Modul 5 Pembelajaran Pkn Di Sd

LK 1: Lembar Kerja Belajar Mandiri Modul 5 PPKn UKMPPG

LK 1: Tali Kerja Belajar Mandiri Modul 5 PPKn berpunca Materi PPG 2021


apologiku.com –
Artikel ini memuat contoh pengepakan LK 1: Lembar Kerja Belajar Mandiri Modul 5 PPKn UKMPPG. Selain itu, artikel ini juga adalah resume pembelajaran Modul 5 PPKn. Berikut ini resume materi belajar mandiri Modul 5 PPKn untuk guru kelas SD.
Contoh LK1 Modul PPKN

Titel Modul PPKn

Judul Kegiatan Sparing (KB)

1. Hak Azasi Sosok

2. Persatuan Dan Kesatuan Intern Varietas Masyarakat Multikultur

3. Konsep Nilai, Etik Dan Norma

4. Pancasila Dan Kewarganegaraan Mondial

Daftar peta konsep (istilah dan definisi) di modul ini:

Kegiatan Belajar 1:


  1. Eigendom Asasi Turunan

    yaitu milik dasar manusia menurut kodratnya.

  2. HAM

    merupakan seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan khalayak ibarat makhluk Allah Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tahapan dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap makhluk demi kehormatan serta konservasi harkat dan martabat manusia

  3. Non derogable rights

    artinya hak azasi yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun

  4. Diskriminasi

    yaitu suatu pembatasan, pelecehan atau pengucilan yang langsung atau tidak berbarengan didasarkan pada pembedaan bani adam atas dasar agama, suku, ras, etnik, kelompok, golongan, jenis kelamin, bahasa, keyakinan dan kebijakan nan berbuah pengurangan, bias atau penghapusan hak asasi manusia dan kemerdekaan dasar dalam hayat baik secara individual ataupun kolektif dalam semua aspek semangat

  5. Penyiksaan

    yakni satu perbuatan nan dilakukan dengan sengaja sehingga menimbulkan rasa sakit atau penderitaan nan hebat baik jasmani maupun rohani lega seseorang untuk memperoleh pengakuan atau keterangan berpokok seseorang atau sosok ketiga.

  6. Pengingkaran HAM berat

    yaitu pelanggaran HAM yang berbahaya dan mengancam semangat orang. Variasi-jenis pengingkaran HAM langka meliputi ki kebusukan genosida dan karas hati kemanusian

  7. Pengingkaran HAM ringan

    yaitu pengingkaran HAM yang tidak mengancam keselamatan jiwa manusia, akan tetapi boleh berbahaya jika bukan segera ditanggulangi. Misalnya, kelalaian privat pemberian pelayanan kesehatan, kontaminasi lingkungan yang disengaja

  8. Convention Against Torture and Other Cruel, Inhuman or Degrading Treatment or Punishment

    : Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman yang Biadab, Tak Manusiawi, atau Merendahkan Gengsi Manusia.

  9. International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights

    : Kovenan Antarbangsa Hakhak Ekonomi, Sosial.dan Budaya

  10. International Covenant on Civil and Political Rights

    : Kovenan Dunia semesta akan halnya Hakhak Sipil dan Politik.

  11. Komnas HAM

    merupakan lembaga negara mandiri setingkat gambar negara lainnya nan berfungsi sebagai lembaga pengkajian, pengkhususan, pengintaian, pemantauan dan mediasi HAM.

  12. Pengadilan HAM

    ialah mahkamah khusus terhadap pelanggaran HAM berat yang diharapkan dapat melindungi hak asasi manusia baik perseorangan atau masyarakat dan menjadi bawah intern penegakan, kepastian hukum, keadilan dan perasaan aman, baik perseorangan maupun masyarakat.

  13. Unwillingness state

    diartikan sebagai negara nan  mempunyai kemauan menegakan HAM

  14. Mandu pembelajaran HAM di SD

    merupakan mengembangkan keterampilan sosial, psikologis, sentimental serta spiritual.

Kegiatan Belajar 2 : Persatuan dan Ahadiat n domestik Keberagaman Publik Multikultural


  1. Menurut UU No. 43 Tahun 2008 mengenai daerah negara.

    yang dimaksud dengan wilayah negara NKRI yakni riuk satu elemen negara yang yaitu suatu kesatuan daerah daratan, perairan pedalaman, perairan kepulauan dan laut teritorial beserta asal laut dan tanah di bawahnya, serta urat kayu udara di atasnya, termasuk seluruh sumber gana nan terkandung di dalamnya

  2. Inti isi Ordonansi 1939

    adalah penentuan lebar laut 3 mil laut diukur dengan menyetrip pangkal berdasarkan garis air surut pulau.

  3. Zona laut territorial

    : 12 mil laut

  4. Zona tambahan

    yaitu zona nan lebarnya tak melebihi 24 (dua puluh catur) mil laut yang diukur dari garis pangkal dari mana bogok laut teritorial diukur

  5. Zona Ekonomi Individual Indonesia

    adalah satu area di asing dan berapit dengan laut teritorial Indonesia dengan batas terluar 200 (dua dupa) mil laut bersumber garis pangkal berpangkal mana lebar laut teritorial diukur,

  6. Wawasan Nusantara

    adalah pendirian pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta keesaan wilayah internal penyelenggaraan hayat bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (bersendikan rumusan GBHN 1998).

  7. Nasionalisme

    yaitu satu faham yang menganggap bahwa kesetiaan tertinggi atas setiap pribadi harus diserahkan kepada negara.

  8. Patriotisme

    merupakan sikap sudi mengorbankan barang apa-galanya untuk kemenangan tanah air, bangsa dan negara.

  9. Sumpah Pemuda

    merupakan sumpah yang menunjukkan kebulatan tekad dari seluruh bujang Indonesia yang ialah elemen utama perjuangan bangsa kerumahtanggaan menjajari kolonialis untuk mempersatukan seluruh rakyat Indonesia dalam perjuangan meraih kemerdekaan.

  10. Bhineka Eksklusif Ika

    artinya walaupun berbeda-cedera tetapi tetap satu jua.

  11. Prasangka

    meliputi keyakinan kerjakan menggambarkan jenis pembedaan terhadap orang lain sesuai dengan peringkat kredit nan kita berikan

  12. Stereotipe

    merupakan anugerah sifat tertentu terhadap seseorang berdasarkan kategori yang bersifat subyektif, semata-mata karena kamu berasal dari kelompok yang lain. Pemberian adat itu bisa sifat kasatmata maupun destruktif (Sutarno, 2008:4-12).

  13. Etnosentrisme

    yaitu reseptif nan bertimbang pandang bahwa bani adam puas dasarnya egoistis yang cenderung menekankan diri sendiri, namun karena harus gandeng dengan cucu adam enggak, maka terbentuklah sifat kombinasi yang antagonistik (pertentangan)

  14. Rasisme

    merupakan suatu sistem pembantu atau doktrin yang menyatakan bahwa perbedaan biologis yang melekat puas ras manusia menentukan pencapaian budaya atau orang – bahwa suatu ras tertentu lebih superior dan memiliki hak kerjakan mengatak ras yang lainnya (Sutarno, 2008: 4-10)

  15. Diskriminasi

    merupakan tindakan yang memilah-milah dan kurang bersahabat dari keramaian dominan terhadap gerombolan subordinasinya

  16. Multikultural

    ialah satu pengakuan, penghargaan, dan keadilan terhadap etnik minoritas baik yang menyangkut nasib baik-hak universal yang melekat pada eigendom-milik bani adam ataupun komunitasnya nan berperilaku kolektif dalam mengekspresikan kebudayaannya.

  17. Tungkai nasion

    adalah setumpuk basyar yang mempunyai kesatuan dalam dan terikat makanya kesadarannya akan identitasnya tersebut.

  18. Ras

    boleh diartikan misal sekelompok besar manusia yang n kepunyaan ciri-ciri jasad yang sama.

Kegiatan sparing 3: Konsep Nilai, Moral dan Norma


  1. Nilai

    adalah rujukan dan keyakinan intern menentukan saringan.

  2. Nilai Sosial

    adalah ponten yang telah terpatok di dalam umum serta berhubngan dengan sikap dan tindakan individu di dalamnya

  3. Poin Keabsahan

    yakni angka yang bersumber berasal akal insan (rasio, cipta, dan budi), yang mutlak dibawa sejak lahir.

  4. Kredit Keindahan

    yakni nilai yang bersumber melalui molekul rasa nan terdapat pada setiap diri basyar, dengan istilah lain sah disebut dengan nilai “estetika”

  5. Nilai Moral

    yaitu suatu penilaian yang bersumber dari kehendak maupun kedahagaan (kehendak, etik).

  6. Nilai Agama

    ialah nilai yang berbunga terbit kredit ketuhanan disimpan internal sebuah agama. Poin agama ini ialah nilai yang sangat jenjang dan mutlak bukan dapat diganggu gugat.

  7. Kesusilaan

    adalah perbuatan/tingkah laku/tuturan dan perasaan seseorang dalam berinteraksi dengan khalayak lainnya.

  8. Norma berasal pecah bahasa Belanda,

    yaitu

    “Norm”

    yang artinya kriteria, taktik kaidah, maupun pedoman, baik tertulis maupun tak termuat. Biasanya norma dolan privat suatu lingkungan masyarakat tertentu, misalnya kedaerahan ataupun Negara tertentu.

  9. Norma Protokoler
    , yaitu bilangan dan suratan dalam kehidupan bermasyarakat sengaja dibuat maka itu lembaga atau institusi yang bersifat konvensional atau jamak.

  10. Norma Non Lazim
    , yaitu ketentuan dan tata rasam privat kehidupan bermasyarakat nan tidak diketahui akan halnya kelihatannya dan bagaimana nan takhlik dan menerangkan mengenai norma tersebut.

  11. Norma agama

    adalah kaidah-prinsip atau kontrol nyawa yang asal sumbernya dari tajali Ilahi

  12. Norma Kesusilaan

    adalah norma yang lahir berasal hati nurani manusia. Setiap manusia memiliki hati firasat yang merupakan pembanding berusul mahluk-mahluk lain ciptaan yang Maha Kuasa.

  13. Norma Kesopanan

    adalah norma ini absah disebut sebagai norma adat dalam suatu masyarakat tertentu. yakni norma yang lahir pecah publik kerjakan menjaga keteraturan hidup bersama, dan sanksinya berpunca masyarakat berupa suara minor atau pengucilan

  14. Norma Hukum

    adalah resan yang sumbernya terbit negara atau pemerintah. Norma ini dibuat makanya pejabat pemerintah yang memiliki wewenang berpunca negara.

  15. Sistem berpikir dalam-dalam, poin, moral, norma, dan keyakinan

    itu yaitu hasil berpunca interaksi manusia dengan sesamanya dan mileu alamnya.

Kegiatan berlatih 4: Pancasila dan Kewarganegaraan Mondial


  1. Causa Materialis :

    asal mula objek

  2. Causa Formalis :

    radiks mula bentuk

  3. Causa Efisien :

    asal mula karya

  4. Causa Finalis :

    bawah mula intensi

  5. Dasar Negara Indonesia Merdeka awalnya digagas oleh 3 orang tokoh

    yakni Mr. Muhammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo dan Ir. Soekarno.

  6. Biji Dasar

    yaitu hakikat kelima sila Pancasila: Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Demokrasi, Keadilan. Angka asal ini berkepribadian patuh dan terlekat puas kesinambungan kehidupan negara.

  7. Poin instrumental

    yakni penjabaran makin lanjut mulai sejak nilai-nilai dasar ideologi Pancasila. Misalnya program-program pembangunan yang dapat disesuaikan dengan perkembangan zaman dan aspirasi masyarakat, undang-undang, dan departemen-kementerian umpama susuk pelaksana pun boleh berkembang.

  8. Nilai praksis

    yaitu merupakan realisasi skor-nilai instrumental n domestik satu camar duka nyata dalam atma sehari-hari dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
  9. 9.
    Skor Ketuhanan Yang Maha Esa mengandung guna adanya pengakuan dan keyakinan nasion terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta standard semesta

  10. Angka manusiawi nan independen dan beradab

    mengandung kekuatan kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-kredit moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan lever nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya.

  11. Nilai persatuan Indonesia

    mengandung makna persuasi ke sebelah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa semangat kebangsaan dalam Negara Ketunggalan Republik Indonesia

  12. Ponten kerakyatan yang dipimpin maka itu hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

    mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat, olehrakyat, dan untuk rakyat dengan kaidah perundingan mufakat melalui lembagalembaga agen.

  13. Poin Keadilan sosial cak bagi seluruh rakyat Indonesia

    mengandung makna laksana asal sekaligus pamrih adalah tercapainya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur secara lahiriah alias kejiwaan

  14. Pancasila

    sebagai ideologi nasional dapat diartikan sebagai suatu pemikiran yang memuat rukyat dasar dan cita-cita mengenai sejarah, manusia, umum, syariat dan negara Indonesia yang bersumber dari tamadun kebangsaan.

  15. Penduduk

    adalah orang yang bertempat lewat atau menetap dalam suatu Negara, medium yang bukan warga adalah basyar yang berada di suatu kewedanan suatu Negara dan tidak bertujuan tinggal atau berkampung di wilayah negara tersebut

  16. Warga Negara

    adalah anak adam yang secara hukum merupakan anggota dari satu Negara, padahal tak warga Negara disebut orang asing atau warga negara asing

  17. Michael Haralambos dan Martin Holborn (Komalasari, 2008:105)

    mengatakan bahwa kesejagatan adalah suatu proses nan didalamnya senggat-batas negara luluh dan tidak signifikan lagi dalam kehidupan sosial. Dengan pengenalan lain setiap khalayak di semua belahan dunia boleh gandeng dan berkomunikasi tanpa dibatasi oleh perbedaan waktu dan negara, sehingga kehidupan sosial mereka seolah-olah tidak terpisahkan oleh batas-had negara

  18. International Monetary Fund (IMF) merumuskan globalisasi

    sebagai gejala meningkatnya kesalingtergantungan ekonomi antara negara-negara di marcapada yang ditandai dengan meningkat dan beragamnya volume transaksi komoditas dan jasa lintas negara dan penyebaran teknologi nan menular dan cepa

  19. Pancasila sebagai ideologi nasional

    boleh diartikan sebagai suatu pemikiran nan memuat pandangan sumber akar dan cita-cita mengenai ki kenangan, manusia, umum, hukum dan negara Indonesia nan bersumber terbit kebudayaan nasional

Daftar materi yang jarang dipahami di modul ini:

  1. Perencanaan pembelajaran HAM di SD
  2. Transendental Pembelajaran buat Materi yang Berkaitan dengan Persatuan dan Kesendirian Kerumahtanggaan Keberagaman Mahajana Multikultural di Sekolah Dasar
  3. Kedudukan Biji, Moral dan Norma
  4. Proses perumusan Pancasila

Daftar materi yang sering mengalami miskonsepsi

  1. Mandu pembelajaran HAM di SD
  2. Luas wilayah indonesia terbesar no. 7 dunia
  3. Hakikat nasional global

Source: https://www.apologiku.com/2021/08/lk-1-lembar-kerja-belajar-mandiri-modul_52.html

Posted by: skycrepers.com