ketrampilan memecahkan problem?


i.



Apakah yang ingin kami lakukan secara berbeda ,seandainya kami membuat portofolio bukan besok?



Hasil refleksi tersebut dimasukkan misal ki ke panca pada portofolio seksi dokumentasi dan dilatakkan terpisah. Refleksi hasil penelaahan praktik belajar Pendidikan Kebangsaan dapat disimpulkan:


a.



Mengembangkan karakter siswa, konkret tangung jawab,ketaatan,sopan meyakinkan dan jantan,mengagungkan hak anak adam tidak dan hokum,berfikir mangap dan reseptif,negosiasi dan kompromi,kesungguhan dan berfikir masyarakat.


b.



Temuan kunci yang boleh di diskusikan lebih lanjut yakni siswa yakin bahwa merka bisa mengamalkan sesuatu dimasyarakat, siswa tekun melakukan sesuatu yang berlainan dengan yang mereka untuk dikelas selama ini, peserta semakin paham tantangan nan dihadapi para pembuat garis haluan di masyarakat, pesuluh membiasakan bagaimana pemerintah bekerja buat kepentingan masyarakat, siswa terlibat secara sambil dalam kegiatan kemasyarakatan, siswa dapat mempelajari komplikasi nan dihadapi masyarakat sekitar, siswa bisa berkarya secara kelompok, pelajar boleh mengembangkan penelitian dan ketrampilan derkomunikasi.



D.





Kelebihan dan Kelemahan Cermin Pengajian pengkajian Portofolio




1.



Kelebihan


a.



Dapat menutupi proses kekurangan proses penerimaan. Begitu juga ketangkasan memecahkan keburukan, mengedepankan pendapat, berdebat, menggunakan bineka sumur pemberitaan, mengumpulkan data, membentuk embaran dan sebagainya.


b.



Mendorong adanya partisipasi (komunikasi dan kawin) antra siswa dan antara petatar dan suhu.


c.



Memungkinkan guru mengakses kemampuan siswa membuat atau menyusun laporan, menulis dan menghasilkan berbagai tugas akademik
.


d.



Meningkatkan dan meluaskan wawasan siswa mengenai isu atau masalah kemasyarakatan atau lingkungan nya.


e.



Mendidik murid memiliki kemampuan merefleksi pengalaman belajarnya, sehingga siswa termotivasi untuk belajar lebih baik pecah yang sudah mereka bakal
.


f.



Pengalaman membiasakan yang tersimpan privat memorinya akan lebih tahan lama karena sudah melakukan serangkaian proses belajar dari mengetahui, memaklumi diri koteng, mengamalkan aktifitas dan belajar bekerjasama dengan rekan-rekan privat kesetiakawanan.


2.






Kelemahan


a.



Membutuhkan waktu yang relatif lama
.


b.



Memerlukan ketekunan, kesabaran dan keterampilan hawa
.


c.



Memerlukan adanya jaringan komunikasi yang erat antara peserta, guru, sekolah.


Pintu III


Penghabisan



A.





KESIMPULAN

Dari pokok Pembahasan di atas dapat penulis simpulkan perumpamaan berikut:


1.



Model penataran portofolio merupakan salah satu ideal yang mementingkan kegiatan belajar pesuluh bikin aktif dan kreatif.


2.



anju-langkah teoretis pendedahan berbasis portofolio yaitu


a.



Mengidentifikasi Ki kesulitan yang Cak semau kerumahtanggaan Masyarakat.


b.



Memilih Ki kesulitan Lakukan Kajian Kelas


c.



Mengumpullkan Informasi Tentang Problem nan Akan Dikaji Oleh Inferior.


d.



Mengembangkan Portofolio Papan bawah.


3.



Ideal Pendedahan PKn SD Berbasis Portofolio di papan bawah IV , V , dan VI memiliki manfaat dan kelemahan seperti;


a.



Manfaat


1)



Dapat menutupi proses kesuntukan proses penelaahan.


2)



Menolak adanya kolaborasi (komunikasi dan hubungan) antra siswa dan antara petatar dan suhu.


b.



Kelemahan


1)



Membutuhkan waktu yang nisbi lama
.


2)



Memerlukan intensitas, keluasan pikiran dan keterampilan temperatur
.


3)



Memerlukan adanya jaringan komunikasi yang erat antara siswa, guru, sekolah.



B.





Saran



Kami sadari bahwa intern pembuatan referat ini karuan terdapat banyak kesalahan, kekeliruan dan kekurangan, baik itu dari segi tulisannya, bahasanya alias nan lain, oleh karena itu kami mengharapkan kepada teman-teman berbarengan serta segenap pihak yang bersangkutan, untuk boleh memberikan suara miring dan sarannya, seharusnya dapat kita benari bersama dan dapat kita ambil manfaatnya.


Daftar bacaan

Fajar, Arnie.  2009.
Portofolio Dalam Penelaahan IPS.
Bandung: PT Rosdakarya.

Hamalik,Oemar. 2008.
Kurikulum
Dan
Pembelajaran.
Jakarta: Bumi Aksara.

http://kurniawanadiblog.blogspot.co.id/2015/01/makalah-pola-pembelajaran-pkn-sd.html

http://penelitiantindakankelas.blogspot.co.id/2012/1/definisi-model
pembelajaran-terpadu.html

Udin s.winataputra, dkk. 2014.
Pembelajaran PKn di SD. Tanggerang Selatan: Universitas Melenggong

Source: https://novrianzasky.blogspot.com/

Posted by: skycrepers.com