Permasalahan Dalam Pembelajaran Pkn Di Sd

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN TEMATIK DI SD NEGERI 4 PURWODADI GROBOGAN

Penyelenggaraan PEMBELAJARAN TEMATIK DI SD Distrik 4 PURWODADI GROBOGAN

Dursun (2010) dalam artikelnya berjudul Using a Thematic TeachingApproach based on pupil’s Skill and interest in social studies Teaching mengkaji bagaimana master-guru di bidang mantra sosial memasyarakatkan aktivitas yang berorientasi pada siswa dalam ruang kelas. Pengkajian menjelaskan bagaimana para pelajar dapat menggunakan antusiasme mereka, ketertarikan dan keterampilan mereka kerumahtanggaan memafhumi dan mencerna materi-materi nan disampaikan di ruang kelas.Pendalaman ini juga menyibakkan bahwa laporan dan keahlian para hawa berkaitan dengan bidang birit akademik dan profesional mereka memiliki dominasi nan sangat besar terhadap mode mereka mengajar. Secara garis samudra, penelitian ini berhasil menyingkapkan kepentingan-kelebihan berusul teknik
pembelajaran
tematik
yang didasarkan pada kesigapan pesuluh, baik dalam teori alias praktik. Dursun memaknai bahwa kejayaan n domestik pelaksanaan
pembelajaran
tersangkut kepada temperatur profesional yang dimiliki.Relevansi eksplorasi ini terletak pada pelaksanaan
pembelajaran
kamil PAKEM.

Baca selanjutnya


11 Baca lebih lajut

Pengelolaan Pembelajaran Matematika Kelas 6 Di Sekolah Dasar Negeri 4 Purwodadi Widarti S811108056

Manajemen Pembelajaran Ilmu hitung Kelas bawah 6 Di Sekolah Asal Wilayah 4 Purwodadi Widarti S811108056

kelas 6
SD
Area
4
Purwodadi
mampu menyentuh nilai KKM yang ditentukan sekolah merupakan 75. Disamping itu, siswa juga produktif mencapai biji tertinggi plong ujian nasional matematika se Kabupaten
Grobogan. Kegiatan lomba tingkat kabupaten dan nasional juga diraih maka dari itu murid kelas 6. Selain dilihat dari prestasi yang dicapai murid kerumahtanggaan netra pelajaran matematika, hasil
pembelajaran
matematika juga boleh dilihat dari ketercapaian visi dan misi
pembelajaran
matematika papan bawah 6
SD
Provinsi
4
Purwodadi, yaitu mneyelenggarankan
pembelajaran
matematika yang kreatif, bermakna, dan meredakan. Hai ini dapat dilihat pecah suasana
penelaahan
matematika . Hasil nan dicapai tersebut lain izin dari wujud sinkronisasi antara komandan sekolah, temperatur dan sekali lagi orang tua siswa. Suhu kerumahtanggaan mengurus
pembelajaran
menciptakan suasana yang menyenangkan, berkecukupan dan penting sehingga siswa reaktif akan materi nan disampaikan. Melalui pengintegrasian nilai- nilai karakter nasion dalam
penelaahan
matematika pula maka nilai-nilai kepribadian bangsa seperti mana valid, kerja keras, tanggung jawab, mandiri, kreatif, kerja selaras, menghargai prestasi, dsb dapat tertanam dalam n domestik diri siswa. Melalui kegiatan menembang lagu wajib di sediakala kegiatan
pembelajaran
pula tertanam biji-angka semangat kebangsaan dan chauvinisme sebagaimana kehidupan berjuang, pantang tungkul, rela berkorban, dan rasa cinta petak air.

Baca seterusnya


180 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN SUPERVISI AKADEMIK  KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI 4 GROBOGAN   Pengelolaan Supervisi Akademik Kepala sekolah Dasar Negeri 4 Grobogan.

Penyelenggaraan SUPERVISI AKADEMIK Pembesar SEKOLAH Bawah Distrik 4 GROBOGAN Pengelolaan Supervisi Akademik Kepala sekolah Dasar Kewedanan 4 Grobogan.

Hasil temuan ini mengungkapkan bahwa penilaian supervisi akademik di
SD
Kewedanan
4
Grobogan
dilaksanakan setelah kegiatan supervisi anjangsana inferior berakhir. Berdasarkan hasil penilaian supervisi akademik, kepala sekolah menyeleksi persoalan yang dianggap guru berat selama
pembelajaran
di kelas serta menentukan skala prioritas permasalahan nan teristiadat mendapatkan penanganan segera. Sebagai tindak lanjur dari penilaian supervisi akademik, kepala sekolah menyampaikan hasil penilaian kepada para suhu, untuk selanjutnya kepala sekolah merencanakan jadwal perjumpaan individual dengan master nan disupervisi n domestik bentuk supervisi klinis ialah perjumpaan pribadi antara bos sekolah dengan guru yang disupervisi untuk melakukan diskusi. Master n domestik diskuisi, diberikan kesempatan mengungkapkan pendapatnya mengenai proses
pembelajaran
yang sudah lalu dilaksanakan. Superior sekolah menunjukan hasil observasi lakukan selanjutnya mengasihkan kesempatan master untuk mencermati dan menganalisisnya. Pejabat sekolah selanjutnya menyampaikan kekurangan master nan disupervisi internal
penataran
dengan dilandasi sikap terbuka dan munjung kejujuran, kondusif. Sebagai upaya tindak lanjut, kepala sekolah bersama guru menentukan rajah
pengajian pengkajian
dan supervisi berikutnya dimana jadwal pelaksanaan supervisi akademik berikutnya akan dilaksanakan sesuai dengan rajah yaitu diawal semester genap pada tahun 2016.

Baca selanjutnya


18 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN SEKOLAH DASAR BERBASIS MUTU (Studi Situs di SD Negeri 4 Mojoagung, Karangrayung, Grobogan)  Pengelolaan Sekolah Dasar Berbasis Mutu (Studi Situs di SD Negeri 4 Mojoagung, Karangrayung, Grobogan).

Penyelenggaraan SEKOLAH Bawah BERBASIS Dur (Pengkhususan Situs di SD Negeri 4 Mojoagung, Karangrayung, Grobogan) Pengelolaan Sekolah Dasar Berbasis Mutiara (Studi Situs di SD Kawasan 4 Mojoagung, Karangrayung, Grobogan).

Hasil penelitian ini (1) Perencanaan program sekolah berbasis dur yakni kegiatan memformulasikan program sekolah, dengan langkah-ancang identifikasi tantangan, tahap analisis tantangan, tahap penyusunan program, dan tahap penyusunan biaya dan kapitalisasi. Penyusunan perencanaan sekolah berbasis mutu merupakan satu hal nan sangat terdahulu, karena perencanaan sekolah yang berupa RKS dapat digunakan sebagai: 1) Pedoman kerja (buram acuan) dalam mengembangkan sekolah; 2) Dasar untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan sekolah; serta 3) Bahan lengkap kerjakan mengidentifikasi dan mengajukan sumberdaya pendidikan yang diperlukan untuk pengembangan sekolah. (2) Pelaksanan programa sekolah berbasis dur di
SD
Negeri
4
Mojoagung Karangrayung Kabupaten
Grobogan, dibagi kerumahtanggaan satah kesiswaan, kurikulum dan kegiatan
pembelajaran, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, finansial dan pendanaan, budaya dan lingkungan sekolah, dan peran serta masyarakat dan kemitraan. (3) Evaluasi program Sekolah berbasis mutu ialah tanggung jawab kepala sekolah dan dilakukan oleh Tim yang terdiri berpangkal Superior Sekolah, guru, Komite Sekolah, individu lanjut usia peserta jaga, biang keladi umum, dan inspektur, bertujuan cak bagi mengetahui kinerja sekolah berlandaskan penunjuk-indikator yang dirumuskan privat instrumen yang telah ditetapkan. Hasil evaluasi sekolah digunakan sebagai bulan-bulanan untuk menargetkan aspek nan menjadi prerogatif dalam rencana peningkatan dan pengembangan sekolah sreg RPS/RKS dan RAPBS/RKAS.

Baca lebih lanjur


15 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN DI SMP NEGERI 1 PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN  PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN DI SMP NEGERI 1 PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN.

Penyelenggaraan PERPUSTAKAAN DI SMP NEGERI 1 PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN Manajemen PERPUSTAKAAN DI SMP NEGERI 1 PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN.

Hasil Riset ini adalah (1) Supremsi komposisi taman bacaan SMP
Negeri
1
Purwodadi
Kabupaten
Grobogan
direncanakan oleh atasan sekolah bekerjasama dengan komite sekolah. Pangsa perpustakaana terdiri dari ulas koleksi kunci seluas 18,5 x 7 m 2 , dibagi menjadi 2 yaitu ruang baca dan urat kayu koleksi buku. Tata letak sarana dalam taman bacaan telah diatur sesuai dengan luas ruang dan banyaknya perabot berdasarkan pertimbangan: Kapasitas urat kayu, Heteroginitas konsumen, Prinsip
4
K (keamanan, kebersihan, keindahan dan kenyamanan). Tata letak daya-kunci perpustakan berdasarkan daftar katalog anak kunci dengan menggunakan katalog manual dan komputerisasi. Penempatan buku di ruang taman bacaan ada 2 cara menempatkan buku di rak. yaitu disusun secara vertikal dan horisontal. (2) Koleksi Sosi Dan Teks Persuratan di SMP
Negeri
1
Purwodadi
Kabupaten
Grobogan. Variasi koleksi buku yang suka-suka di perpustakan SMP
Negeri
1
Purwodadi
berjumlah 22881 buku terdiri dari buku paket, kunci umum dan buku-resep hiburan. Jumlah tersebut masih kurang dibanding dengan jumlah pelajar yang terserah di SMP
Area
1
Purwodadi. Koleksi kiat berasal dari berbagai penerbit. (3) Pelayanan Perpustakaan di SMP
Negeri
1
Purwodadi
Kabupaten
Grobogan. Aktivitas taman bacaan meliputi kegiatan koleksi buku, inventarisasi buku, pembuatan daftar katalog, kontrol ki akal, administrasi perpustakaan menutupi, pencatatan peminjaman taktik, pembuatan kode buku, klasifikasi buku, peminjaman buku, pengembalian buku, dan preservasi buku. Aktivitas taman bacaan dikelola maka dari itu pengurus persuratan. Aktivitas pengadaan sentral dilakukan melalui berbagai tahap diantaranya merupakan pembukuan kebutuhan anak kunci dan penentuan prioritas gerendel. Pengadan persendian perpustakan diprioritaskan lega peruasan pendukung
pengajian pengkajian.

Baca lebih lanjut


15 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR  PKn MELALUI PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN INSIDE-OUTSIDE CIRCLE (IOC) PADA  Peningkatan Motivasi Belajar Pkn Melalui Penerapan Strategi Pembelajaran Inside-Outside Circle (IOC) Pada Siswa Kelas V SD Negeri 09 Purwodadi Grob

PENINGKATAN MOTIVASI Belajar PKn MELALUI PENERAPAN STRATEGI Pendedahan INSIDE-OUTSIDE CIRCLE (IOC) Plong Peningkatan Cemeti Sparing Pkn Melangkaui Penerapan Garis haluan Pembelajaran Inside-Outside Circle (IOC) Pada Peserta Kelas V SD Distrik 09 Purwodadi Grob

Abstrak: Investigasi ini bertujuan bagi meningkatkan motivasi belajar PKn pada murid kelas V
SD
Kawasan
09
Purwodadi,
Grobogan
dengan penerapan strategi Inside-Outside Circle. Varietas penelitian ini adalah PTK, subyek eksplorasi yang dikenai tindakan adalah siswa kelas bawah V
SD
09
Purwodadi,
Grobogan
dengan obyek penelitian ini adalah strategi
pembelajaran
Inside-Outside Circle dan motivasi belajar PKn di kelas V
SD
09
Purwodadi,
Grobogan. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode soal jawab, pengamatan atau observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data nan digunakan dengan memperalat teknik deskriptif kualitatif yang meliputi, penimbunan data, reduksi data, penyajian data, konfirmasi data alias penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pecut murid dalam belajar PKn yang bisa dilihat dari indikator-parameter cemeti belajar yang mencakup: 1) siswa semangat kerumahtanggaan proses
pembelajaran, 2) siswa tidak berputus nyana intern
pembelajaran, 3) siswa aktif dalam proses
pembelajaran,
4) murid berani menyibakkan ide atau gagasan, dan 5) siswa doyan kerumahtanggaan proses
pembelajaran, meningkat dari Pra Siklus 20%, Siklus I Persuaan I 40%, Siklus I Pertemuan II 70%, Siklus II Pertemuan I 75%, Siklus II Persuaan II 85%. Hasil berlatih peserta juga mengalami peningkatan. Sebelum dilakukan tindakan nilai rata- rata 64,25, pada Siklus I skor rata-rata pelajar meningkat menjadi 71, dan pada Siklus II angka rata-rata meningkat menjadi 85. Konklusi pendalaman ini yaitu bahwa dengan menunggangi strategi Inside-Outside Circle boleh meningkatkan motivasi belajar PKn pada siswa inferior V
SD
Negeri
09
Purwodadi,
Grobogan
waktu wahi 2013/2014.

Baca lebih lanjut


17 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN IPS BERBASIS STRATEGI  Pengelolaan Pembelajaran Ips Berbasis Strategi Contextual Teaching Learning (Studi Situs Di Sd Negeri 2 Temurejo Karangrayung Grobogan).

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUIPENERAPAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA VIDEO PADA SISWA KELAS 4 SD NEGERI 3 NAMBUHAN KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 20142015

PENDAHULUAN Pengelolaan Pembelajaran Tematik Kelas 1 Di SD Negeri 1 Termas Karangrayung Kabupaten Grobogan.

PENDAHULUAN Pengelolaan Penerimaan Tematik Inferior 1 Di SD Negeri 1 Termas Karangrayung Kabupaten Grobogan.

Atas dasar pemikiran di atas dan internal rangka implementasi Standar Isi yang termuat dalam Standar Kebangsaan Pendidikan, maka
pembelajaran
pada kelas bawah awal sekolah dasar adalah kelas satu, dua, dan tiga lebih sesuai jika dikelola dalam
penelaahan
terpadu melalui pendekatan
pembelajaran
tematik. Cak bagi memberikan paparan tentang
pengajian pengkajian
tematik
nan boleh menjadi paradigma dan ideal positif, disiapkan model pelaksanaan
pembelajaran
tematik
untuk
SD/MI inferior I hingga kelas III.

Baca lebih lanjur


7 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil penelitian 4.1.1 Hasil Penelitian Siklus I Perencanaan - Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Upaya Peningkatan Sikap Belajar IPS Melalui Pendekatan Pembelajaran Scientific Siswa Ke

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil penelitian 4.1.1 Hasil Studi Siklus I Perencanaan – Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Upaya Pertambahan Sikap Belajar IPS Melangkaui Pendekatan Pendedahan Scientific Siswa Ke

Dalam tahap perencanaan, kegiatan semula yang dilakukan adalah melakukan identifikasi masalah
pembelajaran. Berdasarkan hasil identifikasi kelainan dilakukan analisis masalah
pengajian pengkajian
pada siswa kelas 5
SD
Negeri
5 Ngraji Kecamatan
Purwodadi
Kabupaten
Grobogan
semester 2. Berasal hasil analisis masalah
pembelajaran
diketahui bahwa siswa kelas 5
SD
Area
Ngraji Kecamatan
Purwodadi
Kabupaten
Grobogan
memiliki permasalahan sparing akan halnya sikap belajar dan desain
penelaahan
nan dilakukan guru. Dalam melaksanakan kegiatan
penelaahan
temperatur menunggangi metode orasi dan berpusat puas guru, guru belum menggunakan pendekatan yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Siswa mengikuti pelaksanaan
pembelajaran
sesuai yang diinginkan guru. Sikap belajar nan dilakukan adalah siswa mendengarkan penjelasan temperatur, menyimak teks yang terdapat plong buku teks dan diskusi keramaian. Suhu memberikan tugas berupa melakukan soal yang terdapat pada ki akal teks secara kerubungan kemudian keluar inferior. Dalam tanggulang tugas, sikap belajar nan dilakukan pelajar adalah menyimak teks nan terdapat privat kiat referensi. Tugas kelompok yang sudah lalu selesai kemudian dikumpulkan, siswa bukan mengerjakan kegiatan refleksi
penerimaan.

Baca lebih lanjut


16 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS 1 DI SD NEGERI 1 TERMAS KARANGRAYUNG  Pengelolaan Pembelajaran Tematik Kelas 1 Di SD Negeri 1 Termas Karangrayung Kabupaten Grobogan.

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR IPA MELALUI METODE PEMBELAJARAN  Peningkatan Aktivitas Belajar IPA Melalui Metode Pembelajaran College Ball Pada Siswa Kelas V SD Negeri 12 Purwodadi Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2013/ 2014.

Peningkatan AKTIVITAS Belajar IPA Melalui METODE PEMBELAJARAN Peningkatan Aktivitas Sparing IPA Menerobos Metode Pembelajaran College Ball Pada Pesuluh Papan bawah V SD Negeri 12 Purwodadi Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan Tahun Latihan 2013/ 2014.

Tujuan penelitian ini kerjakan meningkatkan Aktivitas Berlatih IPA siswa Inferior V
SD
Negeri
12
Purwodadi. Spesies studi ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakssiswaan n domestik II siklus. Setiap siklus terdiri berpangkal
4
tahap merupakan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas bawah V
SD
Negeri
12
Purwodadi
yang berjumlah 30 siswa. Mata air data berasal dari siswa kelas V, guru kelas V, kegiatan
penerimaan, dan dokumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah konsultasi, observasi, konfirmasi, dan dokumentasi. Kebenaran data yang digunakan adalah triangulasi. Teknik analisis data nan digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif dan data kuantitatf meliputi pengolahan data, penyajian data, membandingkan data, memendekkan data. Berdasarkan hasil penelitian aktivitas belajar peserta mengalami peningkatan. Penanda aktif mengajukan pertanyaan pada
pendedahan
dari 59% (Pra Siklus) menjadi 76% (Siklus I) setakat menjadi 88% (Siklus II). Pada indeks aktif menjawab pertanyaan privat
penelaahan
mulai sejak 54% (Pra Siklus) menjadi 72% (Siklus I) hingga menjadi 87% (Siklus II). Pada indikator keaktifan mengajukan pendapat berpangkal 57% (Pra Siklus) menjadi 70% (Siklus I) hingga menjadi 82% (Siklus II). Pada penunjuk kerja proporsional dan keterlibatan n domestik diskusi internal
penataran
berpunca 53% (Pra Siklus) menjadi 74% (Siklus I) sampai menjadi 85% (Siklus II). Deduksi investigasi ini menunjukkan bahwa melalui penerapan metode
pembelajaran
College Ball dapat meningkatkan aktivitas belajar IPA puas murid kelas V
SD
Provinsi
12
Purwodadi
pada perian cak bimbingan 2013/2014.

Baca kian lanjur


16 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS 1 DI SD NEGERI 1 TERMAS KARANGRAYUNG  Pengelolaan Pembelajaran Tematik Kelas 1 Di SD Negeri 1 Termas Karangrayung Kabupaten Grobogan.

2. PANGGILAN GS TPK GROBOGAN

2. PANGGILAN GS TPK GROBOGAN

KAB.
GROBOGAN
31 ARVIANA RATIH HAPSARI SMK ASTA MITRA
PURWODADI
KAB.
GROBOGAN
32 ATUT Aristokrasi SMKS AT THOAT TOROH KAB.
GROBOGAN
33 DIAH FITRIA RAHMAWATI SMKS AT THOAT TOROH KAB.
GROBOGAN
34 RETNO MEGAYANTI SMKS GAJAH MADA KAB.
GROBOGAN
35 ISTIANA IDA SUSANTI SMKS GAJAH MADA KAB.
GROBOGAN
36 BUDI HARYANTO SMK
Wilayah
2
PURWODADI
KAB.
GROBOGAN
37 NURHAYATI SMK NUSANTARA GUBUG KAB.
GROBOGAN
38 SUGIYARTI SMK YAFALAH GINGGANGTANI


7 Baca lebih lajut

PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM MENGATASI ANAK HIPERAKTIF PADA SISWA KELAS III  DI SD NEGERI 9          Peran Guru Dan Orang Tua Dalam Mengatasi Anak Hiperaktif Pada Siswa Kelas Iii Di SD Negeri 9 Purwodadi Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2014/2015.

PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN GURU DI SD NEGERI 1 POJOK   Peran Kepala Sekolah Dalam Pengelolaan Pembelajaran Guru Di SD Negeri 1 Pojok Tawangharjo Grobogan.

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN TEMATIK Studi Situs SD Negeri I Kiringan UPTD PENGELOLAAN PEMBELAJARAN TEMATIK Studi Situs SD Negeri I Kiringan UPTD Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali.

Manajemen Penataran TEMATIK Penajaman Situs SD Negeri I Kiringan UPTD Pengelolaan Pendedahan TEMATIK Investigasi Situs SD Daerah I Kiringan UPTD Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali.

Perencanaan
pembelajaran
di berangkat dengan menentukan topik sendi, sempurna
penerimaan
tematik
merupakan sempurna
pembelajaran
nan pengembangannya dimulai dengan menentukan topik tertentu sebagai tema atau topik sentral, setelah tema ditetapkan maka selanjutnya tema itu dijadikan pangkal untuk menentukan radiks sub-sub tema pecah satah studi lain yang tercalit (Fogarty, 2004: 54).
Pengelolaan
pendedahan
tematik
di Sekolah Dasar
Kewedanan
1 Kiringan Kabupaten Boyolali, penentuan tema dilakukan makanya hawa melintasi tema sempurna yang berperilaku publik, selain itu tema ditetapkan melampaui negosiasi antara guru dengan pesuluh, atau dengan cara urun pendapat sesama siswa. Hal ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Alwasilah (2005: 16) menyebutkan bahwa tema dapat diambil dari konsep atau pokok bahasan yang suka-suka disekitar mileu murid, karena itu tema dapat dikembangkan berdasarkan minat dan kebutuhan siswa nan bergerak dari mileu terdekat siswa dan selanjutnya beranjak ke lingkungan terjauh siswa.

Baca lebih lanjur


20 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN SUPERVISI AKADEMIK  KEPALA SEKOLAH  DASAR NEGERI 4  GROBOGAN  Pengelolaan Supervisi Akademik Kepala sekolah Dasar Negeri 4 Grobogan.

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN TEMATIK KURIKULUM 2013DI SDN 1 TIREM KECAMATAN BRATI KABUPATEN GROBOGAN Pengelolaan Pembelajaran Tematik Kurikulum 2013 di SDN 1 Tirem Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan.

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Upaya Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Pembelajaran Tematik Siswa Kelas 4 SD Negeri Blotongan 02 Salatiga

Source: https://id.123dok.com/title/pengelolaan-pembelajaran-tematik-di-sd-negeri-purwodadi-grobogan

Posted by: skycrepers.com